Diduga Ada Setoran Dibalik Perizinan Tambang

0
104
views

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU-Diduga terima setoran Rp10.000.000 dari setiap pekon untuk BPMPP dan Inspektorat seolah tak menggubris pekerjaan yang dilakukan oleh setiap pekon, seperti halnya dimana pekon membeli bahan matrial dari suplayer batu (tambang batu) yang diduga tak berizin di kabupaten Pringsewu ,Minggu (9/7)

Di Kabupaten setempat ada belasan tambang batu yang tak berizin, namun hal semacam ini tak menjadi persoalan dimana hal semacam ini akan menjadi dampak negatif terhadap pekon karena menadah barang yang diduga curian aset negara karna tambang tak berizin dan sangat disayangkan lagi bagai mana untuk melengkapi SPJ dari batu yang dibeli karna kelengkapan perifikasi berkas tak mendukung alhasil pekon/desa bisa dikatakan penadah hasil curian aset negara

Dikatakan oleh salah satu kepala pekon di Kecamatan Adiluwih saat Trans Lampung ke lokasi Minggu (9/7),yang enggan namanya dipublikasikan yang berinisial U.\

“Saya membeli batu dari tambang yang berlokasi di kecamatan gading milik bapak (Y) dan saya gak bisa menjelaskan lebih detail mas terkait masalah izin yang dimiliki karena saya tak memiliki kewenangan untuk hal semacam ini,” ungkapnya”

Terpisah, saat Trans Lampung sempat lakukan konfirmasi kepada kepala BPMPP Malian ayub diruang kerjanya.

“Itu hanya isu, tidak ada saya terima dana untuk apapun bentuknya dari pekon yang menerima atau mendapatkan dana desa dan kalau ada yang mengatakan hal semacam itu, itu hanya isu atau berita palsu dan kalau sampai berita seperti ini terbit saya cari yang menulis”, ujarnya. (wen/r5/hkw).