Peringati HPN dan HUT ke-10 Pringsewu , PWI Adakan Lomba Mancing 

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU- Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019 dan HUT Kabupaten Pringsewu ke-10, PWI Kabupaten Pringsewu dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Pringsewu menggelar lomba memancing di Kolam Pemancingan Ibnu Pandu, Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Sabtu (23/2).

Lomba yang diikuti ratusan peserta dan tanpa dipungut biaya ini, dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., dihadiri sejumlah kepala OPD Pemkab Pringsewu, Ketua PWI Kabupaten Pringsewu Budi Karyadi beserta Ketua IKWI Ny.Nur Indah Sari Karyadi serta jajaran pengurus dan anggota PWI dan IKWI Kabupaten Pringsewu.

Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers di Kabupaten Pringsewu, khususnya jajaran PWI Kabupaten Pringsewu, sekaligus memberikan apresiasi kepada PWI dan IKWI Kabupaten Pringsewu yang telah menggelar lomba memancing tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Pringsewu tentunya sangat mendukung kegiatan yang sangat positif ini. Selain dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2019, juga sebagai salah satu bentuk partisipasi PWI dalam rangka memeriahkan dan menyambut HUT ke-10 Kabupaten Pringsewu,” katanya.

Kegiatan ini, lanjut Fauzi, selain dapat meningkatkan tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Pringsewu, sehingga sekaligus turut mensukseskan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Pringsewu.

Ketua PWI Kabupaten Pringsewu Budi Karyadi, mengatakan Hari Pers Nasional 2019 telah digelar beberapa waktu lalu di Kota Surabaya, Jawa Timur, dimana PWI Kabupaten Pringsewu juga mengirimkan delegasinya. Lomba memancing ini, kata Budi, hanya salah satu bagian dari rangkaian kegiatan HPN, dan puncaknya, rencananya nanti PWI Kabupaten Pringsewu akan menggelarnya di area Nggruput, komplek Pemkab Pringsewu.

Budi juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang selama ini selalu mensupport kegiatan PWI.

“Saya berharap kegiatan lomba memancing yang mengangkat tema ‘PWI-IKWI-Pemkab Pringsewu Bersinergi’ ini betul-betul dapat lebih meningkatkan sinergitas yang telah terjalin, sebagaimana tema HUT Ke-10 Kabupaten Pringsewu yakni ‘Bersatu, Berkarya dan Bersahaja’,” harapnya. (Rez)




HPSN 2019, Ketua Bhayangkari Lampura Bersih Bersih Pasar, Dan Sosialisasikan Lingkungan Sehat

TRANSLAMPUNG.COM

LAMPUNG UTARA – Ketua Bhayangkari Cabang Lampung Utara Dini Budiman bersama para pengurus, guru dan murid Yayasan Kemala Bhayangkari melakukan bersih bersih dipasar dekon dan stasiun Kotabumi, sabtu (23/02/2019)
Kegiatan dalam ramgka memperingati Hari Perduli Sampah Nasional (HPSN) tersebut diikuti juga oleh Kapolres AKBP Budiman sulaksono, Kasat Lantas AKP M. Yani Endang, dan para Polwan Polres Lampung Utara.
Dikatakan Dini Budiman kerja bakti bersih-bersih ini dilakukan dalam rangka memeringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019, oleh karena nya saya mengajak semua yang hadir hari ini untuk membangun kesadaran bersama untuk hidup bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah dengan baik dan ramah lingkungan.
” Kegiatan  ini adalah suatu bentuk dukungan pengurus Bhayangkari Cabang Lampung Utara dan Polwan Polres Lampung Utara kepada pemerintah dalam memeringati  Hari Peduli Sampah Nasional 2019 yang  mengusung tema kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai,” ucap Dini Budiman
Selain melakukan bersih bersih ucap Dini,  kami juga melakukan sosialisasi kebersihan kepada anak-anak TK Kemala Bhayangkari, karena melalui momentum ini, kita ingin menanamkan kesadaran kepada masyarakat dan anak-anak murid yang ada di Yayasan Kemala Bhayangkari, khususnya kepada ibu-ibu Bhayangkari dan Polwan, agar dapat mengajak seluruh elemen masyarakt untuk perduli akan kebersihan.
“Mari kita mensosialisasikan dan mengaja seluruh lapisan masyarakat yang dimulai dari keluarga dan lingkungan kita untuk terus menerus menuju lingkungan sehat,”  pungkasnya (Iwan/ek)



