Wakil Bupati Mad Hasnurin, Lepas 100 Jamaah Umroh Gratis

TRANSLAMPUNG.COM – Wakil Bupati Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Drs. Hi. Mad Hasnurin, lepas 100 jamah umroh di Islamic Center, Kawasan Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit.

Tahun 2019 Pemkab Lambar memberangkatkan 100 jamaah umroh yang terdiri dari Laki-laki berjumlah 69 orang, Perempuan 31 orang dan 23 orang diantaranya mandiri.

Wakil Bupati Lambar Drs. Hi. Mad Hasnurin, dalam sambutanya, Rabu (12/6) malam, menuturkan, Pemberangkatan umroh ini merupakan program Pemkab Lambar yang merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah kepada masyarakatnya yang ingin menjalankan ibadah, namun terkendala dana.

Untuk itu kepada calon tamu Allah, pihaknya berpesan agar melaksanakan ibadah umroh dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, pelaksanaan ibadah ini, hampir sama dengan ibadah haji, hanya saja pelaksanaannya tidak dibulan haji.

Selain itu, jemaah umroh harus menjaga kesehatan dan kekompakan selama di perjalanan. Satu kelompok, satu perjalanan dan satu harus saling membantu serta menjunjung tinggi rasa kekeluargaan, sehingga bapak dan ibu akan dapat menjalankan ibadah ini dengan baik.

Lebih jauh dikataknya, agama mempunyai fungsi yang sangat penting dalam pembangunan nasional, terutama sebagai landasan moral dan etika dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Serta pembangunan bidang agama yang terpadu dengan pembangunan bidang-bidang lain diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Lambar yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki etos kerja yang tinggi serta berdisiplin.

“Insyaallah program ini akan lebih ditingkatkan lagi,” ucapnya.
Baik kualitas maupun kuantitasnya serta dilakukan secara berkesinambungan pada masa-masa yang akan datang.

Kemudian pihaknya memaparkan, tahun ini Pemkab Lambar melepas jamaah umroh gratis terdiri dari 100 orang dan 23 jamaah omroh melalui mandiri. “Mudah-mudahan keberangkatan jamaah haji tampa ada kendala, selamat sampai tujuan,” tutupnya. (Safri)




Dua Institusi Lambar Siapkan Posko Anti Begal Bagi Pemudik

TRANSLAMPUNG.COM – Antisipasi angka kriminalitas arus mudik, Polres dan Kodim 0422 (Institusi. Red) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mendirikan Posko anti Begal menjelang Hari Raya Idul Fitri H-4.

Polres dan Kodim 0422 gelar Patroli gabungan untuk mencegah kriminalitas juga dengan mendirikan posko anti begal di Lambar dan Kabupaten Pesisir Barat (KPB).

Dikatakan Kapolres Lambar, AKBP, Doni Wahyudi, S.IK., Patroli gabungan dimulai sejak 31 Mei 2019 (tadi malam .Red) sebagai upaya meningkatkan rasa nyaman pemudik yang akan pulang ke kampung halaman.

Lokasi penempatan posko anti begal yakni di Kecamatan Sumberjaya, Kecamatan Suoh, Lambar serta Kecamatan Bengkunat, KPB.

Selain itu, pihaknya menghimbau, bagi pemudik yang menggunakan R4 dan R2 milik pribadi untuk mengecek kendaraan sehingga benar-benar dalam keadaan primaa saat akan Mudik kekampung halaman. “jangan sampai saat diperjalanan terjadi kerusakan, dikahwatirkan berakibat hal tidak diharapkan,” tutupnya. (Sf)




Polres Lambar, Gelar Bukber Bersama Awak Media

TRANSKAMPUNG. COM, LAMBAR
-Polres lampung barat (.Lambar) bersama Kodim 0422 Lambar menggelar buka bersama (Bukber) dengan awak media setempat Di rumah makan Madani alas godong pekon sebarus, kecamatan balik bukit. Jumat (31/05).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Lambar AKBP. Doni Wahyudi S.ik mengatakan bahwa tujuan kegiatan tersebut tidak lain hanya ingin mempererat tali silaturahmi dengan Kodim 0422 Lambar dan awak media yang ada.

