Antisipasi Jembatan Way Kanan Jebol, Satlantas Polres Way Kanan Himbau Angkutan Diatas 15 Ton Dilarang Melintas

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Satlantas Polres Way Kanan melakukan pemasangan banner himbauan di sejumlah titik jalan yang ada di Jalan Lintas Tengah Sumatera Kabupaten Way Kanan. Selasa (18/06/2019).

Himbauan yang disampaikan Polres Way Kanan itu, yakni, kendaraan atau angkutan diatas 15 ton dilarang melintas, karena jembatan way Umpu Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu dan jembatan Way Besai Kampung Banjar Masin Kecamatan Baradatu mengalami rusak berat.

Kapolres Way Kanan AKBP. Andy Siswantoro melalui Kasat Lantas AKP. Japril mengatakan, sehubungan dengan putusnya jembatan di mesuji otomatis semua kendaraan berat melintasi jalur lintas tengah way kanan.

“Sementara itu, jembatan way umpu dan jembatan banjarmasin rusak berat, oleh karena itu kami menghimbau kepada pemilik kendaraan berat yang lebih dari 15 ton dilarang melintasi jembatan tersebut. Jika dibiarkan maka, dikhawatirkan jembatan kita akan mengalami putus atau jebol juga. Kalau itu terjadi, maka putus lah jalur lintas sumatra,” ungkap Kasat Lantas AKP. Japril saat di konfirmasi mengenai pemasangan Banner Himbauan tersebut.

Disinggung apakah Polres Way Kanan hanya sebatas memberikan himbauan saja ataukah selanjutnya akan ada penindakan terhadap angkutan yang melebihi tonase, Kasat pun menjawab untuk sementara ini langkah awal mereka hanya sebatas menghimbau kendaraan berat agar tidak melintas di wilayah Kabupaten Way Kanan.

“Sementara ini kita belum bisa melakukan penindakan melainkan hanya sebatas menghimbau. Walaupun di tindak paling hanya ditilang saja. Untuk penindakan lebih lanjut kita harus ada kordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, dan mengacu pada peraturan dari Gubernur,” pungkas Kasat. (Migo).




Tahapan Seleksi Pemilihan Muli Meghanai Way Kanan Dimulai, Grand Final Akan Di Gelar Tanggal 25 Juni Mendatang

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Sebanyak 29 Putra Putri Kabupaten Way Kanan mengikuti tahapan seleksi Pemilihan Muli Meghanai di Aula Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Way Kanan, Selasa (18/06/2019).

29 Putra Putri yang mengikuti seleksi tersebut, 16 diantaranya Putri (Muli) dan 13 Putra (Meghanai) dan akan di seleksi menjadi 22 peserta atau 11 Pasang saja.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Way Kanan Yustian Umri Sangon, S.STP mengatakan, semua peserta yang mengikuti ajang Pemilihan Muli Meghanai itu merupakan asli Putra Putri daerah Kabupaten Way Kanan dan berindentitas berdomisili di Kabupaten Way Kanan.

“Untuk malam Puncak pemilihan Muli Meghanai Way Kanan akan kita gelar di GSG Pemkab Way Kanan tanggal 25 Juni hari selasa malam rabu mendatang,” ujar Kadis Porapar.

“Untuk seleksi ini dilakukan secara obyektif supaya muli mekhanai yang terpillih bisa berkompetisi di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya lagi.

Ditambahkannya, untuk peserta muli mekhanai ini berusia antara 17 hingga 24 tahun.

“Untuk usia peserta sendiri 17 – 24 tahun yang berasal dari mahasiswa, BUMD, staf Dinas Namun tidak tertutup kemungkinan peserta yang sekolah atau kuliahnya di luar Kabupaten Way Kanan bisa ikut asal bisa menunjukan KTP,” tambahnya.

