Inilah Rundown Acara Arak-Arakan Piala Adipura

TRANSLAMPUNG.COM. BLAMBANGAN UMPU –  Sebagai bentuk Apresiasi dan rasa bangga tak terkira,  Setelah  19 Tahun Berdiri menjadi Kabupaten, Karena telah berhasil meraih Penghargaan Adipura untuk pertama kalinya sebagai Kategori Kota Kecil.Pemerintah kabupaten Way Kanan bersama sejumlah elemen masyarakat, besok pagi Jum’at (18/1/2019) berencana melakukan arak-arakan Piala Adipura,  berikut Rundown acaranya :

Start arak-arakan pada pukul 08.00 wib dari TPR Perhububgan Baradatu, lanjut ke Simpang Empat Negeri Baru, langsung menuju jalan Jendral Sudirman, melewati stasiun kereta api Blambangan Umpu, kemudian melintas di Kampung Lembasung, terus Ke Liok,  selanjutnya memyusuri jalan Raden Jambat, kemudian berputar  di SMA 1 Blbangan Umpu,  lalu masuk ke gerbang Pemda tepat pukul 10.30 wib (selama 90 menit).
Selama Lima memit, yakni pada pukul 10.30 hingga 10.35 wib, Piala Adipura akan diserahkan kepada tokoh masyarakat Way Kanan DR (HC). H.Ridwan Basyah.
Pada pukul 10.35 wib hingga pukul 11.09 wib dilaksanakan acara seremonial di GEsung serbaguna pemkab Way kanan. Kemudian dilanjutkan dengan penanda tanganan peduli lingkungan yang dilakukan oleh Bupati, Wakil Bupati Way Kanan, Forkopimda dan tokoh masyarakat, kemudian diakhiri dengan penananaman 20 pohon didepan gesung GSG.(Yudi)



Dua Tahun Buron, Dua Pelaku Curat Diringkus Polisi Di Dua Lolasi Berbeda

TRANSLAMPUNG.COM, BANJIT –  Ridi (18) warga Kampung Juku Batu Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan, diringkus unit reskrim Polsek Banjit karena diduga melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) Handphone dan sepeda motor.

Saat itu, Pelaku Ridi bersama rekannya Joni Iskandar (19) warga Kampung Menanga Siamang Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan (telah diamankan terlebih dahulu dan sedang menjalani hukuman), melakukan pencurian satu unit hand phone merk nokia 6300 dan satu unit hand phone merk LG milik korban AMRI (51) di kediaman yang beralamatkan Dusun Banyumas Kampung Menanga Siamang Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan, Hal itu disampaikan Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara. Kamis (17/01/2019)

Kejadian terjadi hari Sabtu (26/08/2017), sekitar pukul 21.00 WIB, korban meninggalkan HP miliknya dirumah untuk di charge, kemudian korban bersama keluarga pergi keluar untuk melihat api unggun dari murid perkemahan yang tidak jauh dari rumah korban, setelah menyaksikan api unggun korban kembali dan melihat dinding belakang rumah korban yang terbuat dari bambu sudah rusak dalam keadaan terbuka.

Seketika korban memeriksa barang-barang berharga yang disimpan dalam rumah, alhasil pelaku membawa Hp miliknya, setelah itu korban melaporkan kejadian ke Polsek Banjit.
Ditempat terpisah pelaku Ridi juga melakukan curat pada Minggu (07/10/2018), sekitar pukul 03.00 WIB, di kediaman korban Ponimin (37) warga Dusun Mekar Sari Kampung Menanga Jaya Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan.

Modus pelaku sama masuk dengan cara mencongkel jendela samping kamar tidur dengan menggunakan golok lalu Pelaku RIDI bersama ANWAR SALIHIN (sedang menjalani hukuman perkara lain) dan satu pelaku masih (DPO) membongkar dinding papan dibagian dapur mengambil dua unit hp berbagai merk juga membawa satu sepeda motor Yamaha Vega R dengan plat No. Pol. : B 6637 UHI.

