2020 Pemkab Bangun Rumah Produksi KWT Lambar

TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNG BARAT –  Upaya menyokong usaha Kelompok Wanita Trampil (KWT) Tahun 2020 Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura wacanakan bangun rumah produksi di Kecamatan Sekincau dan Kecamatan Sukau.

Rumah produksi (pembangunan gedung) yang diwacanakan adalah usaha untuk membangun kreativitas wanita tani dengan tujuan dapat sedikit membantu ekonimi keluarga.

Selain itu belajar dari beberapa bulan yang lalu, harga tanaman palawija di Lampung Barat cukup memperihatinkam seperti harga tomat sempat hanya Rp. 300 rupiah sehingga banyak petani harus gulung tikar.

Dijelaskan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Yedi Ruhyadi, tahun mendatang pihaknya berupaya akan membangun rumah produksi sebagai sarana pendukung KWT untuk mengoptimalakan usaha seperti di kecamatan Sekincau yakni dodol tomat, dodol labu dan dodol kopi lalu di kecamatan sukau dodol tomat rasa kurma (Torakur).

Dengan adanya rumah produksi nantinya akan lebih terfokus sehingga hasil produksi dodol tersebut dapat meningkat cukup signifikan juga akan diikuti dengan peran pemerintah dalam pemasaran,” Pemkab akan mengajukan diri bekerja sama dengan pihak swalayan yakni indomaret yang ada di Bumi Skala Berak Sai Betik untuk pemasarannya,” terang dia saat diwawancarai diruang kerjanya.

Selain itu pihaknya akan menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk dapat membantu dalam pendistribusian hasil olahan Wanita Terampil tersebut nantinya.

Saat ini wacana rumah produksi yang akan dibangun oleh Pemerintah di dua kecamatan tersebut diantaranya Lima KWT berada di Kecamatan Sekincau dan Satu di Kecamatan Sukau, “Pemerintah hanya memberikan tempat dan KWT memberikan secara hibah lokasi pembangunan (Tanah) jika itu nantinya dapat direalisasikan tampa kendala,” terang dia. (Safri)




IPPNU MoU Dengan Kementerian Agama Lambar

Translampung.com-Lampung Barat – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) & Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Lampung Barat melakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) dengan Kementrian Agama (kemeneg)

MOU tersebut ditandatangani oleh Maryan Hasan, M. Pd. I. selaku kepala seksi Pendidikan madrasah Lampung Barat, H. M. Danang Harisuseno, S, Ag. M.H selaku ketua PC Nahdlatul Ulama Lampung Barat, Bayu Rohman Selaku Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Lampung Barat, dan Siti Alfiah Selaku Sekertaris Umum Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ullama (IPPNU) Lampunlng Barat.

MOU yang ditandatangani tersebut berisikan tentang kesepahaman antara Kementerian Agama Lampung Barat (Seksi Pendidikan Madrasah) dan PC IPNU IPPNU Lampung Barat untuk membangun relasi kemitraan dalam pembentukan dan pengembangan Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU di lembaga pendidikan di bawah naungan Kementrian Agama. Kemitraan ini dilakukan secara berkelanjutan dan berjangka panjang dimulai dari pembangunan kesepahaman, perumusan konsep dan strategi, perencanaan teknis, pelaksanaan tahapan pembentukan dan pengembangan sampai evaluasi dan monitoring.

Bayu Rohman selaku ketua IPNU mengatakan bahwa subtansi dari MOU ini berdasarkan apa yang ada dalam PD PRT, POA dan buku panduan IPNU IPPNU dalam pembentukan Komisariat.

Bagi IPNU IPPNU khususnya Pimpinan Cabang Kabupaten Lampung Barat lanjut Bayu, MOU ini memiliki arti yang sangat penting. MOU ini berfungsi untuk meneguhkan semangat dan niat rekan-rekanita untuk mengembalikan puncak kaderisasi NU di tingkat sekolah dan madrasah. Dengan pembentukan Komisariat IPNU IPPNU di setiap Madrasah nantinya akan semakin menunjukkan peran NU dalam mengawal kaderisasi organisasinya mulai dari tingkat bawah,”katanya.

