Cetak Sawah Baru Hingga 5 November

0
431
views

879 Disiapkan Untuk Dicetak Sawah

TRANSLAMPUNG.COM, GUNUNGSUGIH – Program cetak sawah di Kecamatan Rumbia, Lamteng, masih berlanjut hingga saat ini. Diketahui 879  hektar disiapkan untuk dicetak menjadi lahan sawah baru.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Lamteng Muliwan melalui Kabid Sarana Prasarana Helmi menjelaskan, proses cetak sawah masih dilakukan hingga 5 November 2017. “Saat ini kami masih menunggu penyelesaian cetak sawah. Jadi, belum tahu berapa hektar yang sudah tercetak karena menunggu hasil akhirnya,” kata Helmi, Senin (28/8).

Pelaksana program cetak sawah, lanjut Helmi, adalah TNI. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Lamteng nantinya melakukan pemeriksaan terhadap lahan yang sudah dicetak menjadi sawah baru.

“Yang jelas batas waktu pelaksanaan cetak sawah sampai dengan lima November. Tahapannya, unsur TNI mengirimkan surat bahwa program cetak sawah telah selesai. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan. Hasil akhir dibuatkan berita acara serah terima lahan,” jelas Helmi.

Sementara kedepan, lahan cetak sawah baru memanfaatkan air sungai Way Seputih. Dengan membuat saluran irigasi sederhana, air sungai akan dialirkan ke lahan sawah baru tersebut. Pengembangannya, untuk kebutuhan air di lahan sawah baru akan dibuatkan irigasi teknis  yang lebih permanen.

Sebelumnya, unsur Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Lamteng telah beberapa kali menggelar rapat bersama dengan unsur Dinas Pertanian Provinsi Lampung dan TNI AD. Rapat dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian Provinsi Lampung.

Sumber Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Lamteng menyebutkan, dari target 1.000 hektar lahan setelah dilakukan verifikasi di lapangan hanya tersedia 879 hektar lahan yang siap dicetak menjadi sawah baru. “Sebelumnya memang ada beberapa kecamatan ditarget seribu hektar tapi setelah verifikasi menjadi 879 hektar dan itu hanya di satu kecamatan saja, yakni Rumbia,” kata sumber Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Lamteng.

Alasan luasan lahan berkurang karena faktor air tidak mendukung untuk kegiatan cetak sawah baru. Sebab, syarat cetak sawah baru adalah tersedia lahan, air, dan petani penggarap. Beberapa kecamatan yang sebelumnya masuk dalam daftar rencana akhirnya dibatalkan karena faktor air tidak mendukung. Seperti di Kecamatan Kotagajah, Kecamatan Punggur, dan Kecamatan Trimurjo batal dilaksanakan cetak sawah.(tnn)