Selama dua tahun pelaku bersembunyi, pelaku akhirnya kembali ke rumah, petugas yang mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku pada rabu (16/01/19) sekitar pukul 10.00 wib, langsung menuju ke lokasi dan pada saat akan ditangkap pelaku melakukan perlawanan, berusaha untuk melarikan diri sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur, mengenai kaki kanan pelaku lalu pelaku dibawa kerumah sakit selanjutnya dibawa ke Polsek Banjit untuk dilakukan proses lebih lanjut,” Kata Kasat Rekrim

Barang Bukti yang berhasil diamakan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vega R yang sudah dilepas body kendaraan dengan No.Pol.: B 6637 UHI dan satu unit hand phone samsung galaxy v.

Atas perbuatanya pelaku dapat diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara,” Imbuh AKP Yuda Wiranegara. (Rilis/Yudi)




Baru Sepuluh Menit Keluar Rumah Mau Kerja, Rumah Mulyono Dilalap Api

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Musibah kebakaran terjadi di Dusun II talang sinyar, Kampung Lembasung Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan pada hari kamis pagi (17/01/2019) sekitar pukul 08:00 Wib. Warga sekitar dibantu satuan Pemadam Kebakaran Pemkab Way Kanan berhasil memadamkan api satu jam kemudian.

Kebakaran itu menghanguskan satu rumah milik Mulyono (41) warga setempat, akibatnya rumah bata merah milik Mulyono mengalami kerusakan parah dibagian atap, kamar dan dapur.

Seluruh perabotan rumah tangga Mulyono hangus terbakar

“Baru 10 menit saya berangkat dari rumah karena mau kerja, tiba-tiba dapat kabar kalau rumah saya kebakaran. Dirumah ada istri dan dua anak saya, alhamdulillah mereka selamat tapi barang-barang isi rumah habis terbakar,” kata Mulyono saat di temui dikediamannya.

Menurut keterangan istrinya, Mulyono menjelaskan, Api tiba-tiba membesar dari kamar. “kata istri saya tiba-tiba ada api membesar dari dalam kamar, semuanya abis mas, pakaian aja tinggal yang di badan,” jelasnya.

Saat ini belum diketahui apa penyebab kebakaran itu terjadi, serta kerugian yang dialami juga belum dapat dipastikan berapa jumlahnya.

Pantauan translampung.com di lokasi kejadian, warga sekitar bersama Kepala Kampung Lembasung, pihak TNI-POLRI, serta dari Dinas Sosial dan BPBD Way Kanan sudah hadir untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada keluarga korban. (Migo).




Amanat Kapolres Way Kanan, Polri Harus Netral Memasuki Tahun Politik di 2019

TRANSLAMPUNG.CIM, BLAMBANGAN UMPU –  Polres Way Kanan gelar upacara hari kesadaran nasional setiap bulanannya dalam upaya peningkatan disiplin sebagai abdi negara dan abdi masyarakat guna melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Bertindak sebagai Inspektur upacara Kabag Sumda Polres Way Kanan Kompol Andri Yulianto, yang diikuti peserta upacara oleh pejabat utama, para Kapolsek jajaran, anggota dan ASN Polres Way Kanan, di lapangan apel Polres Way Kanan, Kamis(17/01/19).

Kabag Sumda Polres Way Kanan Kompol Andri Yulianto membacakan amanat Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro bahwa tantangan ideologi kita saat ini bukan lagi gerakan – gerakan radikal dan alat kekuasaan sekelompok orang lagi, tapi bergeser menjadi penjajahan intelektual bangsa yang dilakukan dengan cara mengikis secara perlahan jati diri bangsa sampai akhirnya tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dari bangsa indonesia ditengah – tengah kehidupan internasional, oleh karena itu pancasila harus segera kembali menjadi roh bangsa indonesia guna menangkal munculnya ideologi alternatif yang dijadikan sebagai pembenaran gerakan radikal dan alat kekuasaan.

Masih kata Kompol Andri, di hadapan para peserta upacara, mengajak seluruh anggota untuk selalu meningkatkan kualitas kinerja sehingga dapat membangun institusi Polri khususnya Polres Way Kanan menjadi lebih baik. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan upacara yang berjalan dengan tertib dan khidmat.