“Tujuan Bukber ini disamping siIaturahmi, kita juga berharap dengan adanya kegiatan Rame-rame ini kita bisa mengambil berkah-Nya,” kata Kapolres.

Selain itu, terkait kesiapan arus mudik Kapolres menyampaikan sudah menyiapkan sejumlah Posko baik di wilayah Lambar maupun kabupaten pesisir narat (Pesibar).

“Kita minta kepada para pemudik yang melintasi wilayah Lambar agar terlebih dahulu mengecek kembali kendaraan yang digunakan, pastikan dalam kondisi sehat. Kita juga sudah menyiapkan sejumlah pos pengamanan, jadi pemudik bila ingin istirahat bisa memanfaatkannya, di situ lengkap ada anggota Polri dan TNI serta dinas kesehatan, BPBD dan dinas terkait,” ungkap Doni.

Disampaikan juga oleh dia, ada beberapa titik rawan kriminalitas di daerah sumberjaya karena disitu daerah pebatasan dengan lampung utara dan di bengkunat. “Disitu Polres bersama Kodim sudah membentuk Posko Anti Begal dan di sana nanti akan ditingkatkan Patroli gabungan,” terangnya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi,S.IK. bersama Dandim 0422 Lambar Letkol Kav Adri Nusrcahyo, Wakapolres Kompol M. Riza T,SH,MH. para Kabag, Kasat,perwira, beberapa pejabat Kodim 0422 Lambar dan awak media Lambar.




Dua Institusi di Lambar Gelar Bukber

TRANSLAMPUNG.COM – Polres Lampung Barat (Lambar) bersama Kodim 0422 Lambar gelar Buka Bersama (Bukber) di Madani, Kecamatan Balik Bukit pada Kamis 30/05/2019.

Tanpak hadir dalam kegiatan Bukber Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi,S.Ik. Komandan Kodim (Dandim) 0422 Lampung Barat Letkol Kav. Adri Nurcahyo, Waka Polres Lampung Barat Kompol M.Riza.T.SH.MH. Kasdim 0422 Lampung Barat Mayor Inf. Agus Susanto, PJU Kodim 0422 Lampung barat, dan PJU Polres Lampung Barat bersama anggota Kodim dan anggota Polres berikut Bhayangkari dan Persit

Di Katakan Kapolres Lambar AKBP, Doni Wahyudi, tujuan diselenggarakanya kegiatan bukber ini supaya Polres Lampung Barat dan Kodim 0422 terus bersinergi , sehingga pada pelaksanaan pengamanan Ops Ketupat Krakatau 2019 dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” jelasnya.

Mudah-mudahan diwilayah Lambar dan Pesisir Barat bisa berjalan dengan aman dan kondusif. di selenggarakan kegiatan ini TNI-POLRI terus tetap bersinergi dan kekompakan yang selama ini sudah terjalin dengan baik bersama-sama menjaga keamanan khususnya diwilayah dua Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat,” tutup Kapolres. (Sf)




Pemkab Lambar Himbau Kepala OPD Tidak Merekomendasikan Penambahan Cuti Kerja ASN

TRANSLAMPUNG.COM – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) himbau kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menambah cuti kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), berdasarkan keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, tanggal 7 Desember 2018 lalu.

Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wasisno Sembiring, SE. MP., mengatakan, Pimpinan OPD dilingkup Pemkab untuk tidak merekomendasikan penambahan cuti bagi ASN, sesuai dengan keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 617 tahun 2018, Nomor 262 Tahun 2018, dan Nomor 16 Tahun 2018 tentang hari libur Nasional dan cuti bersama tahun 2019.