Aksi Damai Guru Honorer K2 Pupus Lantaran Anggaran, Sekda : Mohon Dimaklumi

TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN – Aksi damai protes puluhan perwakilan Tenaga Guru Honorer K2 yang dilakukan pada kamis hingga jum’at (21-22/2/2019) kemarin. Lantaran tidak dibukanya perekrutan P3K, mendapat tanggapan serius dari pemkab Tulangbawang Barat (TUBABA) lampung.

Hal tersebut disampaikan melalui pers release resmi Pemkab Tubaba, menyatakan penjelasan terkait Penerimaan PPPK Tahap I Tahun 2019 dari Tenaga Eks THK2 dan Penyuluh Pertanian di Tubaba.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tubaba, saya Sekretaris Daerah mewakili Bupati Tubaba H.Umar Ahmad menyampaikan bahwa, berkaitan dengan Penerimaan PPPK Tahap I Eks THK2 dan Tenaga Penyuluh Pertanian, perlu kami sampaikan beberapa hal penting.” Kata Sekda dalam pres release saat dikutip translampung.com pada (23/2/2019).

Lanjut sekda, berkaitan dengan prihal tersebut pada tanggal 5 Februari 2019 Bupati Tulang Bawang Barat menerima Surat dari Kementerian PAN dan RB Nomor B/149/FP3K/M.SM.01.00/2019 tertanggal 4 Februari 2019 tentang Pengadaan PPPK Tahap I tahun 2019 yang antara lain berisi, agar daerah menyiapkan anggaran (gaji dan tunjangan bagi peserta yang lulus seleksi dan biaya pelaksanaan seleksi PPPK) sesuai dengan mekanisme  pengaturan penganggaran berdasarkan perundang undangan yang berlaku, lalu yang kedua Mengusulkan kebutuhan PPPK Tahap I kepada Kementerian PAN dan RB.

” Berdasarkan surat tersebut diatas Kabupaten Tulang Bawang Barat telah menjawab melalui Surat Bupati Tulang Bawang Barat Nomor : 800/087/III.03/TUBABA/2019 tanggal 6 Februari 2019 yang antara lain menyampaikan usulan kebutuhan (formasi) PPPK sebanyak 165 orang yang terdiri dari 135 orang tenaga Guru eks THK2 dan 32 orang Tenaga Penyuluh Pertanian.” Jelasnya.

Sementara, pada APBD Tahun Anggaran 2019 tidak teranggarkan, dikarenakan Surat MENPAN-RB diterima setelah APBD ditetapkan dan tidak ada anggaran dari APBN yang dikucurkan ke APBD untuk penerimaan PPPK,

“ Karena nantinya, semua gaji dan biaya penerimaan sepenuhnya dibebankan pada APBD, jadi harap untuk dimaklumi.” Imbuhnya. (Dirman).




Rampas HP Milik Para Pelajar, Dua Orang Pelaku Berikut Pembelinya Ditangkap Tekab 308 Polres Tulang Bawang

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Tim khusus anti bandit (tekab 308) Polres Tulang Bawang berhasil menangkap FA (22), ER (20), RY (35) dan WA (36), mereka adalah pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) dan pembeli barang hasil curas.

Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, para pelaku ditangkap hari Kamis (21/2), pada jam dan tempat yang berbeda.

“Pelaku FA berprofesi buruh, warga Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah dan pelaku ER berprofesi buruh, warga Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang. Mereka ditangkap sekira pukul 19.00 WIB saat sedang berada di rumah pelaku FA,” ujar AKP Zainul. Sabtu (23/2).

