. . .

Dana PBB 2017 Belum Disetorkan, Inspektorat Lampura Akan Segera Panggil Lurah Kota Gapura

image_print
KOTABUMI – Inspektorat Kabupaten Lampung utara akan segera memanggil oknum Lurah Kota Gapura terkait dengan dugaaan belum distorkannya Pajak Bumi dan Bangunan  (PBB) Kelurahan Kota Gapura tahun 2017.
” Saya sudah membaca terkait dengan tunggakan PBB  Kelurahan Kota Gapura, Dan tadi saya sudah koordinasi dengan pihak BPPRD Untuk meminta data rilnya  dari BPPRD,  Dari data itulah dasarnya  kita memanggil Lurah Kota Gapura dan secepatnya akan segera kita tindak lanjut,” ucap Kepala Inspektorat Mankodri saat ditemui diruang kerjanya, selasa (18/9)
Kalau memang uang itu sudah distorkan masyarakat dan sudah dengan pak Lurahnya kita akan minta segera distorkan, Karena kalau memang uang itu sudah dibayarkan masyarakat dan belum distorkan itu sudah jelas melanggar aturan, Dan akan kita beri sangsi tegas agar jangan terulang lagi,  Karena ini adalah uang masyarakat yang merupakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Utara, tegas Mankodri
Diketahui, Terkuaknya dugaan tidak dibayarkannya PBB oleh pihak Kelurahan ini setelah warga kelurahan Gapura menanyakan bukti surat tanda terima setoran (STTS) PBB yang telah mereka setorkan melalui RT masing masing.
” Saya menanyakan bukti tanda saya sudah bayar PBB melalui pak RT, Tapi tidak dapat ditunjukan oleh pihak Kelurahan, baru setelah saya tanya terus,  STTS saya itu keluar dan baru di bayarkan tenggal 14 septeber kemarin,” ujar salah satu warga kota gapura (yang meminta namanya untuk tidak ditulis)
Karena merasa ada yang janggal, Kemudian saya  menyakan hal ini kepada Dinas terkait, dan dari sana saya mendapatkan informasi jika PBB dikota Gapura tahun 2017 banyak tidak dibayar bahkan ada yang tahun 2016 belun dibayarkan juga, padahal kami masyarakat Kelurahan Kota Gapura selalu taat  pajak dan bayar tepat waktu. keluhnya
Menyikapi hal tersebut Camat Kotabumi Kota Nujum Masya mengatakan, Jika itu memang benar pihaknya akan melaporkan hak tersebut ke pihak inspektorat.
” Yang pasti kita akan cek dulu kebenerannya Kalau memang betul maka kita akan laporkan ini ke Inspektorat, Karena yang berwenang kan Inspektorat,  Karena benar dia sudah nerima itu tapi belum distor, Yang pastinya kita akan koordinasi dengan inspektorat, biar inspektoratnya yang memproses.” ucapnya (Eka)