Dandim 0424 Tanggamus Sambut HDCI Jakbar, Okan Cornelius “Magnet” Perhatian Warga

TOUR SINGKAT: Dandim 0424 Tanggamus Letkol (Arh) Anang Hasto Utomo mengajak Ketua HDCI Jakbar, Dewan Pembina, perwakilan bikers serta Okan Cornelius untuk tour singkat mengelilingi makodim setempat, Sabtu (19/1) siang. (Foto-foto: IST)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Markas Komando Distrik Militer 0424 Tanggamus mendadak jadi pusat perhatian warga, Sabtu (19/1) siang. Pasalnya, Makodim 0424 kedatangan rombongan tamu para pria tampan dengan motor-motor gede (moge) yang super gagah. Semakin heboh, sebab di antara rombongan bikers moge Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Jakarta Barat itu, juga ada artis tampan dari Jakarta yang menjadi “magnet” perhatian warga, yaitu Okan Cornelius.

Ada sekitar 60 unit motor Harley Davidson yang singgah ke Makodim 0424. Tak hanya gagah dari penampilan luar, anggota komunitas HDCI juga bukan sembarang orang. Sebab rombongan bikers HDCI dari Jakarta dan Lampung tersebut, anggotanya mulai dari kalangan pengusaha, pejabat tinggi di lingkungan TNI/Polri, hingga salah satu artis ibukota Okan Cornelius.

Komunitas HDCI Jakarta Barat dikomandoi Herman sebagai Ketua dan Markesal Pertama (TNI) I Nyoman Trisantosa sebagai Dewan Pembina. Sekitar pukul 11.30 WIB konvoi moge HDCI disambut Komandan Kodim 0424/Tanggamus Letkol (Arh) Anang Hasto Utomo beserta jajaran, Wakil Bupati Tanggamus Hi. A.M. Syafi’i, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, Wakapolres Tanggamus Kompol Andik Purnomo Sigit, Kepala Lapas Kelas II B Kotaagung Sohibur Rachman, dan Asisten Bidang Setdakab Tanggamus Administrasi Firman Ranie.

“HDCI merupakan sebuah komunitas moge yang memiliki banyak anggota. Dan mereka merupakan rekan saya sewaktu dulu saya masih menjadi Komandan Batalyon. Karena komunikasi yang terus terjalin, hingga mereka mau menyempatkan datang ke tempat saya bertugas saat ini, yaitu di Kodim 0424 Tanggamus ini,” ujar Anang Hasto Utomo.

Dandim mengaku sangat senang dikunjungi oleh rekan-rekannya tersebut. Apalagi dalam kunjungan silahturahmi itu, HDCI Jakarta Barat tidak hanya sekadar touring. Tapi juga melakukan bakti sosial (baksos) dengan menyantuni anak yatim piatu.

“Kunjungan HDCI ke Tanggamus ini sangat bagus. Sebab mayoritas mereka adalah pengusaha. Dengan potensi pariwisata dan perikanan, mudah-mudahan mereka mau berinvestasi di Tanggamus. Dan kunjungan ini semoga menjadi berkah bagi masyarakat Tanggamus,” harap Anang.

Marsekal Pertama (TNI) I Nyoman Trisantosa mengaku terkesan dengan penyambutan dari Kodim 0424 Tanggamus. Menurut dia, HDCI bukan hanya sekadar komunitas motor gede yang hobi touring atau jalan-jalan. Sebab dalam setiap touring-nya, pasti ada misi sosial. Yakni berbagi terhadap sesama.

“Terimakasih sambutan yang begitu hangat sehingga kami bisa berbaur dengan masyarakat Tanggamus, walaupun hanya sebagian. Dan kunjungan ke Tanggamus ini merupakan daerah pertama dari rangkaian kegiatan touring kami selama tiga bulan ke depan. Semoga dengan bantuan yang kami berikan bisa mengurangi beban saudara yang sedang kesusahan,” kata Nyoman Trisantosa.