Adapun tahapan seleksi yang di laksanakan hari ini, yakni tentang Pengetahuan Umum, Kepemimpinan, Kepariwisataan, Tallen Show, dan Penampilan masing masing dari peserta. (Migo).




PT.BMM Tidak Tunjukkan Niat Baik, Akhirnya Masyarakat Kampung Gunung Sangkaran Duduki Lahan

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU .- Setelah sekian lama menunggu niat baik dari PT BMM yang tidak kunjung datang, akhirnya Masyarakat Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu habis kesabaran dan melakukan pendudukan lahan dan tanah Kampung mereka yang saat ini setelah ditanami kelapa sawit oleh PT BMM, Senin (17/06/2019).

Menurut Kooordinator aksi Eeng Saputra  masayarakat sudah berkali-kali menyurati PT.BMM, akan tetapi Hanya dianggap angin lalu dan bahkan Pemkab Way Kanan dan DPRD Way Kanan juga sudah berulang kali menjadi mediasi antara masyarakat dan PT BMM, namun perusahaan itu sama sekali tidak ada niatan baik untuk menyelesaikan sengketa lahan tersebut.

“Dengan terpaksa kami melakukan pendudukan lahan ini, karena sesungguhnya lahan yang saat ini kurang lebih memiliki luas hingga 120 hektar ini ada lahan masyarakat Kampung Gunung Sangkaran, hal itu sesuai dengan bukti-bukti yang kami miliki baik bukti tertulis, keterangan tokoh-tokoh adat, maupun tokoh-tokoh masyarakat yang masih hidup, ataupun keterangan dari pemerintah Kampung Kecamatan maupun kabupaten Way Kanan,”ujar Eeng Saputra

Pada kesempatan itu pula Eeng Saputra menyampaikan ungkapan terima kasihnya dan apresiasi masyarakat Kampung Gunung sangkaran kepada Kapolres Way Kanan yang hadir yang disengketakan itu dengan tanpa mengedepankan arogansi melainkan benar-benar berdiri di tengah sesuai dengan kapasitasnya sebagai Penegak keadilan dan pengamanan.

“walaupun awalnya bapak Kapolres sedikit tegang akan tetapi setelah kami jelaskan semua duduk persoalannya beliau menjadi tenang dan hanya meminta kepada kami masyarakat untuk memperjuangkan hak kami dengan kondusif atau tidak melakukan hal-hal yang anarkis dan berharap agar persoalan antara kami warga Kampung Gunung Sangkaran dengan PT BMM ini dapat segera diselesaikan dengan baik, ” ujar Eeng Saputra seraya menerangkan Bila saat ini ratusan masyarakat Kampung Gunung sangkaran setelah mendirikan tenda diantara pepohonan sawit di tanah mereka yang saat itu yang diduga dikuasai oleh PT BMM . Tanpa ada intimidasi dari pihak Polres Way Kanan

Sayangnya Pihak PT.BMM saat dihubungi awak media tidak berkomentar banyak. Alimudin selaku Manager PT.BMM hanya berkata, “kita kembalikan saja pada hukum.yang berlaku”. (Yudi)




AKBP. Andy : Polres Way Kanan Berduka Atas Wafatnya Brigpol Yudhi

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Keluarga Besar Polres Way Kanan sangat berduka atas wafatnya Almarhum Brigadir Polisi Yudhi Nurdiansyah yang mengalami kecelakaan lalu lintas pada Senin dini hari ( 17/06/2019) pada pukul 00.10 WIB.

Brigpol Yudhi (32) merupakan seorang anggota Polri yang bertugas sebagai anggota Bhabikamtibmas di Kampung Tanjung Sari Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan merupakan angkatan 27 gelombang 2 tahun 2005 SPN Betung Provinsi Sumatera Selatan.

