. . .

Curi HP Teman, F.A Diancam 7 Tahun Penjara

image_print
TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Akibat mencuri telepon genggam milik temannya sendiri F.A akhirnya terancam di jeruji besi. Pasalnya, FA yang kala itu mencoba mengelabui temannya dengan berpura-pura kehilangan Handphone akhirnya terungkap.
Aparat Kepolisian Resor Metro melalui sektor Metro Pusat berhasil mengamankan FA berikut barang buktinya. Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik memaparkan, pengungkapan tersangka tersebut berdasarkan hasil pengembangan atas laporan Korban Azra Surya Ramadhani dengan Nomor LP/742/VIII/2018/LPG/RES METRO/SEK METRO PUSAT tertanggal 21 Agustus 2018 lalu.
“Modus tersangka ini dilakukan pada hari Senin tanggal 20 Agustus 2018 sekira pukul 21.00 WIB, Korban Azra Surya Ramadhani yang saat itu datang ke kantor pertanian yang beralamat di jalan Jendral Sudirman kelurahan Metro, Kec. Metro Pusat dengan maksud bermain game,” kata Kapolres, Kamis (6/8/2018).
Kemudian menurut Kapolres, tersangka FA datang sekira pukul 23.30 WIB, kemudian korban menyerahkan HP miliknya kepada FA untuk di charger, dan saat korban tertidur sekira pukul 01.00 WIB, korban ini dibangunkan oleh tersangka yang memberitahu bahwa HP milik korban sedang di charger dan tersangka keluar untuk meminum kopi panas.
Tidak sampai disitu Kapolres juga menjelaskan bahwa usai dari meminum kopi, tersangka FA tersebut kembali ke kantor Pertanian dengan membongkar pagar kantor.
“Saat tersangka datang dengan cara membongkar pagar kantor lalu mengambil HP korban yang sedang di charger tersebut dan dimasukan kedalam saku celana sebelah kanan. Lalu sekira pukul 04.00 WIB tersangka kembali membangunkan korban dan memberitahu bahwa HP korban telah hilang,” jelasnya.
Dari tangan tersangka Kapolres mendapati barang bukti berupa Satu buah Handphone merk Vivo tipe Y53 berwarna Crown Gold berikut kotak HP tersebut.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka yang merupakan warga Jalan Sulawesi RT/RW 040/009 Kel. Ganjar Asri. Kec. Metro Barat tersebut terjerat pasal 363 ayat 1 Jo pasal 364 dengan ancaman hukuman paling lama Tujuh tahun penjara. (suf)