Lanjutnya, petugas kami langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku RY berprofesi buruh, warga Kelurahan Marga Mulya saat sedang di rumahnya, kemudian petugas kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku WA berprofesi buruh, warga Kelurahan Uman Agung, Kecamatan Bandar Mataram juga saat sedang berada di rumahnya.

Aksi kejahatan yang dilakukan oleh pelaku FA dan ER terjadi hari Senin (18/2), sekira pukul 20.00 WIB, yang mana saat itu para pelaku mendatangi korban IA (16), bersatus pelajar, warga Tiyuh Jaya Murni, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat saat korban bersama 5 orang rekannya di kontrakan tempat temannya AK (16), yang juga bersatus pelajar, di Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya.

“Pelaku FA dan ER langsung marah-marah dan memukul para korban, selanjutnya para korban diminta untuk membelikan para pelaku miras jenis tuak. Usai dibelikan tuak, para pelaku juga menyuruh korban bersama 5 orang rekannya untuk meminum tuak tersebut. Selanjutnya korban bersama 5 orang rekannya diajak oleh pelaku FA dan ER ke Lapangan Persada, Pasar Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, di lapangan tersebut HP (handphone) milik korban bersama ke 5 orang rekannya diambil paksa oleh para pelaku. Usai mengambil HP, para pelaku langsung kabur melarikan diri.” papar AKP Zainul.

Akibat kejadian tersebut, korban dan ke 5 orang rekannya mengalami kerugian 5 unit HP yaitu HP Samsung J2 Prime warna putih, HP Samsung J1 Prime warna putih, Hp Oppo warna biru tua, HP Xiamo 52 warna gold dan HP Advan warna hitam, yang semuanya ditaksir sekira 5 Juta.

Berbekal laporan dari korban, petugas kami langsung melakukan penyelidikan untuk mencari para pelaku. Berkat keuletan dan kegigihan petugas dilapangan akhirnya para pelaku utama dan pembeli HP berhasil diungkap.

“Dari tangan pelaku utama FA dan ER, petugas menyita BB (barang bukti) berupa Samsung J2 Prime warna putih, HP Samsung J1 Prime warna putih dan sepeda motor honda supra X warna hitam yang digunakan oleh para pelaku, sedangkan dari tangan RY dan WA yang merupakan pembeli barang hasil kejahatan, petugas kami berhasil menyita BB Hp Oppo warna biru tua,” terang AKP Zainul.

Saat ini para pelaku sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk pelaku FA dan ER akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun. Sedangkan pelaku RY dan WA akan dijerat dengan Pasal 480 KUHPidana tentang penadahan barang hasil kejahatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.(*/Als)




KPUD Tubaba Terima Kiriman Logistik Pemilu C1 Dari PT.PBK

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tulangbawang Barat (TUBABA) Lampung, kembali menerima sejumlah pengiriman Logistik Pemilu 2019 model Formulir C1 dari PT.Pura Barutama Kudus (PBK), jawa Tengah (JATENG) pada 22 Februari Pukul 21.00 Wib.

Adapun Jenis dan Jumlah Formulir tersebut diantaranya. 1. Formulir C A4 KPU : 3188 lembar 2. Formulir C1 A4 Presiden dan Wakil Presiden : 1594 lembar 3. Formulir C1 A4 Pemilu DPD : 4782 lembar 4. Formulir C1 A4 Pemilu DPR Dapil Lampung 2 : 4782 lembar 5. Formulir C1 A4 Pemilu DPRD Provinsi Dapil Lampung 6 : 4782 lembar. 6. Formulir C1 A4 Pemilu DPRD Kabupaten Kota Dapil 1 : 1524 lembar 7. Formulir C1 A4 Pemilu DPRD Kabupaten Kota Dapil 2 : 1098 lembar 8. Formulir C1 A4 Pemilu DPRD Kabupaten Kota Dapil 3 : 852 lembar 9. Formulir C1 A4 Pemilu DPRD Kabupaten Kota Dapil 4 : 1308 lembar 10. Formulir C1 Plano Presiden dan Wakil Presiden : 1594 lembar. 11. Formulir C1 Plano Pemilu DPD : 3985 lembar. 12. Formulir C1 Plano Pemilu DPR Dapil Lampung 2 : 14346.lembar dan 13. Formulir C1 Plano Pemilu DPRD Provinsi Dapil Lampung 6 : 14346 lembar.