“Keluarga Besar Polres Way Kanan sangat berduka atas wafatnya Almarhum. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, diampuni dosa-dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” ujar Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro saat melepas jenazah Almarhum Senin pagi tadi

Sementara jenazah Almarhum Brigpol Yudi Nurdiansyah sejak semalam disemayankan di rumah duka di kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu, dan pagi ini dilepas langsung oleh Kapolres Way kanan untuk di berangkatkan Ke Plaju Palembang kerumah orang tua almarhum.

Kapolres Way Kanan memimpin lansung pelepasan Jenazah Almarhum Bripka Yudhi Nurdiansyah anggota Polsek Blambangan Umpu yang meninggal karena kecelakaan semalam selepas dari sambang di Kampung binaannya akan kembali menuju Polsek Blambangan di Km 202 Jalan lintas tengah Sumatera, Bambu Kuning, Kampung Karang Umpu, Blambangan Umpu, Way Kanan.

Almarhum yang bertugas sebagai Babinkamtibmas di Kampung Tanjung Sari Kecamatan Blambangan Umpu dikenal ramah dan baik oleh anggota Polres Way Kanan maupun oleh masyarakat dan meninggalkan satu orang istri dan satu anak.

Wakapolres Way Kanan Kompol Vicky Dzulkarnain menambahkan Pelepasan jenazah Almarhum juga di hadiri oleh Tokoh masyarakat dan warga binaannya di kampung Tanjung Sari kecamatan Blambangan Umpu.

“Keberangkatan jenazah Almarhum menuju Palembang akan di pimpin langsung oleh Perwira senior yakni oleh Kapolsek Blambangan Umpu Kompol Edi Saputra,” tambah Wakapolres.

Acara Pelepasan Jenazah yang berlangsung dirumah duka di bedeng Sirep Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu dihadiri langsung oleh Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro, Wakapolres Kompol Vicky Dzulkarnain, pejabat utama Polres Way Kanan, Kapolsek Blambangan Umpu Kompol Edi Saputra, dan Anggota Polres Way Kanan maupun Polsek Blambangan Umpu lainnya serta masyarakat Kampung Negeri Baru dan masyarakat Binaan almarhum dari Kampung Tanjung Sari. (rls/mg).




Kecelakaan Maut Dijalinsum, Akibatkan Brigpol Yudhi Meninggal Dunia

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Kabar duka menyelimuti Jajaran Polri khususnya Polsek Blambangan Umpu Polres Way Kanan Polda Lampung, atas meninggalnya Brigpol Yudhi Nurdiansyah (32) yang mengalami Kecelakaan di Jalan Lintas Tengah Sumatera KM202 Kampung Karang Umpu Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan, Senin dini hari Pukul 00:10 Wib (17/06/2019).

Brigpol Yudhi Nurdiansyah merupakan Anggota Polsek Blambangan Umpu yang bertugas sebagai Babinkamtibmas di Kampung Tanjung Sari Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan dan meninggalkan seorang istri dan satu anak.

Kapolres Way Kanan AKBP. Andy Siswantoro melalui Kasat Lantas AKP. Japril membenarkan kejadian tersebut. Kasat mengatakan, Kecelakaan yang terjadi tersebut yakni antara kendaraan toyota kijang super warna biru nopol A 1254 KHA yang di kendarai Brigpol Yudhi dari arah Martapura Sumsel bertabrkan dengan Bus Lantra Jaya warna biru BG 7200 EA yang datang dari arah sebaliknya.

“Iya benar, kejadiannya semalam. Almarhum yang mengendarai mobil Toyota Kijang Super mengalami memar dan luka-luka serius dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke RSUD ZA Pagar Alam Way Kanan,” kata Kasat Lantas saat di konfirmasi translampung.com melalui sambungan telpon Senin Pagi.

Pasca kejadian tersebut, lanjut Kasat, Jenazah Almarhum Brigpol Yudhi Nurdiansyah langsung dibawa ke rumah duka yang ada di Bedeng Sirep Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu dan akan di berangkatan ke rumah Orang tua almarhum di Palembang untuk dimakamkan disana.

