Ciptakan Sistem Keamanan Melalui SMS dan GPS

0
838
views

TRANSLAMPUNG.COM, Bandarlampung–Maraknya kasus pencurian atau pembegalan kendaraan bermotor di Lampung membuat Fajar Bahari berinisiatif merancang sistem keamanan kendaraan bermotor melalui Short Message Service (SMS) dan Global Positioning System (GPS).

Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya ini mengatakan, alat rancangannya ini berbasis Arduino dan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) sebagai sensor keamanan. Penelitian ini dilakukan Fajar sebagai Skripsinya di Jurusan Sistem Komputer.

“Kontak motor bisa on jika pengguna motor menempelkan kartu atau gantungan motor yang berisi kode tag pada RFID yang dipasang pada motor. Apabila tidak menempelkan kartu atau gantungan motor yang berisi kode tag pada RFID, maka kontak motor tidak dapat on dan motor tidak dapat dihidupkan,” ujarnya.

Pria kelahiran 2 Januari 1995 melanjutkan, apabila motor hilang, pemilik bisa mencari lokasi motor dengan mengirim sms ke nomor Global System for Mobile Communications (GSM) yang terpasang pada alat pengaman motor.

“Pesan #1 dikirim untuk mendapat balasan lokasi titik koordinat dari GPS yang dipasang pada sepeda motor berupa data latitude dan longitude yang akan terhubung dengan google maps,” terangnya.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini menuturkan, apabila terjadi pembegalan, pemilik juga bisa mengirim pesan #0 untuk mematikan mesin motor dari jarak jauh. Namun, tambah Fajar, kelemahan alat ini, SMS dan GPS tidak dapat berfungsi jika motor berada di lokasi yang tidak ada singal GSM. Diungkapnya, alat yang ia rancang selama 1 bulan ini membutuhkan biaya sebesar Rp 1 juta untuk pembuatannya.

“Mudah-mudahan alat ini dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk meminimalisir kemungkinan kehilangan motor. Sistem ini tidak hanya dapat digunakan pada motor, tetapi juga bisa diterapkan untuk pengamanan mobil,” tandasnya.

Menanggapi penelitian ini, Ketua Jurusan Sistem Komputer, Zaidir Jamal, ST., MEng mengapresiasi dan mendukung para mahasiswanya untuk aktif serta kreatif menghasilkan karya-karya penelitian.

“Penelitian ini menjadi salah satu bukti pemahaman mahasiswa terhadap ilmu yang diperolehnya dari perkuliahan. Melalui penelitian mahasiswa bisa berkreativitas dalam memecahkan permasalahan di masyarakat. Tak jarang pula penelitian mahasiswa maupun dosen Darmajaya mendapatkan penghargaan nasional dan menang hibah dari Kemenristek Dikti,” ungkapnya.

Lanjutnya, Darmajaya juga membuka ruang bagi pihak pemerintah maupun swasta yang ingin mengembangkan dan menerapkan hasil penelitian mahasiswa dan dosen Darmajaya agar manfaatnya lebih dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(*)