Dampak Evaluasi APBD Juga ke DPRD

0
729
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG-Dampak evaluasi APBD Bandarlampung 2017 ternyata jauh dirasakan pihak legislatif. Dari keseluruhan kegiatan yang bakal dilakukan DPRD Bandarlampung, tak satu pun yang luput dari evaluasi pemprov Lampung.

’’Semua kegiatan kami dibatalkan,” ujar Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi.

Alhasil, kini tak banyak yang bisa dilakukan para anggota dewan selain berkantor.

’’Tapi kalau sebatas hearing dan rapat dengar pendapat masih tetap jalan. Sebab kami tidak mau kegiatan kami sepenuhnya terhenti,” imbuhnya.

Wiyadi menuturkan, tidak hanya perjalanan dinas berupa kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah, kegiatan yang bersifat koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pun turut dibatalkan. Mirisnya, angaran pembahasan peraturan daerah (perda) pun tidak luput dari pembatalan.

’’Jadi maaf sekali kalau kedepan terjadi keterlambatan pengesahan sejumlah perda. Atau bahkan tidak terbahas sama sekali karena memang anggarannya tidak ada. Padahal, tidak bisa dipungkiri untuk melakukan sejumlah pembahasan terkait perda kita memang perlu melakukan sejumlah kegiatan kajian. Bisa itu berupa konsultasi ke luar daerah atau merangkul kalangan akademisi,” ucapnya.

Belakangan, kata dia, pihaknya tetap memutuskan sejumlah perjalanan dinas ke luar daerah menggunakan dana pribadi. Alasannya, kunjungan tersebut memang sangat diperlukan.

’’Seperti dua kali pertemuan dengan Kemendagri itu pun murni biaya pribadi. Dan itu mau tidak mau saya memang harus kesana karena selain ada undangannya, kami mengharapkan persoalan tentang APBD yang saat ini sedang ditangani Kemendagri cepat selesai,” pungkasnya. (tnn)