“Almarhum akan dimakamkan di Palembang di tanah kelahirannya dan sudah di berangkatkan pagi tadi di lepas langsung oleh Kapolres. Untuk pengemudi Bus Lantra Jaya nopol BG 7200 EA , atas nama Tomi (30 tahun) warga pernas 25 Lahat Kecamatan Lahat Tengah Kabupaten Lahat , sementara ini diamankan di Polsek Blambangan Umpu dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Kasat Lantas. (rls/mg).




Mencuri Kabel Dengan Kekerasan, Empat Tersangka Berhasil Diciduk Tekab 308 Polres Way Kanan

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU -Team Tekab 308 Satreskrim Polres Way Kanan berhasil mengamankan empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) kabel induk sepanjang 480 meter dari gardu pabrik tapioka yang ada di Kampung Sidoarjo Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.

Pelaku yang berhasil di amankan berjumlah empat orang dengan insial SU (35) dan ST (28) warga Kampung Bumi Ratu Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan selanjutnya AM (39) dan HS (32) merupakan warga Kampung Negara Ratu Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kasatrekrim AKP. Devi Sujana menerangkan kronologis kejadian terjadi pada hari Jumat minggu lalu tanggal 07 juni 2019 pukul 08.00 Wib. Saat itu korban sedang memasak air di dapur kantor pabrik tapioka lalu datang enam orang pelaku memakai tutup muka dan membawa senjata tajam jenis golok dari arah belakang korban.

“Pelaku mengancam korban an.Ali warga Kampung Sidoarjo Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan untuk diam dan menawarkan kerjasama dengan dalih akan diberi uang namum korban tidak menjawab dan berusaha melarikan diri. Akan tetapi salah satu pelaku langsung memukul punggung dan membenturkan kepala Korban kedinding,” terang Kasat Reskrim saat menyampaikan Press Rilis di Mapolres Way Kanan, Jum’at (14/06/2019).

Sementara itu, lanjut Kasat, para pelaku ada yang berperan memegangi tangan korban hingga diseret kedepan ruangan, tidak cukup disitu, pelaku mengikat kedua tangan dan kaki korban serta mulut dan matanya juga diikat.

“Selanjutnya para pelaku mengambil kabel induk dari gardu pabrik sepanjang 480 M yang jika dinilai dengan uang mengalami kerugian sebesar Rp. 96. Juta dan 1 unit Hp nokia tipe 105 lalu para pelaku melarikan diri,” lanjut Kasat.

“Kurang lebih tiga jam pasca kejadian tersebut, barulah anak dan istri korban datang melihat korban sudah dalam kondisi terikat lalu membantu melepaskan ikatan pada tubuh korban,” jelas Kasat.

AKP. Devi Sujana yang baru 20 hari menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Way Kanan itu menambahkan, untuk Kronologis penangkapan Team Tekab 308 Polres Way Kanan pada hari Rabu 13 Juni 2019 sekitar pukul 01.00 WIB mendapatkan informasi tentang keberadaan salah satu pelaku curas inisial ST yang sedang berada di Kampung Sidoarjo, sehingga membuat petugas bergegas mengamankan pelaku dan berhasil mengamankannya tanpa ada perlawanan.

“Berdasarkan pengakuan ST pelaku lain inisial SU, AM dan HS dapat diamankan di kediaman masing-masing pelaku sedangkan dua pelaku lain berhasil melarikan diri,” tambah Kasat.

Usai penangkapan, Petugas lalu membawa empat pelaku ke Polres Way Kanan untuk diminta keterangan lebih lanjut.

Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku yakni berupa satu bilah golok warna hitam, beberapa potong kabel induk, satu unit sepeda motor merk suzuki jenis titan, tali karet, tali tambang plastik dan kain lap yang digunakan untuk mengikat korban serta satu unit gunting besi.

