Cermati Biaya Kesehatan Tak Terduga

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – BANYAK orang berfikir bahwa kesehatan itu sangat mahal tapi tidak banyak dari mereka yang benar- benar memikirkan akan resiko ini bahkan sama sekali tidak mensiapkan anggaran untuk resiko ini yang pada akhirnya juga banyak orang yang bangkrut karena resiko kesehatan. Tentunya anggaran kesehatan itu sangat mahal tapi jika kita tau cara mengelolanya nya dan tau cara menempatkannya maka keuangan keluarga akan cukup. Anda tak akan pernah tahu apa yang terjadi sekarang dan esok hari. Sehingga memiliki tabungan yang cukup untuk kejadian darurat akan membuat Anda berpikir lebih tenang.

Penempatan dana sebaiknya perlu Anda anggarkan khusus untuk mengalokasikan premi kesehatan Anda, BPJS saja belum tentu cukup dimana tidak semua obat dan perawatan didapat dibebankan di BPJS perlu ada alokasi tambahan untuk membuat polis kesehatan. Jika kita tidak mengaolokasikan biaya tersebut akan mengganggu biaya-biaya lain yang nanti nya akan membuat rusak keuangan rumah tangga karena yang seharusnya alokasi untuk oprasional yang lain akan lari pada untuk alokasi kesehatan bahkan tabungan pun juga akan terkuras dikarenkan resiko kesehatan ini.

Saya merasa sehat-sehat saja dan tidak pernah sakit selama ini. Mengapa saya harus mengambil asuransi kesehatan? Banyak orang berpikir demikian dan mungkin juga kita termasuk salah satunya.

Namun, pernahkah terpikirkan oleh kita, apa yang akan terjadi apabila musibah dan penyakit dating secara tiba-tiba dan kita terpaksa dirawat di rumah sakit? Kita mungkin harus membayar biaya berobat yang mahal hingga tabungan terkuras habis, dan bagaimana jika tabungan kita tidak cukup untuk memenuhi biaya berobat yang mahal itu?. Tentu saja ini bukan situasi yang kita harapkan akan terjadi.

Tapi sebaliknya, akan sangat membantu jika kita telah memiliki asuransi kesehatan yang bisa membantu kita dalam membayar biaya pengobatan. Bukan rahasia lagi sekarang bahwa biaya kesehatan semakin hari semakin mahal.

Dengan membeli asuransi kesehatan, maka besarnya pengeluaran untuk biaya kesehatan akan relatif stabil karena besarnya biaya atau premi tahunan dapat dihitung secara pasti sehingga mempermudah kita dalam mengatur pengeluaran dan mengurangi biaya-biaya tidak terduga.

Di Indonesia terdapat dua jenis asuransi kesehatan yaitu asuransi kesehatan kolektif (kelompok) dan asuransi kesehatan individu. Asuransi individu biasanya diperuntukkan bagi pribadi atau keluarga, sementara asuransi secara kolektif seperti yang terdapat di banyak perusahaan yang telah memberikan perlindungan kesehatan terhadap pegawainya. Premi asuransi individu yang harus dibayarkan relatif lebih tinggi dari asuransi kesehatan kolektif. Mengapa demikian? Karena kolektif, maka jumlah individu atau peserta yang ikut lebih besar sehingga resiko terjadinya klaim dapat dibagi rata oleh seluruh individu di dalam kelompok. Semakin besar jumlah kelompok atau anggota di dalam satu institusi atau perusahan, maka akan semakin rendah pula premi yang harus dibayarkan.

Manfaat Asuransi kesehatan adalah jenis asuransi yang membantu ketersediaan dana jika peserta asuransi kesehatan terserang gangguan kesehatan atau penyakit. Semua kebutuhan dari berobat ke dokter, menginap (perawatan) di rumah sakit, biaya obat di rumah sakit sampai operasi, semua itu dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi. Secara umum jenis perawatan atau program yang tersedia adalah manfaat rawat jalan (outpatient), manfaat rawat inap (inpatient), manfaat persalinan dan manfaat perawatan gigi.

Secara umum manfaat rawat jalan (outpatient) yang ditanggung oleh perusahaan asuransi adalah seperti biaya konsultasi dokter umum dan atau spesialis, biaya obat yang diresepkan, biaya atas tindakan pencegahan, biaya alat-alat bantu yang diminta oleh dokter, dan lain-lain.

Dalam manfaat rawat jalan terdapat batas maksimum penggunaan dana setiap tahunnya. Sementara manfaat rawat inap yang dapat dinikmati oleh peserta asuransi kesehatan adalah seperti biaya rumah sakit, biaya laboratorium, biaya melahirkan, biaya emergency service (darurat). Manfaat perawatan gigi terdiri dari pencegahan, perawatan gigi dasar, perawatan gigi kompleks, dan pemasangan gigi palsu. Ketiga manfaat perawatan, yaitu rawat jalan, persalinan, dan manfaat perawatan gigi merupakan pilihan tambahan yang bisa kita ambil dengan mengikuti program dasar, yakni manfaat rawat inap. Jadi, kita tidak diperkenankan untuk hanya mengambil manfaat rawat jalan saja, persalinan saja atau perawatan gigi saja tanpa mengikuti program dasar manfaat rawat inap.

Besarnya premi yang harus dibayarkan dan besarnya nilai pertanggungan dalam asuransi kesehatan sangat tergantung kepada program asuransi kesehatan yang kita pilih. Berbagai perusahaan asuransi memiliki jenis program dan premi yang berbeda-beda dengan detail manfaat yang berbeda-beda pula. Biasanya perusahaan asuransi membatasi jumlah total biaya yang bisa digunakan per-tahun.

Jadi tunggu apalagi segeralah alokasikan dari perencanaan keuangan Anda untuk menambah biaya Kesehatan Anda. (*)

News Reporter