Kemudian dalam kesempatan wawancara dengan wartawan, Nyoman Trisantosa mengakui bahwa Tanggamus memiliki potensi sebagai daerah maju. Sebab kaya sumber daya alam.

“Tanggamus ini kaya potensi perikanan dan pariwisata. Ini tentu bisa menjadi daya tarik investor dan saya yakin  dalam kurun waktu sekitar 10 tahun lagi, Tanggamus ini bisa maju seperti daerah lain,” tuturnya optimis.

Wabup Tanggamus AM Syafi’i sangat mengapresiasi kunjungan silahturahmi dari HDCI Jakarta Barat. Syafi’i berharap, HDCI Jakarta Barat bersedia mempromosikan keindahan dan potnesi Kabupaten Tanggamus terhadap dunia luar.

“Semoga kehadiran Bapak-Bapak menjadi berkah bagi masyarakat Tanggamus dan sekaligus jadi sarana promosi bagi pariwisata kami,” ungkap Syafi’i.

Usai bakti sosial dan santap siang bersama, Wabup Tanggamus dalam kesempatan tersebut juga mengundang bikers HDCI Jakarta Barat untuk mampir sebentar ke Wisata Air Terjun Way Lalaan Pekon Kampungbaru, Kecamatan Kotaagung Timur.

Melihat keindahan Way Lalaan, para bikers sangat antusias. Bahkan artis Okan Cornelius menyempatkan diri untuk membuat video blog (vlog).

“Halo sekarang saya berada di Air Terjun Way Lalaan, Tanggamus. Bagi yang mau berwisata, ayo ke sini, ke Way Lalaan. Sangat indah,” ajak Okan pada para viewers vlog-nya. (ayp)




Dua Caleg Kota Jambi Mundur

TRANSLAMPUNG.COM, JAMBI – Dua orang Calon Legislatif (Caleg) di Kota Jambi mundur dari pencalonanya. Kedunya mundur, karena lulus seleksi CPNS beberapa waktu lalu. Ketua KPU Kota Jambi Yatno mengatakan, dua caleg yang mengundurkan diri yakni Angga Erwansyah Putra dari Perindo dan Wira Nurmalia untuk Dapil IV Jelutung, Pasar, Jambi timur, dan Pelayangan. “Informasi yang kami terima lulus PNS, Angga ini lulus PNS sementara Wira Nurmalia ini karena pindah ke Jawa, ujar Yatno, Rabu (16/1).

Masih dikatakan Yatno, sebenarnya dalam aturanCaleg yang sudah terdaftar dalam daftar calon tetap (DCT) tidak bisa nengundurkan diri. Tapi dalam surat edaran dari KPU RI nomor 31 KPU RI tentang Calon Tidak Memenuhi Syarat. Yang mana jika pasca DCT, yang bersangkutan diberhentikan/mundur sebagai anggota partai politik yang mengajukan boleh saja. “Kami akan kembali verifikasi ke partai yang bersangkutan untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut,” ujar Yatno.

Yatno menjelaskan dikarenakan yang bersangkutan mundur setelah penetapan DCT dan validasi di surat suara, maka nama yang bersangkutan tidak dapat di coret atau dihapus. Karena memang KPU tidak bisa lagi merubah surat suara yang saat ini sedang proses pencetakan. Namun proses selanjutnya adalah KPU akan menyurati KPPS tempat Dapil yang bersangkutan bahwa yang bersangkutan sudah mengundurkan diri. “Jadi jika dia mendapatkan suara atau dicoblos, maka suaranya akan diberikan pada partai politik,” katanya.

Apakah KPU memantau caleg lainnya yang kemungkinan lulus CPNS, Yatno mengaku sejauh ini belum ada informasi lain yang diterima. “Sebenarnya ini ranah di BKD terkait syaratnya. Kalau di KPU, proses verifikasi sudah selesai. Duluan verifikasi dan pendaftaran CPNS. Tapi tentu saja, pihaknya akan menindaklanjuti setiap informasi yang masuk,” pungkasnya.