Berdasar pantauan translampung.com Total logistik Pemilu 2019 berupa Formulir C1 berjumlah : 56587 lembar yang dikemas dalam 104 boks, diterima langsung oleh Ketua KPUD Ismanto Ahmad dan Ketua Bawaslu Midian, di gudang Logistik KPUD Tiyuh (Desa) Candra Mukti Tulangbawang Tengah Tubaba.

Hingga berita ini diturunkan pihak KPUD Tubaba belum dapat dimintai keterangan terkait kedatangan Logistik Formulir C1 Pemilihan Umum.(Dirman)








Puluhan Guru K2 Datangi Rumdis Bupati Mereka Ancam Dirikan Tenda.

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.

Puluhan guru honorer dan penyuluh pertanian di Tulangbawang Barat (TUBABA) Lampung, kembali mencari Bupati Umar Ahmad dengan mendatangi rumah dinas Bupati di Panaragan Jaya, Jumat (22/2) sekitar pukul 17.30.

Berdasar pantauan translampung.com, sehari sebelumnya mereka juga mendatangi Kantor Bupati namun kedatangan mereka tidak ditanggapi satu pejabatpun. Kedatangan para tenaga honorer tersebut ingin bertemu langsung dengan Bupati untuk memprotes tidak adanya perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) seperti yang dilakukan 13 Kabupaten kota lainya.

“Pokoknya kami mau ketemu Bupati. Sudah dua hari ini kami mencari dia. Kami sudah puluhan tahun mengabdi sebagai guru honorer kok gak diperhatiin.” Kata Nita selaku juru bicara guru honorer.

Selaku guru honorer dia menyayangkan Bupati tidak membuka pendaftaran PPPK, padahal pembiayaannya ditanggung dari APBN.

” Kabupaten lain sudah ada MoU dengan pusat. Tapi, Tubaba gak ada upaya jadi kami gak bisa daftar.” Tegasnya yang diamini puluhan guru lainnya.

Hal serupa juga dikatakan Masro’i, selaku PPL pertanian dia juga menyayangkan tidak adanya pembukaan PPPK di kabupaten setempat. Padahal, perekrutan tersebut merupakan momen yang ditunggu pegawai honorer yang tidak memenuhi syarat tes dari jalur K2 dan umum.

“Kami dapat informasi perekrutan PPPK inikan dibiayai dari pusat dengan dana APBN. Tapi, kok pak bupati gak respon.” Jelasnya.

Para guru dan PPL berharap pemkab dapat mencarikan solusi terhadap nasib mereka dengan memberikan prioritas menjadi ASN.

” Kalau lewat PPPK gak mungkin lagi karena sudah tutup, dan usia kami semakin bertambah.” ujar Masro’i yang diamini Samsul hadi

Karena tidak ketemu satupun pejabat, para guru mengaku akan kembali mendatangi kantor Bupati dan rumah dinas.

” Pokoknya kami harus ketemu Bupati. Kalau tuntutan kami tidak dipenuhi kami akan membuat tenda di depan rumdis ini.” teriak mereka.

Perlu diketahui bupati dan wakil bupati beserta sejumlah pejabat sedang melakukan kunjungan kerja ke Bali. Sedangkan, Sekdakab juga sedang DL di Bandar Lampung. (Dirman).




Ada Agenda Lain, Kunjungan Mabes Polri ke Tubaba ditunda.

TRANSLAMPUNG.COM-PANARAGAN.