Penandatanganan MOU yang dilaksanakan dikantor Kementerian Agama Kab. Lampung Barat memiliki tujuan tertentu. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan kualitas SDM pelajar dan generasi muda di Lampung Barat dan memberikan kegiatan-kegiatan positif bagi para pelajar di Lampug Barat.

Selain itu, penandatanganan MOU yang dilakukan di depan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat ini mempunyai arti tersendiri. Arti yang ingin ditunjukkan adalah bahwa IPNU IPPNU sebagai sebuah organisasi pelajar akan ikut berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Eksistensi dan gaung pelajar NU harus ditunjukkan sebagai bukti bahwa mereka mempunyai peran bagi negeri ini, sebagaimana para pendahulu-pendahulu mereka pejuang kemerdekaan. Eksistensi dan gaung pelajar NU harus tampak, untuk membuktikan bahwa NU tidak hanya menang dalam segi kwantitas, tapi juga dari segi kwalitas.

Dengan semboyannya Belajar, Berjuang dan Bertaqwa maka IPNU IPPNU harus kembali menegakkan dan memahami kembali apa itu makna belajar, berjuang dan bertaqwa dalam MOU ini. MOU ini tidak dibuat hanya sebatas sebagai peneguh kerjasama kemitraan antara 3 lembaga, tapi lebih dari itu. MOU ini dibuat untuk memberikan pemahaman akan makna keaktifan seorang pelajar untuk mencerdaskan kehidupannya dan masyarakatnya. MOU ini ditandatangani untuk menegakkan kembali perjuangan mengawal kaderisasi NU, mengawal Manhaj Ahlussunnah Wal Jama’ah dan mengawal keutuhan NKRI. MOU ini dirancang untuk mengembalikan kesadaran ketaqwaan bahwa kita didunia ini untuk sebuah pengabdian, pengabdian kepada Agama, Nusa dan Bangsa.

Hi.M.Danang H,S.Ag,.MH selaku ketua PCNU Lamoung Barat berharap, bahwa ke depan MOU ini tidak hanya dilakukan dengan sekolah atau madrasah saja, melainkan berkembang sampai ke pesantren-pesantren melalui Rabitah Ma’ahid Islamiyah (RMI). Pengkaderan NU juga dilakukan terhadap para santri, karena awal mula NU berdiri dari kaum sarungan atau kaum santri. Selain itu kedepannya juga perlu dilakukan pembangunan kesepahaman antara IPNU IPPNU dengan lembaga-lembagan pendidikan lainnya. Hal ini tidak hanya mempunyai tujuan untuk kebesaran NU semata, tetapi juga bertujuan untuk kemajuan pelajar di Negara Indonesia. (Safri)




Kapolres Lambar, Terima Kunjungan Kepala PN Liwa

TRASNLAMPUNG.COM, LAMBAR
Kapolres lampung barat (Lambar), AKBP Rachmat Tri Haryadi,S.IK., M.H. menerima kunjungan ketua pengadilan negeri (PN) Liwa, Yuli Artha Puja Yotama,SH.MH. Di ruang kerja Kapolres Lambar. Senin (02/12).

Adapun kedatangan ketua PN Liwa diterima langsung Kapolres beserta PJU. Dalam kesempatan tersebut selain melakukan silaturahmi, juga perkenalan beliau sebagai pejabat baru yaitu ketua PN Liwa.

“Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi ketua PN Liwa bersama hakim Miryanto, SH. MH dan Panmud, Hukum Zulkifli Akbar, SH. MH. kami sangat senang atas kunjungannya, “ujar Kapolres.

Dengan ini, kata Kapolres, kita dapat saling memberikan masukan atau kiritikan serta menjalin komunukasi sinergitas yang positif dalam pelaksanaan tugas.

“Kunjungannya merupakan bentuk harmonisasi dari institusi PN dengan Polri dan juga sebagai bentuk kerjasama yang baik agar terwujud penegakan hukum yang maksimal, ”tandas Kapolres.




