. . .

Dampak Tidak Bayar Hutang 15 Milyar, LPJU Disperkim Lamsel Disegel PLN

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Imbas tunggakan 15 Milyar yang tidak terbayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui
Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Lampung Selatan 4 gardu Panel Meteran atau Kilowatt Hour (Kwh) milik PLN untuk Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) milik Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lampung Selatan disegel.

Akibat penyegelan tersebut, LPJU yang bisanya menyala setiap malamnya kini tidak menyala lagi. Padahal keberadaan LPJU tersebut, selain sebegai penerangan untuk mempercantik kota kalianda pada malam hari juga sebagai pencegahan terjadinya tidakan aksi kriminal.

“Ya betul, ada 4 panel yang sudah disegel oleh pihak PLN. Penyegelan tersebut mungkin imbas tagihan yang belum terbayarkan,” kata salah seorang sumber Pegawai Disperkim Lamsel, Saat dihubungi Translampung.com Kamis (8/11/2018).

Menurut Pegawai Disperkim tersebut, ada 4 titik panel yang dipasang tersebut yakni dijalan Perumahan hartono 2 panel, 1 panel didepan kantor DPRD dan 1 panel depan perempatan jalan sinar laut kalianda.

“Semua panel sudah dipasang stiker segel. Jadi LPJU nya tidak bisa menyala,” kata dia.

Sementara itu, Sundari (35), salah seorang pedagang Ketoprak yang biasa mangkal setiap hari di DPRD Lamsel mengatakan LPJU sudah lama tidak menyala.

“Sangat disayang LPJU nya sudah mati kurang lebih 1bulan ini. Padahal keberadaan lampu tersebut sebagai penerangan dimalam hari, juga memperindah nuansa malam hari apalagi letaknya dipusat kota.Tapi malah gelap,” kata dia. (johan)