“Atas perbutannya pelaku dapat diancam dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun penjara,” pungkas Kasat Reskrim. (rls/mg).




Lapor Pak Bupati, Warga Kurang Mampu ini Dipungut Biaya Oleh Oknum Pegawai Puskesmas Banjit Ketika Melakukan Persalinan

TRANSLAMPUNG.COM, BANJIT -Nasib malang di alami sarmini (38) warga Kampung Donomulyo Kecamatan Banjit ketika melakukan persalinan saat melahirkan anak keduanya di Rawat Inap Puskesmas Banjit Kabupaten Way Kanan.

Kurang lebih tiga jam dirawat karena melahirkan, keluarga Sarmini harus membayar uang sebesar 250 ribu rupiah yang diduga dipungut oleh Oknum pegawai Puskesmas setempat berinisial SM, DS dan SR. Padahal keluarga pasien telah membawa surat keterangan tidak mampu dari pihak Kampung Donomulyo sesuai dengan persyaratan yang sudah diminta oleh para pegawai yang saat itu melaksanakan piket.

Riyanto (45) suami pasien saat di konfirmasi oleh translampung.com Senin (10/06/2019) menjelaskan, pada hari minggu tanggal 9 juni kemarin sekitar pukul 09:00 Wib istri nya masuk ke Puskesmas Banjit untuk melahirkan. Setelah melahirkan keluargapun menanyakan perihal persyaratan supaya dapat di gratiskan untuk biaya persalinan karena keluarga tidak memiliki BPJS. Namun, meski semua persyaratan sudah di berikan keluarga tetap dikenakan biaya administrasi sebesar 250 ribu rupiah.

“Saya bingung mas, padahal persyaratan yang diminta pegawai Puskesmas sudah kami berikan tapi kami masih kena biaya. Kami masuk ke puskesmas sekitar jam 9 pagi dan keluar sekitar abis dzuhur kurang lebih 3 jam kami di puskesmas. Yang saya herankan setelah saya bayar tapi kok nggak ada Kwitansi tanda pembayaran atau rincian yang di bayar. Ya mau nggak mau tetap saya bayar walaupun saya susah tetap saya bayar kok,” keluh Riyanto.

Pasca istrinya melahirkan, Riyanto berharap agar pemerintah bisa membantu keluarga yang kurang mampu seperti keluarganya, sehingga masyarakat yang benar-benar tidak mampu bisa terbantu. Dan
untuk sementara ini keluarga Riyanto tinggal dirumah saudara angkatnya yang ada di Dusun Talang Umpu Kecamatan Kasui, karena keluarganya belum memiliki rumah tetap.

“Kalau masalah pelayanannya sudah bagus tapi saya berharap agar pemerintah dapat memperhatikan lagi keluarga miskin seperti kami ini mas. Saat ini saya belum ada Rumah, tapi KTP KK kami domisili di Kampung Donomulyo dan untuk sementara saya dan anak istri saya tinggal numpang di rumah saudara angkat saya di Kasui,” pungkas Riyanto.

Dihubungi terpisah, Kepala Puskesmas Banjit, I Wayan Budi, S.Kep.,M.Kes membenarkan bahwa keluarga pasien memberikan uang sebesar 250 ribu ke pegawai yang piket. Namun, uang yang di berikan keluarga pasien bukan untuk pembayaran administrasi ke Puskesmas melainkan pemberian sebagai ucapan terimakasih dari pihak keluarga terhadap pegawai yang piket.

“Iya benar mas, tapi itu bukan untuk biaya administrasi melainkan pemberian tanda terimakasih dari pihak keluarga ke pegawai yang piket. Walaupun keluarga pasien tidak ada BPJS tetap kita gratiskan semuanya, karena keluarga pasien sudah membawa surat keterangan tidak mampu dari Kampung,” imbuhnya. (Migo).