Kredibilitas Dua Pimpinan DPRD Lambar Dipertanyakan

TRANSLAMPUNG.COM, LAMBAR – Anggota DPRD Lampung Barat (Lambar) pertanyakan ketidak hadiran Dua Pimpinan DPRD setempat pada saat  rapat paripurna pembahasan penyampaian program pembentukan peraturan daerah Lampung Barat Tahun 2020 dan penyampaian pendapat ahir fraksi terhadap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Lampung Barat Tahun 2020 di ruang sidang utama makhga sana, Senin (25/11).

Kedua Pimpinan yang tidak hadir dalam acara paripurna Penyampaian Prolegda tahun 2020 dan kata ahir fraksi APBD tahun 2020 itu adalah Wakil Ketua I Sutikno dan Wakil Ketua II Irawansah.

Seperti yang disampaikan oleh politisi partai Nasdem, Erwin Suhendra yang mempertanyakan alasan ketidak hadiran kedua Pimpinan DPRD Lambar tersebut, mengingat kata Erwin sidang paripurna itu merupakan rapat tertinggi di lembaga dewan itu.

“Tidak elok jika rapat paripurna seperti ini tidak dihadiri oleh kedua Pimpinan, jangan sampai kita menyalahi aturan dan kita juga pertanyakan apa alasan kedua Pimpinan itu sampai tidak hadiir,” terangnya.

Hal yang sama juga dipertanyakan oleh Noviadi Politisi PKS yang menyampaikan bahwa ketidak hadiran kedua Pimpinan DPRD tersebut dalam paripurna Prolegda dan penyampaian kata ahir fraksi APBD Tahun 202p secara etika akan kurang baik dimata publik. Terlebih pada saat paripurna pengambilan keputusan untuk APBD Lampung Barat tahun 2020.

“Kalau untuk paripurna prolegda saya rasa tidak ada masalah namun untuk APBD 2020 saya rasa kurang tepat jika tidak dihadiri oleh kedua Pimpinan lainnya, untuk itu saya sarankan untuk di skor,” jelas Novi. (saf)




All Bikers Lambar-Pesibar, Galang Dana Untuk Meringankan, Alfatih Penyandang Penyakit Gastroschisis

TRANSLAMPUNG. COM, LAMBAR
-All Bikers lampung barat (Lambar) galang dana di ruas jalan hamtebiu dan sekitarnyan guna membantu meringankan, Alfatih penyandang penyakit Gastroschisis. Sabtu, (23/11).

Adapun, Alfatih merupakan anak dari Ibu, Marlina warga simpang luas, kecamatan batu ketulis, kabupaten Lambar yang lahir pada tanggal 24 maret 2019 bulan silam terlahir dengan kondisi memprihatinkan menderita penyakit Gastroschisis yaitu usus yang berada di luar perut, membuat All Bikers Lambar bergerak menggalang dana untuk biaya operasi dan membeli cangkang otot.

Menurut, kordinator lapangan yang mewakili All Bikers Lambar, Imenk mengatakan, anak tersebut merupakan saudara kita bersama yang harus dibantu, kami tidak bisa membantu lebih, kami hanya bisa membantu seperti ini turun kejalanan untuk menggalang dana.

“Uangnya nanti akan kami serahkan langsung ke pihak keluarga, Alfatih yang ada di simpang luas, guna membantu sedikit meringankan beban keluarga dan khususnya adik kita yang baru lahir beberapa bulan silam, untuk membeli cangkang otot, ” Ungkapnya, kepada translampung. Com, di lokasi.

Selain itu juga dia, berharap keringanan tangan bantuan dari semua kalangan, untuk dapat menyisihkan sedikit rizki untuk pengobatan dan penanganan, Alfatih yang menyandang penyakit langka tersebut.

“Mari kita bantu adik kita ini dengan meringankan beban yang ia pikul saat ini, kami mewakili Allbiker Lambar dan Japstyle membuka penggalangan donasi untuk adik fatih,” Harapnya, dengan logat khasnya.