Lalu, surat edara Menteri Dalam Negeri Nomor 003.1/10929/Sj tanggal 7 Desember 2018 tentang hari libur Nasional dan cuti bersama tahun 2019 antara lain menetapkan bahwa cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H adalah pada tanggal 3, 4, dan 7 Juni 2019.

Menurutnya, sehubungan dengan hal tersebut, pihaknya menghimbau pimpinan OPD untuk tidak merekomendasikan penambahan cuti kerja diluar cuti bersama yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, kecuali dengan alasan penting atau mendesak.
“Seperti berobat karena sakit, ada keluarga atau saudara yang sakit atau meninggal dunia atau juga menikah,” ungkapnya.

Selain itu, Berdasarkan keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang hari lahir Pancasila yang ditetapkan tanggal 1 Juni 1945, Pemkab Lambar akan peringati hari lahir Pancasila di lingkup Pemkab setempat.

“Terutama bagi ASN wajib untuk mengikuti peringatan hari lahir Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang akan dipusatkan di lapangan Pemkab,” jelasnya

Dan juga mewajibkan seluruh PNS untuk tetap melaksanakan hari kerja sebagaimana biasanya pada tanggal 31 Mei 2019, dan mengikuti pelaksanaan upacara bendera pada tanggal 1 Juni 2019 sesuai waktu dan tempat yang telah di tentukan.

Kemudian, Bagi OPD yang dalam penyelenggaraan tugas fungsinya memiliki Unit Pelasana Teknis (UPT) agar dapat meneruskan surat edaran tersebut. “Sehingga tidak ada alasan tidak tau,” imbuhnya. (Sf)




Bupati Lambar Geram, Minimnya Kehadiran Kepala OPD Saat Bukber

TRANSLAMPUNG. COM, LAMBAR
-Bupati, kabupaten lampung barat (Lambar) mengeluhkan minimnya kehadiran sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam kegiatan buka bersama (Bukber) yang telah diagendakan oleh Humas Pemkab setempat. Selasa (28/05).

Menurut, H.Parosil Mabsus kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan rekan-rekan media, tapi malah tidak dihadir oleh OPD dan merupakan tindakan yang kurang baik.

“Kepada jajaran agar kejadian tersebut tidak akan terulang lagi. “Ini catatan pak Sekda, untuk apa kita undang media, undang pendamping PKH dan pekon, kalau kita selaku pengambil kebijakan malah tidak hadir. Jadi saya berharap kejadian ini tidak akan terulang lagi,” pintanya.

Sementara dalam sambutannya, Parosil memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya buat media masa di Lambar atau insan pers yang telah setia mempublikasikan program-program Pemkab Lambar.

“Kalau ada yang kurang pas terkait program yang kami jalankan, kami siap menerima kritikan dari kawan-kawan media, agar program yang kita jalankan akan lebih epektif, bermanfaat dan terasa,” jelas Parosil.

Selain itu, Parosil juga menyadari apa yang telah dilakukan oleh Pemkab lambar tidaklah selalu baik dan sempurna. Apa yang kita lakukan mungkin menurut kami sudah tepat dan baik, tapi menurut pandangan media berbeda dan banyak kekurangan.

“Seperti misalnya program PKH yang kurang tepat sasaran, dengan adanya kritik dari media kami berharap bisa lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya. (Sf)




Kapolres Lambar, Gelar Do’a Dan Zikir Terkait Partisipasi Pengamanan Di Jakarta

TRANSLAMPUNG. COM, LAMBAR
-Terkait pengamanan masa yang melakukan unjuk rasa dengan tidak puasnya hasil yang di umumkan oleh pihak KPUD pusat terkait Pilpres tahun 2019, angota Polri dan TNI di jakarta. Dengan demikian Polres Lambar berpartisipasi dengan cara menggelar doa dan zikir bersama. Di masjid alliklas Polres setempat, Rabu (22/05).

Dalam sambutannya, Kapolres Lambar menyampaikan, dalam kegiatan ini untuk mendoakan rekan rekan kita yang melaksanakan pengamanan unjuk rasa di jakarta mudah-mudahan dalam pelaksanaan pengamanan Unras dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.

