. . .

Diandra Natakembahang pengurus dari Gamolan Institute Lampung mengikuti gelar Antologi puisi Asia di Malaysia

image_print

TRANSLAMPUNG.COM – Dua puisi Diandra Natakembahang masing masing “Dapunta Srivijaya” dan “Negeri Melayu Selatan Ayuthaya” menjadi Puisi yang terpilih bersama 700 Puisi dari para Penyair dunia yang berasal dari sebelas Negara. Kurator Norazimah Abu Bakar dari Malaysia menyampaikan dari karya yang masuk mencapai 7.000an karya akhirnya terpilih 700 judul puisi yang masuk dalam Antologi Puisi Wangian Kembang. Peluncuran Buku Antologi Puisi Wangian Kembang dilaksanakan sempena Konvensyen Penyair Dunia 2018 yang diadakan di Malaysia.

Diandra Natakembahang adalah salah satu Penyair Indonesia yang karya puisinya terpilih dalam Antologi Puisi para Sastrawan Antarabangsa tersebut dan merupakan satu satunya Penyair asal Lampung. Sastrawan Malaysia Rahman Shaari selaku kurator menyampaikan sederet Penyair yang karyanya dibukukan dalam
antologi itu antara lain berasal dari Malaysia, Indonesia, Rusia, Timor
Leste, Thailand, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Vietnam dan India.

Diandra mengejawantahkan sisi emosional & spiritualnya dalam bait syair akan kehidupan, ironi, ke’Lampung’an dan kebanggaannya akan Nusantara. Dalam beberapa tahun terakhir Sajak & Puisi dari Diandra telah pula masuk dalam beberapa Antologi diantaranya Puisi Krakatau, Antologi Puisi Kemerdekaan, Antologi Puisi Untuk Indonesia dan Antologi Sajak Penyair ASEAN. (rls)