Hal senada juga dialami Caleg di Kabupaten Sarolangun, yang mana diduga lulus dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sarolangun mengaku akan mengambil tindakan tegas jika indikasi tersebut terbukti benar. Kepala BKPSDM Waldi Bakri mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat ke KPU Sarolangun untuk mendapatkan bukti terkait hal tersebut. Anehnya, meski yang bersangkutan mengundurkan diri dari statusnya sebagai Caleg, tetap akan dibatalkan status kelulusanya sebagai PNS. Dengan kata lain, tidak ada pilihan bagi Caleg yang lulus tes CPNS tersebut. Indikasi hanya ada satu orang. Sekarang kami sudah layangkan surat ke KPU Sarolangun minta daftar Caleg yang ada indikasi itu. Kalau terbukti ada, maka tidak bisa lulus CPNS. Bahkan sekalipun dia mengundurkan diri sebagai Caleg, tetap CPNS nya kita gugurkan, terangnya Rabu (16/1).(ano)




UNBK Bisa Makin Sulit

TRANSLAMPUNG.COM, MAKASSAR – Soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini bakal lebih sulit di banding tahun sebelumnya. Tahun ini, soal HOTS dibanyak.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, tahun ini UNBK bakal lebih sulit. Tingkat kesulitannya tinggi. UNBK dan USBN sebelumnya soal higher order thingking skills (HOTS) sempat muncul. Tetapi, jumlahnya tidak banyak. Masih sedikit.

Nah, tahun ini, kata dia, UNBK bakal lebih sulit. Soal HOTS yang tingkat kesulitannya tinggi akan lebih banyak. Ketimbang soal dengan tingkat kesulitan rendah atau yang tingkatannya sedang. Contoh susunannya, dua soal mudah, dua sedang kemudian satu soal sulit. Skema ini terus berulang.

UNBK 2019, struktur soalnya akan berubah. Susunannya, satu soal mudah, dua soal sedang, kemudian dua soal dengan tingkat kesulitan tinggi. Struktur itulah yang terus berulang. Selain itu, sistem soal esai juga tetap ada untuk beberapa mata pelajaran tertentu.

Mata pelajarannya kemungkinan tetap sama. Tidak ada perubahan. Hanya tingkat kesulitan soal, tambahnya. Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Sulsel, Basri menyebutkan, soal HOTS pada UNBK dan USBN tahun lalu mampu diselesaikan dengan baik oleh siswa. Makanya ada evaluasi untuk pelaksanaan ujian tahun ini.

Soal dengan tingkat kesulitan tinggi memang jumlahnya akan lebih banyak. Karena itu, ia meminta agar sekolah mulai mempersiapkan diri. Utamanya memberikan pelatihan untuk siswa yang akan lulus tahun ini. Selain itu, pelaksanaan UNBK dan USBN tetap berbasis komputer.

Hal ini berlaku untuk semua sekolah. Apalagi yang termasuk dalam remot area. Semua sudah bisa menerapkan sistem yang sama. Beberapa sekolah ada yang akan memakai android. Tetapi, itu khusus untuk USBN. Di Kota Makassar sebagian besar sudah memakai gawai dengan sistem operasi android, tambahnya.

*Home School

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meminta Dinas Pendidikan untuk menggagas program baru. Yakni, program home school. Hal itu disampaikan adik Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman ini sesaat sebelum membuka Rakor Pendidikan di Hotel Claro Makassar, Kamis, 17 Januari.

Katanya, di kota besar, sistem ini sudah diterapkan. Bahkan siswa cukup datang ke sekolah saat ujian, pembelajaran cukup dilakukan di rumah. Ada beberapa anak teman saya yang tinggal di Jawa, seperti itu. Mereka baru datang ke sekolah saat ujian. Pembelajaran dilakukan di rumah siswa, ungkapnya.

Sistem ini, menurutnya cocok diterapkan di Sulsel. Apalagi akses untuk ke sekolah di beberpa daerah sangat jauh. Berbeda dengan di Jawa, aksesnya mudah dan dekat. Minimal, masalah akses ke sekolah yang jauh bisa teratasi. Saya harap ini bisa dilaji penerapannya, tambahnya.

