Dedi Afrizal: “Jas Merah” Jangan Sekali-Kali Meninggalkan Sejarah

0
51
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November 2017 bagi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Dedi Afrizal memiliki arti penting seperti ungkapan sang proklamator Kemerdekaan Indonesia Soekarno yaitu “Jasmerah”.

“Yang pertama kita pernah mendengar ada istilah yang disampaikan Bung Karno, “Jasmerah” Jangan Meninggalkan Sejarah ya,” ujar Dedi Afrizal, Kamis (9/11).

Dedi menjelaskan apa arti dari ungkapan Sang Proklamator tersebut, bahwa kita para penerus bangsa jangan pernah melupakan sejarah.

“Artinya sejarah bangsa Indonesia bisa merdeka ini tidak lepas dari upaya perjuangan para pahlawan ya,” jelasnya.

Dia menambahkan, bahwa penerus perjuangan bangsa Indonesia juga harus mengenal bagaimana perjuangan para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Sehingga kita harus bisa mengenal para pahlawan, mengenal sejarah perjuangannya sehingga memotivasi kita untuk menjaga, melestarikan dan juga meneruskan cita-cita perjuangan itu,” tegasnya.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini menegaskan bahwa memperingati hari Pahlawan tidak sekedar melakukan upacara atau tabur bunga saja namun bagaimana para generasi penerus bangsa Indonesia dapat mendedikasikan kemampuan mereka demi kemajuan bangsa.

“Artinya kita bagaimana masing-masing kita dimana kita punya peran, dimana punya kemampuan kita optimalkan, kita dedikasikan untuk masyarakat. Tidak hanya melakukan upacara, melakukan tabur bunga tapi bagaimana kita memiliki peran. peran memberikan apa yang kita mampu, apa yang kita miliki artinya untuk kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.(*)