Sementara melalui sambungan telepon seluler, Marlina ibunda dari Alfatih ini menceritakan kondisi anaknya saat ini, sekarang Alfatih berumur 8 bulan, agar bisa menempuh operasi membutuhkan biaya sebesar Rp.55.000.000 juta dan harus nunggu genap satu tahun agar bisa operasi.

“Kemarin sih kata dokter bedah anak harus dipasang alat diperutnya, ada bantuan alat dari pemerintah tapi itu tidak bisa dipakai untuk kasus seperti ini, kalau penjelasan dari dokter sih nanti akan lengket diperutnya dan juga tidak bisa jangka lama, kalau yang beli itu bisa dipakai jangka lama dan tidak lengket, “. Ungkap.

Bantuan dapat disalurkan siang nanti 24 November 2019 pukul 13.00/14.00 Wib didepan Taman Hamtebiu Lambar, disana nanti pengguna jalan akan disuguhkan music yang diselenggarakan komunitas. Selain itu juga dapat langsung di salurkan kepada ibunda, Alfatih (Marlina) dengan nomer telpon
0857-6844-4581.




Polres Lambar, Peringati Maulid Nabi Muhamad 1441H Di Masjid Al-Iklas Setempat

TRANSLAMPUNG.COM, LAMBAR
-Polres lampung barat (Lambar) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “meneladani akhlak dan kepemimpinan Nabi Muhammad kita wujudkan Polri yang promoter, berprestasi, Inovatif, dan SDM unggul demi Indonesia maju”. Di masjid Al-ikhlas Polres setempat. Jumat (22/11).

Dalam sambutan Kapolres Lambar AKBP Rahmat Tri Hariyadi S.ik,M.H mengatakan, peringatan maulid nabi SAW tahu 1441H, semoga bisa menjadi instropeksi diri bagi kita sehingga dapat menjadi semangat dalam melaksanakan tugas sehai-hari.

“Hikmah dari maulid nabi ini saya harapkan kita sama-sama mendengar apa yang nanti disampaikan Ustad, untuk kita jadikan motifasi kepada diri kita semua demi pelayanan kepada masyarakat, pelindungan dan pengayoman sehingga apa yang di harapkan oleh masyarakat dapat terwujud, ”ujar Kapolres.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah oleh Bripka Maliki dan Bripda Heni, dan tausiah yang di sampaikan oleh, Ustad H. Baharudin Nyaman yang dalam materinya menyampaikan tentang ketauladanan Rasulullah SAW yang di implementasikan ke dalam tugas Polri.

Turit hadir dalam kegiatan tersebut ketua cabang Bhayangkari Lambar, Ny.Anggie Rachmat, Waka Polres Lambar, Kompol Vicky Dzulkarnain, para Kabag, Kasat, Perwira, anggota Polres dan Polsek Jajaran serta ASN berikut Bhayangkari.




DPRD Lambar, Wacanakan Pansus Pembebasan Lahan Lindung Suka Pura

TRANSLAMPUNG. COM, LAMBAR
-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) wacanakan pembentukan Panitia Khususu (Pansus) guna pembebasan lahan Suka Pura dari hutan lindung.

Hal tersebut terungkap saat hearing antara Badan Anggran DPRD Lambar dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat di ruang sidang utama makhgasana kantor setempat,(15-11).

Tidak adanya kejelasan terkait pembebasan lahan suka pura yang masuk dalam kawasan hutan indung itu, membuat sejumlah legislator yang duduk di parlemen mengusulkan untuk dibentuknya Pansus suka pura. “Permasalahan ini sudah berlangsung sejak lama, namun hingga kini belum juga ada titik terang, untuk itu agar kita bisa fokus dalam penyelesaian masalah ini saya mengusulkan agar dapat dibentuk Pansus,” Ujar Ismun anggota Banang yang notabene merupakan Ketua Fraksi Golkar.