Irman Yasin Limpo pun segera mengkaji penerapan sistem tersebut. “Ini bisa menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah akses atau jarak tempuh sekolah yang jauh,” bebernya. (*)




BNPT Harus Raih Kepercayaan Publik

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Pemerintahan yang kuat harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat agar dapat menjalankan program dan melahirkan inovasi pelayanan publik dengan kualitas yang baik dan berkesinambungan yang dapat memunculkan legitimasi yang utuh kepada negara hal tersebut diungkapkan Menteri PANRB, Syafruddin dalam acara Rapat Kerja dan Penandatangan Perjanjian Kinerja BNPT Tahun 2019 di Jakarta, Kamis (17/1).

“Kinerja BNPT harus diarahkan untuk meraih public trust dalam upaya penanggulangan terorisme. Menguatkan opini publik negara tidak pernah kalah dari terorisme,” kata Syaruddin.

Dia menjelaskan kontra terorisme yang dilakukan BNPT merupakan perang untuk merebut opini publik. Selain itu penegakan hukum harus mampu membuktikan teroris adalah musuh masyarakat yang harus diadili karena melanggar hukum Indonesia.

“Simbol negara era demokratisasi berupa penegakan hukum dengan meraih simpati publik,” ujarnya.

Dirinya menilai bilamana pelaku teror berhasil menebar ketakutan yang luas maka negara dianggap lemah dan tidak mampu mendapat legitimasi rakyat. Sehingga BNPT harus semakin diperkuat melalui kinerjanya agar dapat meraih kepercayaan dari masyarakat.

“Sebab saat ini ancaman terorisme sangat dinamis dan sedang bertranformasi. Landasan keamanan yang mantap akan menjadi pondasi yang kuat untuk berjalannya program ekonomi dan pembangunan,” paparnya.

Terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di BNP, dirinya memaparkan perlu dilakukan akselerasi kinerja atau shifting komposisi pelaksana fungsional untuk menjamin secara teknis pemenuhan standar kinerja yang dibutuhkan organisasi.

“Mendukung hal tersebut maka peningkatan kinerja BNPT harus dibangun melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja pemerintah (SAKIP). Setiap instansi termasuk BNPT didorong mempertanggungjawabkan setiap rupiah anggran yang digunakan,” harap Syafruddin.

Dengan demikian, dirinya menambahkan ada kejelasan parameter kinerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Selain itu dengan mengimplementasikan SAKIP akan mengurangi pemborosan anggaran. Akuntabilitas yang baik akan mendorong tata kelola pemerintahan lebih baik lagi,” terangnya

Sementara, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto yang juga hadir dalam acara ini berbicara soal penanganan terorisme tidak dapat dilakukan hanya oleh BNPT atau satu instansi pemerintah, pasalnya terorisme merupakan tantangan negara.

“Artinya harus ada kerjasama antar kementerian dan lembaga terkait untuk memerangi terorisme,” ujarnya.

Menurutnya, BNPT merupakan badan nasional yang mampu mengkoordinasikan seluruh potensi bangsa dalam melawan terorisme.

“Tidak mungkin BNPT bisa sendirian, sinergi itu penting, teroris tidak akan habis hanya akan membesar atau mengecil, jadi harus dibuat ke kecil mungkin,” jelasnya.

Selain itu, Wiranto juga menyinggung soal stabilitas keamanan dan politik dalam negara demokrasi. Menurutnya jika stabilitas kemanan dan politik tidak terjaga dalam negara demokrasi maka negara akan kacau.

“Stabilitas keamanan dan politik menjadi saling berkaitan yang seakan tidak dapat dipisahkan. Politiknya beres tapi keamanannya kacau, negara juga kacau, karena ada korelasinya, kemanan engga beres, politiknya tidak beres,” katanya.

