. . .

Datangi Polres Lampura, Tim Kuasa Hukum Keluarga Yogi Andika, Sampaikan Persetujuan Otopsi

image_print

TRANSLAMPUNG.COM

KOTABUMI –  Tim kuasa hukum keluarga Almarhum  Yogi Andhika Mendatangi Mapolres Lampung Utara, Menyampaikan  perkembangan penanganan perkara Penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia Almarhum Yogi Andika dengan Laporan Nomor : LP/ 239/ B-1/III/ 2018/ POLDA LAMPUNG/ SPKT RES LU.

” Kedatangan Kami bertujuan untuk mengantarkan surat pernyataan Persetujuan dari Pihak keluarga korban berkaitan dengan rencana otopsi Almarhum Yogi Andhika,” Terang Kuasa hukum keluarga almarhum  Yogi, Rudi Hermanto. SH. MH dan Wahyu Putro Atmoj  Perwakilan dari Riza Hamim  dan rekan, Saat membacakan siaran persnya, Selasa,  (10/4)

Guna memperoleh kepastian hukum dan kebenaran tentang adanya peristiwa pidana yang mengakibatkan meninggalnya Alm Yogi Andhika, yang bekerja sebagai sopir Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara pada 15 Juli 2017 lalu.  Kami selaku Kuasa Hukum dari keluarga Alm Yogi Andhika berharap pihak Kepolisian Resort Lampung Utara akan terus menjalankan proses penyelidikan hukum pada tahap otopsi atas jasad Alm Yogi Andhika.

” Proses otopsi ini bertujuan untuk dapat mengetahui kebenaran ikhwal dugaan adanya tindak pidana penganiayaan (pengeroyokan) dan pembunuhan berencana yang mengakibatkan meninggalnya Yogi Andhika oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.” Ucapnya

Dijelaskannya, Bahwa proses otopsi merupakan bagian dari penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Lampung Utara untuk memperoleh kepastian adanya peristiwa hukum  tindak pidana pembunuhan berencana yang mengakibatkan tewasnya Yogi Andhika. Oleh karena itu  kelancaran proses otopsi ini harus mendapatkan pengawalan dan pengamatan intensif oleh masyarakat melalui bantuan media massa dan masyarakat sipil pejuang keadilan di masyarakat (LSM, Ormas, cendekiawan, dan tokoh masyarakat) agar hasilnya dapat dijadikan dasar bagi kepolisian untuk menindaklanjutinya dalam proses penyidikan.

”  Berkaitan dengan hal tersebut maka kami sebagai Kuasa Hukum mengharapkan kerjasama rekan-rekan media massa dan masyarakat sipil di daerah ini untuk turut serta memperjuangkan keadilan dan kepastian hukum atas perkara ini.” Katanya

Meninggalnya Almarhum Yogi Andhika telah terjadi 9 (Sembilan) Bulan silam akan tetapi perkara ini mengalami perlambatan dalam proses hukum yang seharusnya dapat didorong untuk dipercepat guna mendapatkan kepastian hukum dan menciptakan rasa keadilan bagi keluarga korban dan masyarakat Lampung Utara, paparnya

Kami ucapkan terimakasih banyak kepada seluruh media massa, Masyarakat Lampung Utara (Kotabumi) LSM, Ormas, serta para pihak pihak yang telah banyak memberikan dukungan dan motifasi luar biasa berkaitan peristiwa hukum di Lampung Utara guna menemukan siapa pihak-pihak yang terlibat dalam perkara ini agar dapat diselesaikan secara Hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

” Kami tidak akan gegabah dalam proses perkara ini karena kami telah percaya, dan yakin kepada Kepolisian Republik Indonesia, khusus nya Kepolisian Resort Lampung Utara dalam menangani dan mengungkap pelaku perkara ini. kita hormati, kita ikuti proses hukum yang akan di lakukan oleh Kepolisian Resort Lampung Utara.” Ucapnya

Demikian siaran pers ini kami sampaikan kepada rekan-rekan media massa agar dapat diketahui khalayak luas. Atas bantuan dan kerjasamanya disampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya.pungkasnya

Terpisah, Kaur Binops (KBO) Sat Reskrim Polres Lampung Utara, Iptu G.M. Saragih, mewakili Kasat Reskrim AKP Syahrial, saat dikonfirmasi terkait kasus tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan Yogi Andhika meninggal dunia, dirinya enggan berkomentar banyak. “ Saat ini Polres Lampung Utara sedang melakukan penyelidikan,”  Ujarnya

Dari pantauan dilokasi pada hari yang sama  DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  Lampung Utara,  Mengadakan audensi bersama pihak Polres Lampura,  Guna menanyakan sejauh mana perkembangan kasus Yogi Andika. (Eka)