Bersama Keluarganya, Sekda Saipul Laksanakan Solat Id Dengan Masyarakat Blambangan Umpu

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Skretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Saipul, S.Sos., M.I.P beserta keluarganya melakukan solat Idul Fitri 1440 H tahun 2019 bersama Masyarakat Blambangan Umpu di Masjid At Taqwa Kelurahan Blambangan Umpu Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan. Rabu (05/06/2019).

Berbeda dengan Sekda, Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya melangsungkan solat Id Di Kampung Negara Batin Kecamatan Negara Batin sedangkan Wakil Bupati Kabupaten Way Kanan DR. Drs. H. Edward Antony, M.M,. solat Id di Kampung Negeri Besar Kecamatan Negeri Besar.

Dihadapan jama’ah solat Idul Fitri, Skretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Saipul, S.Sos., M.I.P,. Menyampaikan bahwa pada hari yang penuh kemuliaan dan kebahagiaan ini, sebagai umat muslim yang beriman alhamdulillah masih diberi limpahan rahmat dan nikmatnya.

“Sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam rangka merayakan kemenangan besar, setelah sebulan penuh kita melaksanakan ibadah puasa,” ujar Sekda.

Sekda menambahkan, Hari Raya Idul Fitri mengandung muatan ibadah baik secara vertikal maupun horizontal, Setelah dosa secara vertikal terhadap Allah terampuni, maka dosa horizontal terhadap sesama manusia pun harus diupayakan dapat terampuni pula.

“Sehingga kita benar-benar dalam kondisi fitrah, bersih, dan suci dari dosa-dosa baik secara vertikal maupun horizontal, Budaya lebaran dengan berbagai tradisinya itu merupakan contoh yang elok, bagaimana ajaran ajaran Islam diterjemahkan secara cerdas dan kreatif ke dalam budaya kita bangsa Indonesia,” tambah Sekda.

Di akhir sambutanya, Sekda juga menyampaikan Atas nama pemerintah Kabupaten Way Kanan dan pribadi, dirinya mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1440 H tahun 2019.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, pribadi dan keluarga mengucapkan Selamat Merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijiriah, Minal Aidin Wal Faidzin, mohon Maaf lahir dan Bathin,” ucapnya. (rls/mg).




Ribuan Masyarakat Bumi Baru Tumpah Ruah Lakukan Shalat Id Bersama

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU- Bertempat dilapangan Sepakbola kampung Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Waykanan, Ribuan masyarakat muslim setempat bersama sama melakukan sholat idul fitri 1440 H tahun 2019.

Selain Warga Kampung Bumi Baru, Jama’ah Shalat Id itu juga di ikuti oleh warga kampung Tanjung Raja Sakti sedangkan untuk panitia pelaksanaan shalat Id tersebut terdiri dari aparatur kampung, linmas dan anggota Banser. Sementara itu untuk Petugas Sholat Idul Fitri tersebut di imami oleh Bapak KH. Mashudi, khotib Bapak Nur Hasim sedangkan Bilalnya Bapak Syarif Hidayat.

Kepala Kampung Bumi Baru, ABD. Candra Kurniawan mengatakan, ada lebih dari 2500 Orang warganya dari berbagai elemen masyarakat baik itu tua, muda dan anak anak dari 6 Dusun dan 20 RT Kampung Bumi Baru berkumpul menjadi satu untuk melaksanakan Shalat Id Fitri 1440 H Bersama, bahkan itupun belum semuanya bisa Hadir.

“Ini tahun kedua kalinya kami melakukan solat id bersama, yang tentunya bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan kekompakan dan rasa saling memiliki antara satu sama lain, karena kampung Bumi Baru ini milik semua warga saya, bukan milik kelompok tertentu. Jadi baik buruknya kampung ini adalah tanggung jawab kami semua,” ujar Candra saat di konfirmasi translampung.com, Jum’at (05/06/2019).