Karenanya, kata Wiranto, stabilitas keamanan dan politik harus dipertahankan secara maksimal sesuai dengan tema yang diambil BNPT dalam acara ini yakni soal komitmen san semangat BNPT dalam meningkatkan penanggulangan terorisme guna mendukung peningkatan stabilitas politik dan kemanan nasional.

Sebelumnya, Kepala BNPT, Komjen Pol Suhardi Alius mengatakan dalam acara ini pihaknya mengundang dan menghadirkan berbagai Kementerian dan lembaga terkait untuk memberikan dukungan kepada BNPT salama menjalankan tugas dan fungsinya. Acara ini bertujuan untuk melaksanakan program penanggulangan terorisme yang efektif dan efisien. Selain itu juga membangun komitmen setiap unit kerja mencapai target yang telah ditetapkan.

“Jadi kita kami undang untuk berikan pencerahan ke BNPT,” singkatnya.

Rapat Kerja dan Penandatangan Perjanjian Kinerja BNPT dihadiri oleh Menko Polhukam, Wiranto, Wakil Menkeu, Mardiasmo, dan juga Kepala BNPT. (lan/fin)




Empat Anggota Penyelenggara Pemilu Dipecat

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan empat orang penyelenggara pemilu. Dari empat orang, tiga diantaranya adalah ketua. Ada juga lima orang mendapatkan peringatan keras.

Mereka yang mendapat sanksi pemberhentian dari jabatan sebagai ketua adalah Karolus Riang Tukan ketua Bawaslu Kabupaten Flores Timur, Timo Dahlia Dauly dari ketua KPU Kabupaten Deli Serdang, dan khusus untuk Budi Prayitno selain diberhentikan dari jabatan Ketua KPU Kabupaten Kapuas dia juga mendapatkan sanksi peringatan keras.

DKPP memutuskan saat sidang dengan agenda pembacaan 22 Putusan dari 24 Perkara di Ruang Sidang DKPP, Gedung Bawaslu lantai 5, Jakarta Pusat. Bertindak selaku ketua majelis Harjono dan anggota majelis Muhammad, Teguh Prasetyo, Ida Budhiati, Alfitra Salamm dan Fritz Edward Siregar.

Ketua DKPP Harjono menjelaskan, dari putusan tersebut, sebanyak empat orang penyelenggara Pemilu mendapatkan sanksi berupa pemberhentian tetap. Ada juga tiga orang diberhentikan dari jabatan ketua, lima orang mendapatkan sanksi peringatan keras, 44 orang mendapat sanksi peringatan keras dan 14 orang direhabilitasi.

Putusan pemberhentian tetap juga dijatuhkan kepada Suryadi Prabu, anggota Bawaslu Kota Batam dalam 2 perkara yaitu 280 281/DKPP-PKE-VII/2018. Selain itu, Agus Priyanto anggota KPU Kabupaten Pringsewu pada nomor perkara 306/DKPP-PKE-VII/2018. Kemudian Anida Hariroh anggota PPL Jamsaren, Kota Kediri dalam nomor perkara 309/DKPP-PKE-VII/2018 dan terakhir Andi Sri Wulandari Ketua KPU Kabupaten Soppeng.

“Mengabulkan pengaduan Pengadu untuk seluruhnya; dan menjatuhkan Sanksi Pemberhentian Tetap kepada Teradu Andi Sri Wulandari selaku Ketua merangkap Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Soppeng sejak putusan dibacakan,” kata Harjono saat membacakan putusan di Jakarta, Kamis (17/1).

Di tempat sama, majelis hakim Muhammad menambahkan, pihaknya mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian. Dan menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian dari Jabatan Ketua KPU Kabupaten Kapuas terhadap Teradu Budi Prayitno sejak putusan ini dibacakan.

“Kami juga memerintahkan KPU Provinsi Kalimantan Tengah untuk melaksanakan Putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari sejak Putusan ini dibacakan,” tegasnya.