” Dengan di laksanakan zikir dan doa bersma mudah-mudahan rekan rekan kita Polri dan TNI yang melaksanakan tugas mulia dalam melakukan pengamanan Unras selalu diberikan kesehatan dan keselamatan serta dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita semua, “ungkap, sang Kapolres.

Dalam zikir dan doa bersama tersebut, dihadiri langsung oleh Kapolres Lambar, AKBP Doni Wahyudi,S.Ik Wakapolres Kompol M.Riza,T.SH.MH, para Kabag, Kasat, Perwira, Anggota dan PNS Polri dan di imami Brika Maliki dan Bripka Jarmaji.




Delapan Santri Ponpes Di lambar, Menjadi Korban Predator Anak

TRANSLAMPUNG. COM, LAMBAR
-Sebanyak delapan santri laki-laki pondok pesantren (Ponpes) di pekon watas, kecamatan balik bukit, kabupaten lampung barat diduga kuat dicabuli oleh oknum pegawai kebersihan masjid bintang mas islamic center. Selasa, (21/5).

Menurut masyrakat setempat, yang identitasnya minta di anonimitas berinisial, AP mengatakan, kejadian tersebut terungkap setelah salah satu santri dari pajar bulan mengadukan tindakan tersebut kepada angota keluarganya saat korban pulang ke rumahnya.

“Keluarga korban setelah mendengar perlakuan tidak terpuji tersebut langsung menindak lanjuti dengan menyambangi Ponpes tersebut dan mengadukan kejadian tersebut kepada pengurus Ponpes tempat korban menimba ilmu agama, “ungkapnya, kepada translampung. Com.

Adapun modus pelaku yakni memberikan sejumlah barang kepada para korban, untuk melakukan aksi bejatnya tersebut. Dan setelah itu pelaku baru memegang mencium dan bahkan memegang kemaluan korban.

” Begitu juga dengan korban lainnya, dibelikan makanan dan menjalin keakraban baru pelaku melakuan aksi bejatnya, dan bahkan empat orang korban mengaku sampai keluar air sperma dan empatnya lagi, dicumbu dan dilecehkan di kamar asrama Ponpes, “jelasnya.

Sementara, Kasat Reskrim AKP, Faria Arista SIK mengatakan, pelaku sudah mengakui perbuatnya. Sejauh ini korban sudah teridentifikasi sebanyak 8 orang namun kami masih terus melakukan penyidikan apakah ada korban lainnya,” ungkap, Faria mendampingi Kapolres AKBP Doni Wahyudi S.Ik.,saat di temui di ruang kerjanya, kepada radar group.

“Guna mempertangung jawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 76 E Junto pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan pergantian UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancama 15 tahun penjara,” tandasnya.




Promosikan Wisata Pekon Suka Banjar Lampung Barat, Wagub Bachtiar Ajak Peserta Gelarwasda Mancing Bersama

TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNG BARAT – Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mengajak para peserta Gelar Pengawas Daerah (Gelarwasda) Provinsi Lampung dan ratusan masyarakat Pekon Suka Banjar Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat, mancing bersama di Embung Suka Banjar, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat, Senin (29/4/2019) sore.

Sebelum mancing bersama ini dimulai, Wagub yang didampingi Ibu Hasiah Bachtiar Basri dan Inspektur Provinsi Lampung yang juga Pj. Sekdaprov Hamartoni Ahadis sudah dinanti kehadirannya oleh masyarakat.

Wagub yang mengenakan pakaian biru putih menunjukkan semangatnya melemparkan kail. Dengan olahan umpan yang ia sediakan, Wagub mendapatkan ikan mas sebanyak 9 (sembilan) ekor. “Memancing merupakan salah satu hobi yang saya sukai. Dan memancing di embung suka banjar ini sangat nyaman tempatnya dan indah pemandangannya,” ungkapnya.

