. . .

Diduga Hampir Setahun PT.PSIL Belum Kantongi IMB

image_print

DLH Akui Ada Aktifitas Pengolahan

TRANSLAMPUNG, PESAWARAN – Dugan perncemaran lingkungan yang dilalukan PT.Pangan Sumber Inti Laut (PT.PSIL) yang selama ini belum terselesai oleh pihak perusahaan, saat ini kembali muncul permasalahan baru yang di lakukan oleh perusahan yang bergerak dibidang pengelolaan kepiting rajungan dan udang tersebut.

Permasalah baru PT.PSIL ini terbongkar setelah pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pesawaran melakukan sidak menindaklanjuti rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu.

Dalam sidak yang dilakukan oleh tim DPMPTSP Pesawaran saat melakukan pemerikasaan surat menyurat terkait perizinan di PT.PSIL ini rupanya pihak perusahan selama beroperasi hampir 1 tahun lamanya ini belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang di keluarkan oleh DPMPTSP Pesawaran.

“Betul pihak PT.PSIL selama ini beroperasi belum mengantongi IMB karena mereka (PT PSIL, red) masih mengunakan izin dari DPMPTSP Lampung Selatan,” ucap Kepala DPMPTSP Pesawaran, Joni Arizoni berapa waktu lalu.

Menurut Joni, sapaan akrap Kepala DPMPTSP Pesawaran ini mejelaskan, bahwa dari hasil Tim lapangan yang melakukan sidak tersebut dirinya merekomendasikan kepada pihak PT.PSIL agar segera mengurus IMB peralihan dari Lampung Selatan ke Pesawaran.

“Kita sudah intruksikan kepihak PT tersebut agar segera mengurus surat peralihan IMB dari Lamsel ke pesawaran. Tapi kita lihat terlebih dahulu apakah semua sarat IMB yang akan diajukan telah memenuhi sarat, karena Izin IMB ini tentunya ada rekomendasi dari Dinas PU PR Pesawaran,” jelas Joni.

Sementara itu pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pesawaran melalui Kepala DLH  Sopyan Agani saat dikonfirmasi terkait tidak diindahkanya surat intruksi yang diberikan ke pihak PT.PSIL? Sopyan Agani berkilah bahwa pihak PT.PSIL bukan tidak mengindahkan intruksi yang diberikanya.

“Mereka (PT.PSIL, red) bukan beroperasi yang menghasilkan limbah tapi hanya melakukan aktifitas biasa saja, yakni pemakingan,” kilahnya.

Saat disinggung dari mana dirinya menegetahui bahwa PT.PSIL melakukan aktifitas hanya pemakingan? Ia menjelaskan bahwa hal ini berdasarkan surat laporan yang di terima dari PT PSIL.

Namun anehnya Sopyan Agani juga mengakui bahwa dalam isi laporan itu pihak PT.PSIL sempat  melakukan aktifitas pengolahan.

“Memang ia pihak PT PSIL pada saat itu sempat melalukan pengolahan tapi masalah limbah tidak di buang di sekitaran lokasi karenakan masih perbaikan IPAL, jadi limbah itu dibuang tempat penampung semetara karena ada tong khusus pengolahan limbahnya,” kata Sopyan Agani saat dihubungi, Minggu (4/11).

Yang jelas, lanjut Sopyan Agani, masalah izin IPAL-nya saat ini pihak PT.PSIL sedang memperbaikinya.

“Dan saat ini juga telah melakukan pemberkasanya untuk kita keluarkan izin IPAL karena sudah ada izin lingkungan dari warga sekitar,” pungkasnya. (ydn/hkw)