Jajaran Bawaslu RI pun menerima 4 putusan. Ketua Bawaslu Abhan dan 2 Anggota Fritz Edward Siregar dan Rahmat Bagja mendapatkan sanksi peringatan pada Perkara No. 233/DKPP-PKE-VII/2018. Ketiganya juga mendapatkan sanksi peringatkan pada Perkara No. 282/DKPP-PKE-VII/2018 bersama anggota Bawaslu RI lainnya, Ratna Dewi Pettalolo dan Mochammad Afifuddin.

Pada Putusan No. 244/DKPP-PKE-VII/2018, hanya 2 anggota yang menerima putusan, Rahmat Bagja dan Fritz Edward Siregar, dan keduanya direhabilitasi. Abhan juga mendapatkan rehabilitasi pada nomor perkara 261/DKPP-PKE-VII/2018. (khf/fin/tnn)




Prajurit dan PNS Mabes TNI Ikuti Ceramah Rohani Islam

TRANSLAMPUNG.COM – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. bersama segenap Prajurit dan PNS Mabes TNI serta Ibu-ibu Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) mengikuti ceramah rohani islam yang diselenggarakan secara rutin setiap bulan, bertempat di Masjid Sudirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (17/01/2019). Dalam kesempatan tersebut, KH. Ahmad Muwafik, S.Ag. menyampaikan ceramah tentang Allah SWT menciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk “Ahsani Taqwim”. Sebagai makhluk ciptaan-Nya, manusia diajarkan untuk memiliki keimanan dan akhlak mulia sehingga dapat menjaga negara dan bangsa yakni masyakarat yang baik, aman, tenteram, damai, adil dan makmur. “Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur” dalam wadah NKRI. (rls)




Prajurit Satgas Pamtas Amankan Empat Orang Pelintas Batas Illegal

TRANSLAMPUNG.COM, PAPUA – Prajurit Yonif PR 328/DGH yang bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG berhasil mengamankan Empat orang Warga Negara PNG yang diduga pelintas batas illegal, Selasa (15/01/2019).

Kejadian bermula saat Danpos Kali Asin Letda Inf Khairul Arifin melaksanakan Patroli untuk mencegah masuknya pelintas batas illegal melalui jalan-jalan tikus yang menghubungkan Kampung Kibay dan Negara PNG. Saat pelaksanaan patroli, personel Satgas menemui empat orang yang saat ditanya tidak dapat berbahasa Indonesia dan menggunakan bahasa PNG yaitu Inggris vijin.

Keempat Warga Negara PNG tersebut diamankan karena memasuki wilayah Indonesia tanpa dilengkapi dengan Dokumen resmi, yaitu Nita (18 Th), Imbah (17 Th), Dirwah (15 Th) dan Benayan (10 Th).

Dansatgas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengatakan bahwa jalan-jalan tikus memang sering dilalui oleh pelintas batas illegal asal PNG tanpa melalui prosedur keimigrasian yang benar, sehingga perlu dilakukan pengamanan yang ketat guna mencegah segala bentuk tindak penyelundupan melalui jalur-jalur darat.

“Di perbatasan sini, memang masih rawan sekali dengan adanya permasalahan-permasalahan yang menonjol seperti pelintas batas illegal, penyelundupan barang-barang terlarang serta kegiatan-kegiatan illegal lainnya, sehingga dikhawatirkan akan digunakan menjadi salah satu jalur untuk penyelundupan barang-barang illegal apabila dibiarkan,” ujar Mayor Erwin.

Tugas pengamanan wilayah perbatasan merupakan salah satu tugas dari Angkatan Darat dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang merupakan tugas dan tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH dalam melaksanakan pengamanan garis terdepan NKRI untuk mempertahankan kedaulatan NKRI. (rls)




Tiba di Markas Marinir, Ka Bakamla RI Disambut Salam Bahasa Mandarin

TRANSLAMPUNG.COM, BATAM – Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R. cukup terkejut dengan sambutan yang diterimanya dalam Bahasa Mandarin di Markas Batalyon Infanteri 10 Marinir Satria Bumi Yudha (SBY), Jalan Trans Barelang, Kilometer 16, Pulau Stokok, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (16/01/2019).

