. . .

Derita Warga Miskin, Cuma Disediakan 10 Tempat Penukaran Jika Ingin Belanja Sembako

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Masyarakat penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) pengganti prgram beras pra sejahtera (Rastra),  yang akan diberlakukan pada Agustus 2018 mendatang perlu kesabaran yang cukup ekstra jika hendak menukarkan bantuan dana langsung tersebut.

Pasalnya, Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan hanya menyediakan 10 tempat saja untuk penukaran atau Warung Elektronik (E-Warong) kartu kombo sebagai bantuan pangan non tunai (BPNT). Jika berkaca ditahun lalu, bentuk bantuan tunai yang diglontorkan oleh pemerintah pusat secara langsung kepada masyarakat, yang hanya dipusatkan di satu tempat di kantor pos setiap kecamatan. Sementara di Kabupaten Lampung Selatan terdapat 256 desa selalu menimbulkan persoalan. Namun, persoalan itu tidak menjadi pembelajaran oleh Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan bersama instansi terkait.

“Ya, hingga kini sudah ada 10 E-Warong yang siap melayani pembelian beras dan telur dengan menggunakan kartu kombo,” kata Kepala Dinsos Lampung Selatan Syahidi Fattah, ketika ditemui di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel, Senin (2/4/2018).

Dijelaskan Syahidi Fattah, untuk 10 E-Warong itu meliputi Desa Kesugihan, Kecamatan Kalianda, Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Desa Sukajaya, Kecamatan Katibung, Desa Suban dan Talang Jawa, Kecamatan Merbau Mataram, Desa Serdang, Kecamatan Tanjungbintang dan Desa Bumisari dan Kalisari, Kecamatan Natar.

“Ya baru ada 10 tempat dulu, berkemungkinan setelah kartu kombo tersebut di dapat, nanti akan ditunjuk kembali e-warong oleh BRI bisa koperasi dan warung desa (wardes),” ungkap Syahidi.

Untuk besarnya jumlah dalam kartu kombo itu, ditambahkan dia nilainya Rp110 ribu/bulan.

“Dananya cuman 110 ribu yang bisa dibelanjakan di e-warong dan hanya bisa dibelanjakan beras dan telur sesuai pedoman umum (Pedum). Kemudian, untuk pembagian kartunya, akan dimulai pada bulan Juli,” pungkasnya.(JOHAN)