Senada yang disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Lambar Sutikno, dia juga mendukung agar dibentuknya Pansus suka pura tersebut, karna menurut Sutik berdasarkan pengalaman pribadinya dalam melakukan pembebasan lahan seperti itu cukup memerlukan waktu yang panjang dan rumit. “Dulu waktu saya membebaskan kawasan hutan lindung seperti ini di daerah saya, selain lama cukup ribet, makanya saya setuju sekali kalau dibentuk Pansus, biar kinerja kita lebih terarah dan fokus dalam permasalahan ini,” terang Sutikno yang juga merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Lambar itu.

Sementara Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.kom yang selama ini dikenal cukup getol dan menjadi garda terdepan dalam memperjuangakan pembebasan masyrakat yang ada di suka pura, selain mendukung untuk dibentuknya Pansus, dia juga menekankan terhadap Satuan Kerja (Satker) terkait agar lebih intensif dalam penyelesaian sengketa lahan yang berada di Pekon Suka Pura Kecamatan Sumber Jaya tersebut. “Saya mintak baik PMD maupun Tapem agar bisa jemput bola ke Pemerintah Pusat dalam hal penyelesaian permasalahan ini, karna Pemerintah Pusat sudah memberikan isarat untuk membantu kita dalam hal pembebasan suka pura ini” terang Edi.

Edi menambahkan peluang suka pura keluar dari hutan lidung cukup besar, karna selain lahan yang ada di suka pura memang sudah dihuni dan menjadi perkampungan sejak Tahun 1951, bukti sejarah bahwa daerah tersebut diserahkan secara langsung oleh Presiden pertama Sukarno hingga kini masih ada berupa monumen tugu yang diberi nama tugu sukarno dan penggilingan padi yang dahulunya diresmikan langsung oleh bung hata. “Jadi masyarakat yang menghuni suka pura itu bukan perambah, itu tanah diberikan langsung oleh bung karno, dan hingga kini mereka juga taat dalam membayar pajak,” tegas Edi.

Untuk itu Edi berharap terhadap Satker terkait agar dapat bersinergi dalam membebaskan daerah suka pura tersebut dari kawasan hutan lindung. “Saya yakin jika kita bekerja lebih keras lagi dan bersinergi satu dengan yang lain, impian kita untuk membebaskan daerah suka pura dari hutan lindung dapat terwujut,” pungkas Edi yang juga merupakan Ketua Banang tersebut.(sf)




DPRD Lambar, Dukung Angaran Media Tiga Milyar

TRANSLAMPUNG. COM, LAMBAR
-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Edi Novial, S.Kom mendukung penuh anggran dana Publikasi terhadap media di Kabupaten Lampung Barat. Hal tersebut disampaikannya ketika rapat kerja Badan Anggran (Banang) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diruang sidang makhgasa kantor DPRD setampat 14-11.

Menurut Edi media merupakan mitra kerja dari pemerintah baik eksekutif maupun legislatif dalam hal menyebarluaskan informasi, baik dalam bentuk hasil kinerja maupun tugas dan tupoksi. “Keberadaan media sangat kita butuhkan, karna dengan adanya media masyrakat bisa tau apa yang akan, sedang, dan telah kita lakukan,” ujar Edi Noval yang juga merupakan Ketua Banggar itu.

Selain itu Edi juga menambahkan, keberadaan media juga berperan besar dalam memajukan Kabupaten Lampung Barat. Salah satu contoh kata Edi, promosi dan pemberitaan yang disampaikan oleh media selama ini, tentang keindahan dan kenyamanan Lampung Barat secara tidak langsung membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahtraan masyrakat.

“Informasi yang disampaiakan melalui media tentang keberadaan Lambar yg bagus, memicu peningkatan kunjungan dan investor untuk datang ke Lambar, dan ini bisa meningkatkan pendapatan kita yang bisa kita gunakan untuk peningkatan kesejahtraan masyarak, untuk itu sudah seharusnya kita juga mendukung anggaran mereka,” sontak uangkapan tersebut mendapat senyuman dari anggota Banggar yang lain, seraya mengamini akan dukungan agaran tersebut.

