Diduga Bangunan Rusunawa Megah Tak Dihuni

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU – Bagunan yang menelan anggaran hampir Rp 30 miliar, bagunan yang dibangun tahun 2016 lalu dan merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PU Pera). Hasil penelusuran awak media dilokasi rusunawa nampak sekali kondisi gedung memprihatinkan  terkesan mangkrak tak berpenghuni.

Nampak muka bangunan fisik sudah mulai  terdapat retak retak garis memanjang disetiap bawah jendela begitupun juga dinding samping sebelah kanan dan belakang gedung  terdapat  retakan panjang dan melebar hal ini menambah  buruknya kualitas bangunan.

Bangunan rumah susun sederhana tersebut berada komplek Perkantoran Pemkab Pringsewu, terletak di belakang Kantor Inspektorat Pringsewu, tidak berpenguni saat ini sudah dihuni hantu, pasalnya akibat kelamaan tidak dimanfaatkan.

Bangunan tersebut tingginya 5 lantai dengan 120 ruangan (kamar) yang berdiri dibelakang perkantoran Inspektorat Pringsewu, sebenarnya akan diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil yang sudah berkeluarga dan belum memiliki tempat tinggal,  akibat kelalaian pemerintah daerah bangunan rusunawa terkesan mubasir.

“Namun sangat disayang bangunan yang sudah berdiri sejak 2017 lalu dan sudah berisi perlengkapan seperti kasur, lemari dan meja hingga kini belum dimanfaatkan, justru dibiarkan begitu saja sehingga di tempati hantu untuk sementara,”ungkap Suyudi Senin(6/8/18) di tempat.

“Banyak sudah warga Pringsewu yang sering lalu lalang di perkantoran Pemda Pringsewu, mereka mengatakan, mendengar dibangunan rusunawa ada suara aneh aneh, bangunan sebagus itu kenapa dibiarkan tanpa penghuni, amat disayangkan apabila rusunawa dijadikan rumah hantu,” Ucapnya.

“ Seharusnya pemkab harus mengambil sikap tegas bagunan itu untuk siapa, sudah lama berdiri tapi nggak dihuni, kalau memang peruntukannya buat rumah tinggal, kenapa dibiarkan saja, lantas siapa yang merawat, sayang jika lama kelamaan tak dirawat bangunanya jelek dan rusak itu dana rakyat,”tegasnya.

Berkait hal ini wakil bupati Pringsewu Fauzi seusai peresmian kas daerah Jumat (3/8)mengatakan, rencananya akan berkomunikasi dengan instansi terkait serah terima dan pemanfaatan  Rusunawa.

“Nantinya rusunawa akan ditempati pegawai negeri sipil (PNS) bergolongan rendah, rusunawa juga akan ditempati tenaga kontrak.Jadi bisa juga ditempati yang lainnya,” ujarnya.

“Rusunawa memang sudah selesai tahun lalu, namun belum bisa ditempati karena ada beberapa yang belum terpenuhi, kendala saat ini hanya tinggal nunggu waktu, kita berdoa saja segera mungkin akan ditempati,” tegasnya. (rez/hkw)

News Reporter