Selain itu, pada bagian sama Kapolres Way Kanan berpesan memasuki tahun politik di 2019 ini, tentunya, Polri selaku salah satu pengemban fungsi pemerintah di bidang harkamtibmas, gakkum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat harus menjaga netralitas diri dalam pelaksanaan pileg dan pilpres sehingga pelaksanaan dua agenda nasional tersebut dapat berjalan dengan kondusif,” Tegas Kapores Way Kanan.(rilis/Yudi)




Angin Puting Beliung Porak-porandakan Fasilitas Umum

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Sekitar pukul 17.00 wib, Rabu (16/1/2019), untuk kali pertama angin puting beliung, yang diiringi hujan deras menghantam sejumlah fasilitas umum dilingkup komplek Pemda Way Kanan dan wilayah sekitarnya dan akibatnya sebagian bangunan porak-poranda.

Menurut salah seorang warga Blambangan Umpu Nabun, atap gerbang Pemda, ruang parkir KPU, BPBD dan atap GSG pemkab Way Kanan tampak berantakan, puing-puing atap berserakan akibat dihantam angin.

“Dijalur dua pemda banyak pohon tumbang, bahkan rumah saya juga tidak luput jadi korban angin puyuh itu. Bagian depan rumah saya hancur, tertimpa pohon tumbanh, untung kami tidak ada yang jadi korban”, ungkap Nabun dengan nada sedih.

Sementata itu Kepala Kampung Umpu Bhakti Sumarwan kepada translampung.com menuturkan, atap tribun lapangan sepakbola Kampung Umpu Bhakti juga hancur berantakan disapu angin puting beliung.

“Bahkan hampir seluruh alat peraga kampanye calon anggota legislatif hancur, dan bangunan calon gedung olehraga pada bagian atasnya juga ambruk. Tidak itu saja, ada beberapa rumah warga kami putus kabel listriknya akibt dihantam pohon yang rubuh”, terangnya. (Yudi)




Terkait Penjaringan Perangkat Kampung, Ixuan Berharap Jangan Ada Yang Salah Persefsi

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Terkait dengan Penjaringan Perangkat kampung, Ixuan Ahmadi, S.Sos Kadis PMK kabupaten Way Kanan berharap agar para Kepala Kampung tidak salah persefsi, sehingga keliru dalam melaksanakan amanah Peraturan Bupati Way Kanan Nomor 9.Tahun 2018, yang mengatur tentang Pedoman Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Kampung. Demikian dikatakannya kepada translampung.com diruang kerjanya, Selasa (15/1/2019).

Menurut Ixuan, harapan tersebut disampaikannya agar tidak ada para kepala kampung yang gagal faham, sehingga melenceng dari ketentuan yang ada. Karena didalam Perbup Nomor 9 tahun 2019 itu sangat jelas aturannya bagaimana cara pengangkatan dan pemberhentian perangkat kampung.

“Pengangkatan kampung melalui penjaringan (pendaftaran) terlebih dahulu, guna mengisi kekosongan jabatan yang ada. Bila pejabatnya sudah ada, atau hanya dilakukan peralihan posisi jabatan, maka pejabat perangkat kampung itu tidak perlu mengikuti penjaringan, tapi wajib mengikuri pelantikan. Jadi bila ada informasi yang mengatakan bahwa semua perangkat kampung harus mengikuti penjaringan itu pemahaman yang keliru dan salah, karena yang harus mengikuti penjaringan itu hanya calon perangkat kampung”, tegas Kepala Dinas PMK kabupaten Way Kanan ini.

Menyinggung tentang perangkat kampung yang sudah ada tapi tidak memenuhi syarat pendidikan, maka sesuai Perbup nomor 9 Tahun 2019, maka yang bersangkutan tetap mengikuti pelantikan dan wajib memenuhi syarat tersebut.