Kunjungan sejumlah rombongan anggota Mabes Polri dan Polda Lampung, pada minggu 24 Februari 2019 mendatang di Kabupaten Tulangbawang Barat (TUBABA) dalam Rangka Verifikasi Pembangunan gedung Mapolres di Kabupaten setempat ditunda.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (SEKDAKAB) Kabupaten Tubaba, Herwan Sahri, SH.M.Ap melalui sambungan telepon saat dihubungi translampung.com pada Jum’at (22/2/2019) sekitar pukul 16.00 Wib.

“Rombongan dari Mabes Polri dan Polda Lampung yang sebelumnya direncanakan akan hadir di Tubaba untuk melihat kesiapan pembangunan Kantor Markas Polres Tubaba, sementara ditunda dan akan dijadwalkan kembali.” Kata Herwan Sahri.

Menurut Sekda, sebelumnya dari Mabes Polri, Polda Lampung dan Polres Tuba telah mengagendakan pada hari Minggu 24 Februari 2019.

“Koordinasi dari Polres Tuba juga memang tanggal itu, tetapi Pemda Tubaba dapat informasi bahwa Kepala rombongan yang akan hadir dari Mabes Polri pada tanggal 24 Februari 2019 tersebut, ada agenda lain dengan bapak Kapolri, untuk itu kita dapat informasi akan dijadwalkan kembali.” katanya

Hal senada dibenarkan Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi.S.Ik, bahwa rencana kehadiran rombongan tim Verifikasi Rencana Pembangunan gedung Mapolres Tubaba sementara ditunda.

“Ya, sementara kunjungan dari Mabes Polri dan Polda Lampung ditunda, kita sudah dapat kabar dari Polda Lampung bahwa rencana sebelumnya ditunda sementara waktu. Nanti kalau sudah terjadwal akan disampaikan kembali.” Imbuh (Dirman).

 







Polres Tulang Bawang Berikan Bantuan Kepada Korban Terdampak Banjir di Menggala

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH dan Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Tulang Bawang Ny. Irni Syaful Wahyudi bersama Tim Dokkes (kedokteran dan kesehatan) Polres memberikan bantuan kepada warga korban terdampat bencana banjir.

Kegiatan tersebut, dilaksanakan hari Jumat (22/2), sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di Pasar Lama, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

Kapolres mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dari Polres terhadap kesehatan dan kepada warga korban terdampak bencana banjir di Menggala.

“Sebanyak 51 orang warga terdampak bencana banjir mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis dari Tim Dokkes Polres,” tutur AKBP Syaiful.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan bantuan dari Polres untuk korban bencana banjir yang ada di Kampung Bugis dan Pasar Lama Menggala, yang mana bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tulang Bawang.

Satuan Sabhara (Satsabhara) Polres juga telah mendirikan tenda posko tanggap bencana yang berdekatan dengan posko BPBD (badan penanggulan bencana daerah), yang mana posko tersebut juga akan ditunggu oleh personel untuk memantau situasi dan kondisi terkini dari bencana banjir di Menggala.

Tampak hadir dalam kegiatan ini, Kapolres, Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Tulang Bawang, Kasat Sabhara AKP Anas Sobirin, Kasat Binmas Iptu Joni AB, Kapolsek Menggala Iptu Zulkifli, Tim Dokkes Polres, Kasi Yankes Primer Kabupaten Tulang Bawang, Tim Kesehatan Puskesmas Menggala dan Tim Kesehatan Puskesdim Tulang Bawang. (*/als)




Tiga Pria Diduga Pelaku Kekerasan Seksual Penyandang Disabilitas Diamankan Polsek Sukoharjo

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU – Tiga orang terduga tindak kekerasan seksual dalam rumah tangga atau hubungan sedarah, terdiri dari ayah, kakak dan adik terhadap korbannya perempuan berusia 18 tahun berinisial AG, seorang penyandang disabilitas yang terjadi di Pekon Pangung Rejo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu diamankan Polsek Sukoharjo Polres Tanggamus.