Didepan ribuan jama’ah solat Id, Candra juga menuturkan, setelah sempat terkotak kotak pada saat pesta demokrasi yang lalu, ini lah momentum yang pas untuk kembali menjadi satu. Siapa pun yang di lantik nantinya itulah pemimpin kita. Maka, jadikanlah hari yang fitri ini sebagai momentum ajang silaturahmi antara sanak family sahabat baik yang dekat maupun yang jauh.

Kepala Kampung Bumi Baru Candra Kurniawan saat memberikan sambutan di hadapan ribuan warganya yang mengikuti solat Id.

Candra juga menambahkan, untuk keamanan pelaksanaan Shalat Id tersebut, mereka di bantu oleh Pemuda Ansor dan Banser serta di Bantu juga oleh umat non muslim seperti umat Kristiani, Katholik dan Budha, untuk melakukan patroli keliling kampung yang terbagi menjadi 5 titik penjagaan dirumah warga selama pelaksanaan Shalat Id.

“Untuk keamanan pelaksanaan Shalat id pagi tadi, kami di bantu oleh umat non muslim yang ada di kampung Bumi Baru, ini juga menunjukkan bahwa kami memang benar mempunyai rasa saling memiliki sebagai warga Negara Indonesia yang baik, serta menepis isu isu yang tidak baik untuk masyarakat kampung Bumi Baru khususnya dan umumnya Indonesia yang ingin memecah belah umat beragama,” tambahnya.

Bersama Kakam Bumi Baru dengan warga Non Muslim yang ikut membantu pengamanan saat berlangsungnya solat Id

Tak lupa, Kakam yang sudah memasuki 3 tahun memimpin Kampung Bumi Baru itu juga mengucapan trimakasih kepada semua pihak terkhusus untuk Panitia Hari Besar Islam Kampung Bumi Baru yang telah berperan untuk mensukseskan solat Id tersebut.

“Dan Kepada Pihak Puskesmas Bumi baru saya juga ucapkan terimakasih karena telah menugas kan staf medis nya agar standby dilokasi pelaksanaan solat Id sehingga semua rangkaian kegiatan solat Id kami berjalan lancar dan aman. Saya juga meminta maaf jika memasuki tahun ke tiga atas kepemimpinan saya, saya belum bisa memenuhi semua keinginan masyarakat. Mohon doanya agar saya beserta jajaran aparatur Kampung dapat selalu amanah dalam dalam memimpin Kampung Bumi Baru ini,” ucapnya, mengakhiri. (ADV)




Pastikan Malam Takbiran Aman, Kapolres Way Kanan Turun Langsung Ke Sejumlah Titik Keramaian

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Untuk memastikan situasi di malam takbiran menjelang hari raya idul fitri 1440 H aman dari hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban di jalan raya, Kapolres Way Kanan AKBP. Andy Siswantoro, S.ik didampingi Wakapolres Kompol. Vicky Dzulkarnain dan Kapolsek Blambangan Umpu Kompol. Edi Saputra, Selasa Malam (04/06/2019), turun langsung meninjau ke sejumlah titik keramaian yang ada di Kabupaten Way Kanan.

Adapun tempat tempat yang menjadi titik keramaian di malam takbiran yaitu, Islamik Center KM 5 Blambangan Umpu, Bundaran Tugu Riya Cudu Blambangan Umpu dan di jalan Lintas Tengah Sumatera di Kecamatan Baradatu.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro, S.ik mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan atau yang dapat mengganggu ketertiban umum lainnya, Polres Way Kanan bersama jajaran Polsek sebelumnya sudah melakukan Patroli sesuai wilayahnya masing-masing.

“Alhamdulilah secara keseluruhan aman, selagi mereka (anak anak yang nongkrong) nggak kebut kebutan dijalan raya dan buat rusuh insyaallah aman, dan sudah kita lakukan antisipasi sebelumnya supaya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” ujar Kapolres Way Kanan ini (Migo)