Diduga Keracunan Obat, Indah Novriyanti Warga Kotabumi Meninggal Dunia

0
1853
views

Kotabumi – Bermaksud berobat karena sakit perut (Diare), Indah Novriyanti (21) warga Jalan Kesehatan Kelurahan Tanjung Aman Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara, mahasiswa salah satu perguruan tinggi lampung tersebut justru meregang nyawa setelah mengkonsumsi obat yang diberikan oleh Mantri R, yang mana Indah (Korban. Red) disekujur tubuhnya melepuh setelah meminum obat yang diberikan Mantri R kepadanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada hari Minggu tanggal 27 Maret 2016 Indah Novriyanti diantar oleh ibunya Rosmalia (55) mendatangi kediamana Mantri R untuk mengobati sakit perut yang dialaminya, setelah berobat Indah diberikan 3 (Tiga) macam obat yakni, Tifatrim 80 Mg, Hufagesic 500 Mg dan Midik 2 Mg Setelah kembali ke rumah, ketiga obat tersebut kemudian langsung diminum. Tak lama kemudian tubuh korban tiba-tiba mengalami lemas, Karena panik,korban oleh orang tuanya langsung dilarikan ke RS. Ryacudu Kotabumi, namun sesampainya Θĩ RS. Ryacudu Indah justru dirujuk ke RS. Abdul Moeluk Bandar Lampung, dan pada hari Senin 4 April 2016 sekira pukul 06.00 Wib Indah meninggal dunia, atas kejadian yang menimpa Indah Novriyanti yang diduga Malpraktik tersebut, Kakak korban Rama Sasmita (24) melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lampura, Selasa (5/4) sekitar pukul 09.05 Wib yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 299 / IV / 2016 / Polda Lampung / Res LU.

Rama Sasmita, mewakili keluarga saat dikonfirmasi seusai laporan di Mapolres Lampura, mengharapkan agar pihak kepolisian secepatnya menangkap menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” saya minta kepada polisi agar kasus ini segera diusut sampai tuntas” Ujarnya, Selasa (5/4)

Diceritakannya, seusai minum obat dari Mantri R, kondisi adiknya semakin drop,” Mukanya malah ke luar bintik – bintik merah seperti terkena Demam Berdarah Dengue (DBD),” kata nya

Disaat ‎Melihat kondisi adiknya tambah memburuk, tambahnya lagi, mereka lantas bergegas membawa adiknya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu, Kotabumi pada hari itu juga. Saat dirawat hingga Senin (28/3) pagi, wajah dan tubuh adiknya telah terlihat melepuh. “Sakit kak. Sakitnya kek ditusuk jarum,” Tambahnya

‎Lalu pada Senin pagi, pihak RSUD Ryacudu, Kotabumi merujuk adiknya ke RSU Abdul Muluk, Bandar Lampung karena telah tak sanggup merawat korban. Pihak RSUD juga mencurigai bahwa adik bungsunya alergi obat. Saat dirawat di RSUAM selama hampir sepekan sebelum meninggal, kondisi Indah terus memburuk. Sekujur tubuhnya melepuh dan menghitam. Di samping itu, adiknya terus menerus mengalami muntah.

“Hasil diagnosis dokter spesialis kulit dan penyakit dalam, adik saya divonis keracunan obat yang telah menyerang lambung dan ususnya. ‎Selama dirawat di RSUAM, adik saya terus – terusan muntah,” Pungkasnya

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampura AKP. Supriyanto Husin saat dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan dari pihak keluarga korban, dan hingga saat ini polisi masih memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” Ya hingga saat ini kami masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi, dan kami pihak kepolisian serius dalam menyelesaikan kasus ini” Ujarnya.(Mg11)

LEAVE A REPLY