“Perangkat kampung itu didorong untuk mengikuti pendidikan penyetaraan, seperti Paket B atau Paket C, sehingga kebijakan dan pengecualian tidak akan bertentangan dengan aturan aturan yang ada”, imbuhya.(Yudi)




Hendra, S.Sos :”Perbaikan Jalan Protokol Oleh Tiga Perusahaan, Harap Tetap Berkoordinasi Dengan Dinas PU Way Kanan”

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Terkait perbaikan jalan Protokol yang mengalami kerusakan parah mulai dari Kelurahan Blambangan Umpu sampai dengan Tugu Simpang 4 Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan. Hendra, S. Sos,. Selaku Anggota DPRD Way Kanan mengajak masyarakat khususnya di Blambangan Umpu untuk mengawasi pelaksanaan perbaikan jalan tersebut.

Perbaikan itu dilakukan mengingat jalan tersebut setiap harinya di lewati Kendaraan-kendaraan bermuatan milik tiga perusahaan sehingga menyebabkan ada beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan parah dan harus di perbaiki.

Jalan yang di perbaiki itu di kerjakan oleh Tiga Perusahaan di Kabupaten Way Kanan yaitu PT. Palm Lampung Persada (PLP), PT. Bumi Madu Mandiri (BMM) dan PT. Paramita Langgeng Yani, maka di harapkan khususnya masyarakat Blambangan Umpu dapat berperan untuk mengawasi perbaikan jalan tersebut.

“Saya berharap masyarakat Blambangan Umpu dapat mengawasi pekerjaan jalan itu, karena jalan itu di perbaiki oleh Tiga Perusahaan, oleh karena itu harus sama-sama kita awasi baik dari pemerintah maupun masyarakatnya,” kata Hendra saat meninjau perbaikan jalan Protokol di Depan Makodim 0427/WK, Rabu (16/01/2019).

Ia menambahkan, Secara tekhnis dalam perbaikan jalan tersebut, diharapkan ada kerja sama (Koordinasi) pihak perusahaan dengan pemerintah daerah melalui Dinas PU agar tidak menyalahi secara teknis.

Hendra juga menekankan kepada pihak perusahaan agar mengindahkan permintaan pemerintah dan masyarakat supaya kendaraan perusahaan yang melintas tidak melebihi batas tonase beban muatan kendaraan dan tidak melakukan Konfoi saat melitas di jalan protokol, sehingga tidak lagi menimbulkan kerusakan di jalan utama Kecamatan Blambangan Umpu.

“Sekarangkan jalan itu sudah mulai di perbaiki, tapi ingat. Jangan mentang mentang mereka yang memperbaiki nanti nya mereka seenaknya nya saja melintas dengan melebihi muatan kendaraan mereka,” tekan Hendra.

Hendra menegaskan kepada pihak perusahaan agar selalu berkoordinasi dengan Pemkab Way Kanan, karena Jalan tersebut merupakan aset Negara. Jangan sampai niat baik perusahaan justru menjadi masalah baru.

Mendengar apa yang di sampaikan Hendra, S.sos,. Salah satu perwakilan dari perusahaan, Supri mengatakan akan selalu siap untuk berkoordinasi dengan Pemda Way Kanan.

“Iya pak kami siap, perbaikan ini juga di awasi oleh dinas PU, jalan yang kami perbaiki kurang lebih 4 KM. Sesuai dengan RAP yang di berikan oleh dinas PU kepada kami dan memakan anggaran lebih dari 900 juta,” ujar Supri.

Diketahui bahwa, beberapa waktu lalu Pemkab Way Kanan memanggil pihak dari tiga perusahaan yang kendaraannya melintas di jalan protokol Pemda Way Kanan. Sehingga dari pertemuan itu menghasilkan bahwa Tiga Perusahaan tersebut siap untuk memperbaiki jalan Protokol yang mengalami kerusakan parah. (Migo).




Anggota DPRD Way Kanan Sahdana Apresiasi Kinerja Polisi, Berhasil Menangkap Pencuri Laptop Mahasiswa KKN

TRANSLAMPUNG.COM, WAY KANAN – Anggota DPRD Way Kanan Sahdana sangat mengapresiasi kinerja Polisi, khususnya Polsek Banjit dan Polres Way Kanan, yang telah bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku pencurian laptop dan sejumlah uang milik para mahasiswa Universitas Lamping (UNILA), yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kampung Sumber Baru Kecamatan Banjit kabupaten Way Kanan, Selasa (08/01/2019) lalu.