Wagub Bachtiar menuturkan bahwa Kabupaten Lampung Barat memiliki potensi wisata yang sangat potensial, salah satunya Pekon Suka Banjar.
“Pekon ini memiliki potensi wisata yang sangat potensial. Tentunya potensi ini harus terus digali, dioptimalkan, dan diperkenalkan kepada masyarakat luas,” ujar Bachtiar.

Untuk mengoptimalkan daerah wisata, jelas Bachtiar, harus ditingkatkan sarana dan prasarananya, termasuk di Lumbok Seminung. “Kita harus meningkatkan sarana dan prasarana pariwisata yang ada disini, namun harus tetap tradisional dan alami, sehingga pengunjung atau wisatawan dapat betah dan ingin berkunjung kembali ke sini,” ujarnya.

Dalam acara ini ikan terbesar berhasil didapatkan oleh Ali Muzar seberat 2,2 Kg. (Humas Prov Lampung)




Kemensos RI Verifikasi, Validasi Data PKH Dan Rastra Lambar, Tidak Tepat Sasaran

TRANSLAMPUNG. COM, LAMBAR
-Kementrian sosial (Kemensos) republik Indonesia (RI), melalui dinas sosial (Dinsos) Pemkab lampung barat (Lambar) akan Verifikasi dan Validasi data terpadu perubahan penerima manfaat bantuan sosial pangan, Rastra dan PKH yang tidak tepat sasaran penerima mamfaat. Senin (29/4).

Seperti diketahui, dalam gelaran bimbingan teknis sistem Informasi kesejahteraan sosial next generation (SIKS-NG) tahun 2019 di Aula Aeki tersebut, di pekon hanakau, kecamatan Sukau. SIKS-NG yang dijadwalkan oleh Dinsos Pemkab setempat selama dua hari akan dibagi menjadi dua tahap yakni hari ini, yang diikuti oleh delepan kecamatan balik bukit, sukau, lumbok seminung, batu brak, belalau, batu ketulis dan kecamatan sekincau. Kemudian, Selasa (30/4), dilanjutkan dari Kecamatan Suoh, Bandar Negeri Suoh, Kecamatan Way Tenong, Kebun Tebu, Sumberjaya, Gedung Surian serta Kecamatan Air Hitam.

Seperti halnya, yang dikatakan selaku narasumber dari Kementerian Sosial (Kemensos), Ahmad Darno Prayoga mengatakan, saat ini yang menjadi trending topik utama permaslaahan di Pekon dari 131 pekon dan 5 kelurahan di Lambar yakni terkait data penerima manfaat belum sepenuhnya tepat sasaran.

” Sehingga cukup berdampak pada Pemerintah Pekon yang dianggap masayarakat selama ini dalam pelaksanaannya hanya setingan belakang, seyogyanya, hal tersebut tidak dapat dirubah akibat verifikasi dan validasi data yang hanya copy paste oleh petugas yang ditunjuk pada kala itu untuk menginput data penerima manfaat, “ucapnya.

Menurutnya, Kemensos mensiasati semuanya dengan SIKS-NG untuk validasi dan verifikasi data terpadu dengan Dor to dor, sehingga layak atau tidak layak untuk mendapatkan bantuan melalui APBN atau APBD yang dikucurkan pemerintah dengan harapan dapat mengentaskan mata rantai kemiskinan khusunya di Lambar. Selain itu, operator SIKS-NG juga akan dikenakan saksi jika verifikasi dan Validasi data terpadu secara sengaja menginput data penerima manfaat yang tidak layak untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, sesuai dengan PP nomor 8 tahun 2013 dengan saksi 2 tahun kurungan dan denda Rp. 50.000.000.

“Operator SIKS-NG yang sengaja memasukan data masyarakat diwilayahnya yang tidak layak mendapatkan, contohnya bantuan sosial pangan/ Rastra/ PKH dan bantuan lalnya akan dikenakan saksi sesuai dengan PP yang telah disahkan oleh Pemerintah Pusat,” jelasnya. (Sf)