Dalam pembahasan atara Banang dan OPD, Dinas Kominfo yang notabene merupakan leading sektor dari penganggaran media telah mengajukan anggarkan lebih dari Tiga Miliar yang terbagi untuk publikasi media cetak, televisi, online, dan streming. (Sf)




Polres, Gelar Nobar Hanya Manusia Bersama Pelajar Dan Insan Pers Lambar-Pesibar

TRANSLAMPUNG. COM, Lambar
-Kapolres lampung barat (Lambar) menyelenggarakan nonton bareng (Nobar) filim “Hanya Manusia” bersama siswa dan siswi tingkat menengah atas Lambar-Pesibar dan insan Pers. Di mall bumi kedaton, bandar lampung, selasa (12/11).

Kegiatan tersebut, dihadiri sekitar 131 penonton termasuk, Kapolres Lambar AKBP Rachmat Tri Hariyadi, S.IK.,M.H., Kabag Sumda Kompol Feri Anda Eka Putra,SH., PJU Polres Lambar, Kapolsek Sekincau, Personil Polres Lambar, Bhayangkari Polres Lambar dan tamu undangan lainnya.

Dengan diikuti 60 Pelajar dari kabupaten Lambar dan Pesibar diantaranya, SMKN Liwa, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sekuting, SMAN 1 Liwa, SMKN 1 Krui dan Ponpes Miftahurrohmah beserta Insan Pers.

Menurut, Kapolres Lambar, AKBP. Rachmat Tri Haryadi, SIK.MH mengatakan kegiatan ini adalah bagaimana motivasi seluruh angota dan siswa sekolah dalam berjuang dan menegakan keadilan.

” Tentu dalam menanamkan nilai-nilai perjuangan bahkan tidak semata dalam perjuangan bahkan nyawapun jadi taruhan, dalam melaksanakan propesi dan menciptakan keamanan untuk masyrakat, “Pungkasnya.




Japstyle Lambar-Pesibar Bersama All Bikers, Turing Ke Pantai Labju

TRANSLAMPUNG. COM, LAMBAR
-Japstyle Lambar-Pesibar Turing bersama All Bikers, kepantai labuhan jukung kabupaten pesisir barat (Pesibar), sekaligus mengahadiri penutupan festival surfing tingkat pelajar nasional. Sabtu, (9/11).

Dalam acara tersebut, para gabungan Japstyle dan All Bikers menyempatkan diri meningmati indahnya pantai labuhan jukung sebelum menghadiri penutupan Festival Surfing tingkat nasional tersebut.

” Adapun agenda pada hari ini, yakni turing dari hamtebiu Lambar menuju pantai labuhan jukung yang sejatinya star pada pukul 14:00WIB, dan pinis di pantai Labju pada jam 15:00WIB, yang tidak lain hanya sebagai bentuk kekompakan club untuk menyatukan visi dan misi, ” Ungkap, Kompol. Vicky Zulkarnain, di lokasi kuliner Labju.

Masih menurut dia, selanjutnya club All Bikers dan Japstyle Lambar Pesibar rehat sekaligus menyempatkan diri untuk ber-foto foto di pantai Labju hingga menjelang malam tiba yang meliputi Japstyle unit 10 motor dan All Bikers unit 50 motor.

” Pada malam harinya, dilanjutkan bakar-bakar ikan dan santap malam bersama sekaligus menutup acara turing pada hari ini dan jika tidak ada kendala pada pukul 21:00WIB, akan balik arah menuju kabupaten Lambar, “Pungkasnya.

Sementara, Pembina All Bikers Pesibar, Putrawan Jayadiningrat mengungkapkan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada komonitas Japstyle dan All Bikers yang sudah menyempatkan diri untuk bisa berkunjung ke negri sai batin dan para ulama ini.

” Semoga kedepannya, Japstyle dan All Bikers bisa lebih kompak lagi. Dan dapat saling mengenalkan tempat-tempat pariwisata, kuliner dan yang lain-lain di masing-masing kabupaten, sehingga secara tidak langsung memperkenalkan daerah masing-masing untuk dikenal lagi di luar daerah, “Tandasnya.