Memurut Sahdana saat dikonfirmasi via handphone oleh translampung.com, respon cepat dan tanggap yang dilakukan polisi meeupakan suatu tindakan yang hatus mendapat apresiasi dan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Karena peristiwa pencurian terhadap para mahasiswa KKN sering kali terjadi, sehingga membuat mereka tidak nyaman.

“Dengan tertangkapnya pencuri itu, akan menjadi efek jera bagi bagi pelaku. Dan kepada adik-adik mahasiswa yang sedang KKN saya hanya titip pesan, berhati-hatilah dan tetap waspada, jangan mudah percaya dengan siapapun, apalagi orang yang baru dikenal !”, tegas Sahdana.

Seperti diketahui, Senin (14/01/2019) sekitar Pukul 17.00 WIB, Polsek Banjit telah ungkap kasus perkara tindak pidana Pencurian dengan pemberatan dengan korban mahasiswa KKN Unila sesuai dengan Laporan Polisi pada tanggal 08 Januari 2019 sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP.

TKP di Posko KKN (kuliah kerja nyata) mahasiswa dari Universitas Lampung tepatnya rumah Burnadi Dusun 2 Kampung Sumber Baru Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kasatreskrim AKP Yuda Wiranegara menceritakan kronolgis kejadian terjadi pada hari Selasa (08/01/2019) sekitar pukul 03.30 Wib telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan dirumah sdr. Burnadi Dusun 2 Kampung Sumber Baru Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan yang dijadikan Posko KKN mahasiswa dari Universitas Lampung.

Saat itu, ketiga korban sedang tidur diruang tengah, namun korban Indah terbangun dan mendengar suara orang berbicara di arah jendela kamar depan dengan kondisi telah terbuka, Korban sempat melihat tangan pelaku dari luar jendela sedang mencari sesuatu karena takut korban membangunkan teman Korban Safitri.

Mereka berdua memberanikan diri melihat keluar jendela kamar depan namun tidak melihat sesuatu atau orang lain dan saat dicek tas korban milik Indah yang diletakkan diatas kasur dalam keadaan telah terbuka dan barang berharga didalamnya telah hilang, lanjut Safitri membangunkan Sdr. Tomi, Wilona dan Masitoh dan ketiga korban juga telah kehilangan berupa laptop dan uang, atas kejadian ketiga korban yakni Indah (20) warga Bandar Lampung, Masito (20) warga Kabupaten Pesawaran, dan Wilona (21) warga Bandar Lampung mengalami kerugian sekitar Rp. 10. juta.

Modus operandi pelaku sebelum beraksi datang ke posko KKN ikut serta dalam kegiatan kumpul karang taruna bersama – sama dengan mahasiswa KKN, sekitar pukul 23.00 Wib pelaku mondar -mandir keluar masuk rumah posko KKN sambil berfhoto menandai tiap lokasi di sekitar rumah, melihat gelagat pelaku yang mencurigakan saksi R dan Y memberitahukan kepada anak KKN untuk berhati-hati dan selalu mengawasi pelaku, selanjutnya ke esokan hari pada hari Selasa ( 08 /01/2019) sekitar pukul 03.30 mahasiswa yang tinggal di Posko kehilangan barang berharga tersebut.

Pelaku menggunakan gagang kayu pel yang dikaitkan dipegangan tas kemudian sesampainya di jendela kamar tas laptop di buka dan diambil laptop beserta casannya,” Ujar Kasat Reskrim.

Kronologis penangakapan pelakau pada Minggu (13/01/2019) sekitar pukul 16.30 Wib anggota Unit Satreskrim dan Unit Satintelkam Polsek Banjit mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku insial RMD berada di jalan Kampung Bali Sadhar Selatan mengendarai kendaraan R2, penyergapaan dilakukan oleh anggota dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan berikut barang bukti yang digunakan pelaku berupa satu helai baju kaos warna hitam polos, satu buah gagang kain pel berbentuk huruf T dan satu buah gagang sapu langsung di amankan ke Polsek Banjit untuk di proses lebih lanjut.

