. . .

Diduga Tabrak Aturan, SK PPK Waskito Dicabut

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU – Pencabutan Surat Keputusan (SK) sebagai PPK, Waskito Joko Kabag Perlengkapan karena merangkap sebagai Kepala ULP Pringsewu dilakukan Bagian Hukum per 1 Agustus 2018 akibat ada temuan hasil pemeriksaan rutin Inspektorat Pringsewu karena diketahui menyalahi aturan mengacu Perpres Nomor: 70 tahun 2012 sebagai pengganti Perpres Nomor: 54 tahun 2010, sementara memang benar telah terjadi Kepala ULP merangkap sebagai PPK tersebut sudah berjalan sejak Januari 2018 artinya sudah berjalan tujuh bulan. Hal ini dikatakan Kabag Hukum Pemkab Pringsewu Ihsan Hendrawan saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (10/9).

Ihsan mengatakan, sejak Januari 2018 Bagian Hukum telah membuatkan SK pada Waskito Joko untuk menjadi PPK pada bagian perlengkapan, dasarnya karena semua Kabag menjadi PPK pada kegiatannya masing-masing, namun karena diketahui ada menabrak aturan maka SK PPK Waskito segera dicabut.

Lanjut Ihsan Hendrawan menjelaskan berdasarkan semua Kabag menjadi PPK itulah maka Kabag Perlengkapan juga di buatkan SK sebagai PPK yang kami tidak mengetahui jika Kepala ULP tidak boleh menjadi PPK, murni kesalahan itu terjadi karena bagian hukum kurang teliti.

“Kesalahan pembuatan SK ini murni kesalahan bagian hukum,” kata Ihsan.

Namun ditanya kaitan sanksi karena kesalahan rangkap jabatan ini dirinya mengatakan yang berwenang adalah pihak penegak hokum atau Inspektorat.

“Dalam hal ini yang berwenang adalah pada aparat penegak hukum atau inspektorat, sanksi apa yang bisa dikenakan pada yang bersangkutan, sebagai Kabag Hukum saya tidak bisa menjawab,” kata Ihsan.

Terpisah, Mantan Kabag Perlengkapan Pemkab Pringsewu Untung Subroto yang saat ini menjabat Kabid Perindag karena dituding Waskito Kepala ULP sebelumnya juga menjadi PPK maka dia mengatakan tidak benar jika saat menjadi Kabag Perlengkapan dia menjadi PPK kegiatan.

“Selama menjadi Kabag saya tidak pernah menjadi PPK karena saya tahu itu menabrak aturan,” kata Untung. (rez/hkw)