. . .

Diduga Pakai Narkoba, Walikota Perintah Oknum PNS Dicopot

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Walikota Bandarlampung Herman HN menegaskan mencopot AM, oknum PNS dibagian Badan Pengelolaan Perencanaan Pajak Daerah (BPPRD) Bandarlampung dari jabatannya.

Polisi mendapati sedikitnya satu butir pil ekstasi dan satu amplop daun ganja kering dari tangan AM.

AM merupakan oknum PNS dari Badan Pengelolaan Perencanaan Pajak dan Rerribusi Daerah (BPPRD)  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.

“Saya tegaskan agar mencopot siapa saja PNS yang terlibat Narkoba,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Rabu (29/8).

Herman mengatakan, tidak ada toleran ketika PNS yang terlibat masalah hukum apalagi terlibat narkoba.

Sementara itu, Sekertaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD)Bandarlampung, Wakidhi mengatakan, pihaknya belum mengetaui adanya informasi penangkapan oknum PNS tersebut.

“Saya belum tau informasi itu, tetapi kalau mencopot pejabat, itu memang hak nya pak Walikota, “ungkapnya.

Namun ia menjelaskan, terkait prosedur nantinya, bila oknum PNS yang terlibat masalah hukum, bilamana sanksi hukumnya sampai lebih dari 2 tahun, maka ia dicopot PNS nya.

“Sedangkan kalau kurang dari 2 tahun, maka hanya di nonjobkan saja,” tandasnya.

Terpisah, Kepala BPPRD Bandarlampung, Yanwardi mengatakan, sudah mengetahui. Informasi tersebut, dan sudah diintruksikan juga oleh Walikota Bandarlampung agar mencopot dari jabatannya.

“Kalau memang perintah pak walikota diminta copot jabatannya, ya kami menuruti,” kata Yanwardi.

Ia menyebutkan, selama ini AM dikenal orang yang baik dan tidak neko-neko.

“Salama bekerja dia tidak macam-macam, orangnya baik, terkenal ramah sama kawan-kawan se-kantor,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan jika AM bekerja sebagai Kabid P20 BPPRD. “Ia menangani bagian perpajakan,” tandasnya.

Diketaui AM ditangkap Polda Lampung saat pesta narkoba pada tanggal 16 Agustus lalu.

error: Content is protected !!