Atas perbuatanya pelaku dapat diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara,” Ungkap AKP Yuda. (Rilis/Yudi)




Tiga Perusahaan Mulai Perbaiki Jalan Protokol, Sekda: Itu Sudah Sesuai Kesepakatan Bersama

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Tiga Perusahaan di Kabupaten Way Kanan menempati janjinya untuk memperbaiki ruas jalan Protokol mulai dari Kelurahan Blambangan Umpu sampai dengan Tugu Simpang 4 Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.

Hal itu terlihat sudah menumpuknya bahan material untuk perbaikan jalan di beberapa titik jalan yang rusak parah.

Perbaikan itu dilakukan mengingat jalan tersebut setiap hari di lewati Kendaraan-kendaraan bermuatan milik tiga perusahaan sehingga menyebabkan ada beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan parah dan harus di perbaiki. Adapun Tiga Perusahaan itu, yakni PT. Palm Lampung Persada (PLP), PT. Bumi Madu Mandiri (BMM) dan PT. Paramita Langgeng Yani.

Melihat adanya tumpukan tumpukan bahan material yang sudah mulai ditumpukan di badan jalan, Skretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul, S.Sos., M.I.P langsung turun ke lapangan untuk meninjau kesiapan perbaikan jalan tersebut, mengingat perbaikan jalan Protokol itu akan dimulai dan di prediksi selesai di bulan januari ini.

“Ia saya tadi sudah turun kejalan yang rusak parah itu. hanya meninjau saja sejauh mana persiapannya. karena infonya perbaikan jalan protokol kita akan mulai di perbaiki tiga perusahaan itu,” ujar Sekda ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (14/01/2019).

Sekda mengatakan, perbaikan itu sudah sesuai dengan kesepakatan antara Pemkab Way Kanan dengan pihak perusahaan beberapa waktu lalu, dari kesepakatan itu menghasilkan bahwa ketiga perusahaan tersebut siap untuk memperbaiki jalan Protokol yang rusak parah.

“Alhamdulilah perbaikan jalan mulai trealisasi, kita waktu itu sudah menyiapkan RAP perbaikan jalannya dan sudah kita berikan ke pihak perusahaan. selanjutnya pihak perusahaan yang mengerjakan tapi pengawas nya tetap kita dari Dinas PU Way Kanan,” imbuhnya. (Migo).




Penantian Selama 19 Tahun, Way Kanan Akhirnya Raih Penghargaan Adipura

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Setelah  19 Tahun Berdiri menjadi Kabupaten, akhirnya Kabupaten Way Kanan yang berjuluk Bumi Ramik Ragom berhasil meraih Penghargaan Adipura untuk pertama kalinya,  sebagai Kategori Kota Kecil, Senin (14/01/2019).

Penghargaan itu  diserahkan langsung oleh oleh Wakil Presiden Republik Indonesia M. Jusuf Kalla kepada Kabupaten Way Kanan  di Auditorium Dr. Soejarwo Gedung Manggala Wanabhakti Jakarta,  yang diterima langsung oleh Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M.

Pada Acara bertajuk Penganugerahan Adipura dan Green Leadership itu juga dihadiri  Pelaksana Tuga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Way Kanan . Anang Risgiyanto, SKM.,M.Kes.

Untuk diketahui Adipura, adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Adipura diselenggarakan oleh  Kementerian Lingkungan Hidup.

Program Adipura telah dilaksanakan setiap tahun sejak 1986 yang difokuskan untuk mendorong kota-kota di Indonesia menjadi “Kota Bersih dan Teduh”, Pengertian kota dalam penilaian Adipura bukanlah kota otonom, namun bisa juga bagian dari wilayah kota yang memiliki karakteristik sebagai daerah perkotaan dengan batas-batas wilayah tertentu.

Dari informasi yang didapat dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Way Kanan dari http://bit.ly/adipura2019  Way Kanan meraih penghargaan Adipura dengan kategori Kota Kecil bersama dengan 83 Kota dari berbagai penjuru Tanah Air.

Sementara itu juga berhasil meraih  Adipura untuk Wilayah dari provinsi Lampung yakni Kabupaten Lampung Barat  dengan kategori yang sama dengan Kabupaten Way Kanan. (Rls/Migo)