Dalam rangka kunjungan kerja ke beberapa wilayah di Batam, tak luput dari perhatian Laksdya Taufiq untuk berkunjung ke Markas Batalyon Infanteri 10 Marinir SBY. Kedatangan orang nomor satu di jajaran Bakamla itu, mendapatkan sambutan hangat dari Komandan Yonif 10 Marinir SBY Letkol Marinir Rino Rianto beserta jajarannya dan jajar kehormatan militer (valrif) oleh Prajurit Yonif 10 Marinir SBY.

Yang menarik dari acara penyambutan pejabat tinggi Indonesian Cost Guard tersebut, saat Laksdya Taufiq bersalaman dengan salah satu Perwira Yonif 10 Marinir Letnan Satu Marinir Diffa Riyadi Putra, mendapatkan ucapan selamat datang dalam Bahasa Mandarin. Dengan lugas dan fasih Danton Ban Kie B Yonif 10 Mar tersebut mengucapkan selamat datang di markas prajurit petarung itu dengan Bahasa Mandarin dan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia.

Lettu Mar Diffa Riyadi Putra merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Korps Marinir angkatan 60 tahun 2015. Perwira muda kelahiran Cirebon tahun 1992 itu mendalami kemampuan bahasa asing (Mandarin) sejak masih duduk di bangku Sekolah Menegah Umum (SMU) 6 Cirebon. Hampir tiga tahun mengikuti Kursus Intensif Bahasa Asing (Kiba) Mandarin secara privat, dan berhasil lulus dengan baik, lancar, dan fasih berbahasa Mandarin. Sewaktu menempuh pendidikan di AAL, bersamaan pula dengan Laksdya A. Taufiq R. yang saat itu menjabat sebagai Wakil Gubernur AAL. (rls)

 




Umat Kristiani Wilayah Garnisun Tetap I Jakarta Rayakan Natal Bersama

TRANSLAMPUNG.COM – Umat Kristiani wilayah Garnisun Tetap I Jakarta melaksanakan perayaan Natal bersama tahun 2018 di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (16/1/2019). Perayaan Natal bersama ini dilaksanakan oleh Prajurit dan PNS TNI beserta keluarga yang beragama Katolik dan Kristen Protestan.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang diwakili oleh Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Natal merupakan perayaan yang melambangkan sukacita karena merayakan kebaikan Tuhan yang telah mengutus Yesus Kristus turun ke dunia untuk membawa kabar gembira dan keselamatan bagi seluruh umat manusia.

“Suasana gembira dan penuh sukacita hendaknya menjadi pendorong dan penguat bagi kita semua untuk selalu memelihara sikap optimisme di dalam menjalani suatu kehidupan,” kata Panglima TNI.

Panglima TNI mengatakan bahwa di dalam suasana Natal yang penuh toleransi ini, kita melakukan renungan dan refleksi diri dimana realitas bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat majemuk dan beragam identitas. Sejauh ini bangsa Indonesia dapat memelihara harmoni dan keserasian di dalam kemajemukan tersebut.

“Oleh karena itu, dengan Perayaan Natal bersama TNI 2018 ini, mari kita jadikan sebagai sarana untuk mempererat hubungan persaudaraan persatuan dan kesatuan dalam kemajemukan Indonesia,” ucapnya.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengajak segenap umat Nasrani keluarga besar TNI untuk semakin bijak dan tanpa mengenal lelah untuk memelihara dan memperkuat harmoni kerukunan serta solidaritas dalam kehidupan sebagai bangsa. “Hal ini dapat kita wujudkan bila kita ikut menjadi bagian dan berkontribusi dengan tulus berusaha menjaga kehidupan masyarakat yang penuh damai demi NKRI yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Di sisi lain Panglima TNI mengatakan bahwa selagi umat Kristiani merayakan Natal tahun 2018, sebagian rakyat Indonesia sedang mengalami cobaan akibat beberapa bencana alam. Oleh sebab itu, saatnya bagi kita semua untuk menguatkan rasa peduli dengan turut berempati kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah.

