. . .

Delapan Santri Ponpes Di lambar, Menjadi Korban Predator Anak

image_print

TRANSLAMPUNG. COM, LAMBAR
-Sebanyak delapan santri laki-laki pondok pesantren (Ponpes) di pekon watas, kecamatan balik bukit, kabupaten lampung barat diduga kuat dicabuli oleh oknum pegawai kebersihan masjid bintang mas islamic center. Selasa, (21/5).

Menurut masyrakat setempat, yang identitasnya minta di anonimitas berinisial, AP mengatakan, kejadian tersebut terungkap setelah salah satu santri dari pajar bulan mengadukan tindakan tersebut kepada angota keluarganya saat korban pulang ke rumahnya.

“Keluarga korban setelah mendengar perlakuan tidak terpuji tersebut langsung menindak lanjuti dengan menyambangi Ponpes tersebut dan mengadukan kejadian tersebut kepada pengurus Ponpes tempat korban menimba ilmu agama, “ungkapnya, kepada translampung. Com.

Adapun modus pelaku yakni memberikan sejumlah barang kepada para korban, untuk melakukan aksi bejatnya tersebut. Dan setelah itu pelaku baru memegang mencium dan bahkan memegang kemaluan korban.

” Begitu juga dengan korban lainnya, dibelikan makanan dan menjalin keakraban baru pelaku melakuan aksi bejatnya, dan bahkan empat orang korban mengaku sampai keluar air sperma dan empatnya lagi, dicumbu dan dilecehkan di kamar asrama Ponpes, “jelasnya.

Sementara, Kasat Reskrim AKP, Faria Arista SIK mengatakan, pelaku sudah mengakui perbuatnya. Sejauh ini korban sudah teridentifikasi sebanyak 8 orang namun kami masih terus melakukan penyidikan apakah ada korban lainnya,” ungkap, Faria mendampingi Kapolres AKBP Doni Wahyudi S.Ik.,saat di temui di ruang kerjanya, kepada radar group.

“Guna mempertangung jawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 76 E Junto pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan pergantian UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancama 15 tahun penjara,” tandasnya.

error: Content is protected !!