Diduga Tak Mampu Menahan Himpitan Ekonomi, Zainudin Akhiri Hidupnya 

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Didduga tak mampu menahan himpitan ekonomi keluarga warga jalan Iman Bonjol Kecamatan Kemiling nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri didalam kamar mandi kios miliknya.

Jasat warga yang diketahui bernama Zainudin yang akrab di sapa Uda pertama kali di temukan Indayanti yang merupakan istri dari korban sendiri kisaran pukul 17:30  WIB lataran dirinya hendak melihat kabar Zainudin yang sudah tujuh hari lalu tak kunjung pulang kerumahnya yang berada Di Jalan Persada, Gang Alfatah II.

Menurut saksi kejadian Susilo yang merupakan warga sekitar mengatakan pada pukul 17:30 WIB melihat Indrayanti berlari seraya mengatakan “tolong-tolong” menujunya, kebutulan Susilo merupakan pemilik warung nasi yang letaknya tak jauh dari TKP.

“Sore mas,dia lari-lari dengan anaknya setelah membuka kios mereka.Nah sambil bilang minta tolong,”kata Susilo , usai jenazah ditemukan, Selasa (17/4/2018) malam.

Lalu, lanjut Susilo Indrayanti langsung manarik baju bagian kanannya sambil mengucap “tolong Uda, Uda di kamar mandi”.

“Saya langsung narik juga,  eh saya juga takut melihat Uda itu dikamar mandi,  saya ajak juga pedagang satu untuk mengawani saya,” kata dia.

Naas, Zainudin ditemukan tewas dengan ikatan tali tambang membelit dibagian leher Susilo dengan pintu kamar mandi terbuka lebar.

“Waktu saya temukan,  itu Almarhum (Zainudin) sudah tewas dengan tali tambang terikat dilehernya,” jelasnya.

Sontak, dia pun langsung menelfon pihak kepolisian setempat,  bahwa kata dia Indrayanti (Istri Almarhum) sempat hampir pingsan.

“Abis polisi dateng,  agak mendingan istrinya, karena Almarhum sudah diatasi oleh pihak kepolisian,” imbuhnya.

Sebelum kejadian itu, diungkapkannya tidak ada perubahan sifat Zainudin, bahkan keseharian Almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah dan baik dikalangan tetangganya. (*/ydn)

News Reporter