Dendam, Motif Pembunuhan Hi. Salim, Pelaku Buron

0
514
views

BANDARLAMPUNG – Duka menyelimuti kediaman almarhum Hi. Salim (60), di jalan Yos Sudarso No. 41, Panjang, Bandarlampung. Pemilik Rama Jaya Steam Motor itu diketahui tewas dengan 17 tikaman di perut.

Salim Meninggal di RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) Jumat (1/4) pukul 10.00 WIB. Jenazahnya dikebumikan sore hari itu juga sekira 16.00 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Panjang.

Tidak hanya Salim. Tersangka Edo juga menikam istri almarhum Hartini (60) tiga kali. Masing-masing di mata kanan, perut, dan punggung. Sampai, Sabtu (2/4), Hartini masih terbaring lemah di RSUDAM. Dua selang infus terpasang di kedua tangannya.

Abel (11), cucu Salim melihat langsung pembunuhan sadis itu. Ia bersembunyi di belakang pintu dan melihat kakeknya ditusuk-tusuk oleh Edo, yang kini sedang jadi buronan aparat Mapolsekta Panjang.

Diduga, motif pembunuhan lantaran dendam karena Edo yang tinggal sekitar tujuh rumah dari kediaman korban pernah bekerja di steam motor tersebut. Namun pada Maret ia berhenti bekerja.

Nggak ada satu pun barang yang hilang. Dia (Edo) pernah kerja disini dan sering dimarahin sama Mamang saya (Salim, Red) karena nyucinya gak bersih. Mungkin dia gak terima,” jelas Mikaswadi (52), keponakan Hartini. (tnn)

LEAVE A REPLY