Terduga sebagai ayah korban berinisial M (45), kakak berinisial SA (24) dan YF (16) diamankan saat berada di rumahnya, tadi malam, Kamis (21/2/19) malam.

Dalam dugaan hubungan sedarah tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti beberapa helai baju, celana dalam,celana panjang milik terduga JM, beberapa helai baju, celana dalam,celana panjang milik SA, beberapa helai baju, celana dalam, celana panjang milik terduga YF dan beberapa helai baju, celana dalam, celana panjang milik korban AG.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM. Kapolsek Sukoharjo Iptu Deddy Wahyudi, SH. mengungkapkan, ketiga terduga diamankan berdasarkan laporan Tarseno (51) selaku Satgas Merah Putih Perlindungan Anak Pekon Panggung Rejo.

“Ketiga terduga diamankan tanpa perlawanan saat berada di rumahnya sekitar pukul 21.00 WIB,” ungkap Iptu Deddy Wahyudi di Mapolsek Sukoharjo.

Saat ini terduga masih diamankan di Polsek Sukoharjo, selanjutnya proses penyidikan dilimpahkan Satreskrim Polres Tanggamus.

“Tindak lanjut, para terduga akan dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Tanggamus besok, Jumat (22/2/19,” pungkasnya.

Sementara berdasarkan laporan pendamping korban, bahwa ia menceritakan kepada Purwanti (44) selaku pendamping perempuan, korban telah dipaksa berkali-kali melakukan hubungan sedarah baik oleh ayahnya, kakaknya maupun adiknya.

Korban yang menderita keterbelakangan atau disabilitas itu tidak dapat melakukan perlawanan, sebab dia takut kepada mereka.

“Ketiga terlapor, selalu memaksa berhubungan badan, namun korban takut memberitahukan kepada orang lain. Itu juga terungkap setelah korban dibawa ke psikiater,” kata pelapor dalam laporan tanggal 21 Februari 2019. (rez)




Peringati HPSN, Pemkab Pesawaran bersama Instansi Tanggulangi Sampah Dermaga Ketapang

TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARAN – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Polres Pesawaran dan instansi terkait menggelar bersih -bersih sampah sepanjang pantai Dermaga Ketapang Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Kamis (21/2/19).

Dalam memperingati HPSN tahun 2019 ini pihak DLH dan Polres Pesawaran bersama intansi terkait sebelum terjun melakukan bersih -bersih terlebih dahulu melaksanakan apel bersama dengan tema “Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai” dan dalam apel ini di pimpin oleh kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro yang melibatakan kurang lebih 600 personel, terdiri dari  Polri, TNI/Marinir, anggota Satpol PP, Pasukan Kuning dan kelompok masyarakat peduli lingkungan yang ada di kabupaten pesawaran.

Menurut kepala DLH Pesawaran Sopyan Agani mejelaskan bahwa dalam rangka memperingati HPSN pihaknya mengajak masyarakat terutama masyarakat di kabupaten pesawaran untuk bersama -sama menjaga lingkungan sekitar, terutama terhadap sampah untuk menghindari penyebaran penyakit seperti DBD dan lainya.

“Memang pihak kami sudah rutinitas setiap harinya membersihkan sampah -sampah yang ada di wilayah pesawaran dan pada peringatan HPSN Tahun 2019 ini mari kita kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai “,kata Sopyan Agani.

Sementara selaku Kapolres Pesawaran, AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan bahwa  pada kegiatan saat ini telah melibatkan kurang lebih sebanyak 600 personil, terdiri dari anggota Polri, TNI/Marinir,anggota Satpol PP serta pasukan kuning dari DLH dan kelompok masyarakat peduli lingkungan yang terjun untuk melakukan bersih- bersih sampah di sepanjang pantai ini.

“Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat disepanjang pinggiran laut Dermaga Ketapang dapat peduli dan ikut serta dalam menjaga lingkungan sekitar, terutama terhadap sampah,” pungkasnya.(ydn)