“Inilah hikmah lain yang bisa diambil yaitu kesetikawanan dan kepedulian kepada setiap orang yang sedang mengalami kesusahan, meskipun kita berbeda keyakinan kepedulian ini didasari bahwa Tuhan sendiri tidak membeda-bedakan umat manusia sebagai ciptaanNya,” tuturnya.
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, tema Natal TNI kali ini sungguh tepat yaitu “Jadikan Hikmah Natal Tahun 2018 Sebagai Perwujudan Profesionalitas Prajurit dan PNS TNI Untuk Rakyat”.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 semoga kasih dan rahmat Tuhan selalu menyertai dan melindungi bangsa Indonesia dalam perjalanan menuju bangsa yang jaya dan sejahtera,” pungkasnya. (rls)




Panglima TNI : Program Kerja Mabes TNI Prioritaskan Modernisasi Alutsista dan Kekuatan Integratif

TRANSLAMPUNG.COM – Program kerja Mabes TNI tahun 2018 disusun dengan diprioritaskan modernisasi alutsista dan penggunaan kekuatan integratif, sedangkan Mabes Angkatan memiliki program prioritas yaitu modernisasi Alutsista, peningkatan profesionalisme prajurit dan dukungan kesiapan matra darat, laut, dan udara.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada acara Rapim Kemhan RI Tahun 2019, bertempat di Gedung A.H. Nasution Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (16/01/2019).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI memaparkan 11 program prioritas yang langsung ditindaklanjuti dengan program 100 hari kerja. “Alhamdulillah, program 100 hari kerja dapat terlaksana 100 persen, kegiatan-kegiatan yang sifatnya berkelanjutan tetap diteruskan sesuai penahapan pada Renstra TNI 2015-2019,” ujarnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan bahwa pembangunan pertahanan integratif di perbatasan diwujudkan dalam bentuk Satuan TNI Terintegrasi. “Pada tanggal 18 Desember 2018 yang lalu, saya telah meresmikan Satuan TNI Terintegrasi (STT) Natuna di Dermaga TNI AL Selat Lampa, Natuna,” ucapnya.

Ditambahkan oleh Panglima TNI bahwa dalam pembangunan Minimum Essential Force, TNI mengembangkan organisasi pada tahun 2018, yaitu pembentukan Divisi 3/Kostrad, Koarmada III, Koopsau III dan Pasmar-3 di wilayah Indonesia timur. “Kehadiran keempat organisasi baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan stabilitas nasional, khususnya di wilayah Indonesia timur,” tegasnya.

Usai acara Rapim Kemhan RI Tahun 2019, menjawab pertanyaan awak media tentang kunjungan ke markas pasukan Elit Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa kunjungan ke satuan Kopassus, Marinir dan Kostrad untuk mengembangkan kemampuan perang kota, dimana selama ini prajurit TNI juga sudah latihan termasuk perang hutan yang musuhnya jelas.

“Dalam melaksanakan perang kota yang dihadapi ada masyarakat dan terorisme itu sendiri, sehingga saya sampaikan agar mengembangkan konsep perang kota. Taktik perang kota yang jelas karakteristik dan perlengkapannya berbeda,” jelas Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa perang kota harus disiapkan, yang jelas sudah menggunakan teknologi nano, sehingga teknologi ini sangat diperlukan pada saat perang kota dan non little weapon ini juga harus dikembangkan. “Apakah dengan menggunakan konsep membuat frekuensi suara tinggi, kemudian peralatan-peralatan yang menggunakan infrared, thermal dan koordinat itu juga kita kembangkan,” ungkapnya.

“Untuk itu, saya sampaikan kepada pasukan TNI agar mempersiapkan diri untuk latihan perang kota dan apa saja peralatannya yang kurang segera diajukan, kemudian segera dilaksanakan kegiatan secara bertahap yang mengarah kepada profesionalisme prajurit,” tegas Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (rls)