Cegah Penyalahgunaan Narkoba Kodim 0412 Jalani Tes Urine

0
437
views

Kotabumi – Untuk memastikan seluruh anggota Kodim 0412 bebas dari Narkoba, sebanyak 240 anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0412 Lampung Utara melakukan tes urine, Kamis (21/4).
Hal ini dilakukan merupakan salah satu upaya pencegahan, pemberantasan dan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN). Sebelum melakukan pengambilan sempel urine ini Kasat Narkoba Polres Lampung Utara (Lampura), memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada Komandan Kodim (Dandim) Letkol. Inf. Mahfud Supriyadi dan seluruh prajuritnya.

Ketika diwawancari oleh para awak media Mahfud Supriyadi, mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung langkah ini. Dimana tes urine tersebut dilakukan agar jaringan narkoba ataupun pengaruh negatif narkoba tidak masuk ke internal Kodim 0412.
“Percuma saja kalau kita mengimbau, mencegah dan melakukan pemberantasan narkoba di kalangan masyarakat kalau tubuh kita saja tidak bersih. Maka dari itu diawali dari diri sendiri dulu baru kita ke masyarakat,” kata Mahfud.Kamis (21/4).

Dikatakannya, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk tindak lanjut dari instruksi presiden RI dan Panglima TNI. Dimana kedepannya, tes urine ini akan terus dilakukan tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.
Langkah ini dilakukan, untuk mengetahui apakah ada anggota yang terindikasi terlibat atau tidak masalah narkoba. Ditegaskannya, jika ada anggota yang terlibat narkoba akan dilakukan rehabilitasi, namun jika dikemudian hari masih terbukti terlibat, pihaknya akan melakukan tindakan tegas langsung dilakukan pemecatan dan menjalani proses hukum sesuai prosedur yang berlaku. Hal ini merupakan komitmen bersama agar prajurit bersih dari barang haram tersebut.
“Ini sebagai wujud pencegahan terhadap personil di satuan agar anggota serta keluarganya jangan sampai ada yang terlibat atau melibatkan diri dengan namanya narkoba. Maka akan ditindak tegas bagi yang terlibat,”tegasnya.
Meskipun demikian, pengawasan tetap perlu dilaksanakan.
Dandim mengakui, pengawasan tidak bisa maksimal, karena tidak bisa setiap hari mengawasi seluruh prajurit. Pengawasan yang dilakukan pun tanpa sepengetahuan yang bersangkutan, jika ada indikasi prajurit terlibat narkoba.“Pemeriksaan akan dilaporkan ke komando atas sebagai laporan bahwa kami sudah melaksanakan tes urine,”terangnya.
Ke 240 orang yang menjalani tes urine tersebut terdiri dari Perwira, Tamtama, Bintara, PNS serta anggota Kantor Administrasi Veteran dan Cadangan.(Qin)

LEAVE A REPLY