Pimpinan DPRD Kota Bandarlampung Resmi Di jabat Oleh Wiyadi

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Unsur pimpinan DPRD Kota Bandarlampung defenitif Masa jabatan 2019-2024 melaksanakan sumpah jabatan yang di lakasnakan dalam agenda paripurna yang di laksanakan di rruaang sidang paripurna DPRD Kota Bandarlampung, Senin ,(23/9/19)

Adapun unsur pimpinan DPRD yang baru di lakukan sumpah jabatan antara lain , Wiyadi selaku ketua DPRD Kota Bandarlampung dari partai PDI-P sedangkan tiga wakil ketua DPRD Bandarlampung definitif yaitu Wakil Ketua 1, Aderli Imelda Sari (Partai Gerindra), Wakil Ketua 2, Aep Saripudin (PKS), dan Wakil Ketua 3, Edison Hadjar (PAN).

Dalam sumpah jabatan yang di laksanakan oleh beberapa unsur pimpinan DPRD Kota ini selaku pemandu dalam acara ini di  lakukan oleh  ketua Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Timur Pradoko, dan dihadiri oleh dWalikota Bandarlampung, Herman HN, Wakil Walikota Bandarlampung, Yusuf Kohar, Asisten 1 Pemprov Lampung, Irwan S Marpaung, Sekretaris DPRD Bandarlampung, Nettylia Syukri, dan anggota DPRD Bandarlampung (ydn).




Coffee Morning Bersama Pers, Danrem 043/ Gatam Paparkan Kegiatan HUT Ke-74 TNI

TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNG – Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam paparkan kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 TNI dalam acara coffee morning bersama insan pers Lampung dengan tema “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat”, di Makorem 043/Gatam, Senin (23/9).

Danrem 043/Gatam, Kolonel Inf. Taufiq Hanafi mengatakan bahwa banyak rangkaian kegiatan untuk memperingati HUT ke-74 diantara bakti sosial yang akan dilaksanakan di wilayah Tulang Bawang, melaksanakan senam saljojo secara serentak, dan penanaman mangrove.

“Berbagai rangkaian kegiatan digelar untuk memperingati HUT ke-74 TNI tahun 2019. Ada bakti sosial yang akan dipusatkan di wilayah Tulang Bawang, senam saljojo secara serentak,” kata Danrem 043/Gatam.

Pantauan translampung.com dilokasi hadir dalam acara tersebut Danlanal Lampung, Danlanud Pangeran M. Bun Yamin, Wadan Brigif 4 serta insan pers Lampung. (hkw)




FLS2N 2019, Jenjang SMA Provinsi Lampung Unggul

TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNG – Gelaran Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) resmi ditutup serentak untuk jenjang SMA dan SMK oleh Wakil Gubernur Lampung (Wagub) Chusnunia Chalim (Nunik) digelar di Ballroom Novotel, Jumat (20/9) malam yang disaksikan para pejabat dari Kemdibud, Disdikbud, para undangan dan kontingen dari 34 provinsi.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Pembinaan SMA (PSMA) Purwadi Sutanto, mengatakan, hari ini merupakan akhir dari suatu rangkaian kegiatan unjuk kreativitas dalam bidang seni, dimana para siswa berjuang untuk menjadi yang terbaik mewakili provinsinya masing-masing. Namun lebih jauh Purwadi mengingatkan penutupan FLS2N bukan menjadi garis akhir bagi siswa untuk terus meningkatkan prestasi. “Kegiatan ini bukan akhir dari suatu tujuan tetapi justru merupakan proses untuk mengasah kreativitas dan potensi diri menggapai prestasi yang lebih tinggi,” ujar Purwadi mengingatkan.

Kemampuan seni siswa sekolah menengah atas tidak ternyata tidak hanya milik siswa dan sekolah di Pulau Jawa saja. Terbukti, provinsi-provinsi luar Jawa mendominasi perolehan medali dalam FLS2N tahun 2019 ini.

FLS2N SMA Lampung Unggul

Untuk jenjang SMA Provinsi Lampung bersama DKI Jakarta sekaligus menjadi pengumpul medali terbanyak dalam gelaran FLS2SN 2019 ini, masing-masing mengumpul 4 medali. Bedanya , Provinsi berhasil mengumpulkan 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sedangkan DKI Jakarta menyabet 2 emas dan 2 perunggu.

Berikut raihan perolehan medali provinsi dalam FLS2N 2019:
Lampung: 2 emas, 1 perak, 1 perunggu.
DKI Jakarta: 2 emas, 2 perunggu.
Bali: 2 emas.
Gorontalo: 2 emas.
Jawa Timur: 1 emas, 3 perak.
Jawa Barat: 1 emas, 1 perak, 1 perunggu.
Riau: 1 emas, 1 perunggu.
Aceh: 1 emas.
Nusa Tenggara Barat: 1 emas.
Sumatera Selatan: 1 emas.
DI Yogyakarta: 2 perak.

FLS2N ke-11 yang berlangsung 15–21 September 2019 ini mengangkat tema nasional “Menumbuhkembangkan Seni, Menguatkan Karakter”.

Untuk jenjang SMA tema diangkat yakni “Bersama Dalam Seni”. FLS2N 2019 yang diikuti 1.500 siswa dari 34 provinsi telah mengumumkan para pemenang untuk beberapa kategori lomba dengan hasil sebagai berikut:
– Lomba Baca Puisi
Juara I: Hani Maryati, SMAN 1 Garut, Jawa Barat.
Juara II: Milza Dwifahira, SMAN 1 Gapura, Jawa Timur.
Juara III: Daffa Fahreiza SMAS Darma Bangsa, Lampung.

– Lomba Gitar Solo
Juara I: Yusril Sani Riandika Putra, SMAN 1 Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Juara II: Kevin Narendra Dhireswara, SMAN 7 Yogyakarta, D.I. Yogyakarta.
Juara III: Adriel Nindya Bhagawanta, SMAN 3 Surakarta, Jawa Tengah.

– Lomba Tari Kreasi Inovatif berpasangan Juara I: Ni Wayan Meira Candra Wati dan I Komang Tri Ray Dewantara, SMAN 1 Ubud, Bali.
Juara II: Alrian Hendra Saputra dan Raditya Aglar Nuswantoro, SMAN 2 Ponorogo, Jawa Timur.
Juara III: Dasril dan Muhammad Riyan, SMAN 1 Koto, Sumatera Barat.

– Lomba Kriya Putera
Juara I: Putra M Wafi Raihan, SMAN 17 Palembang, Sumatera Selatan.
Juara II: Krisna Bayu Pratama, SMAN 1 Sanden Bantul, D.I. Yogyakarta.
Juara III: Varulian Manuel Sitanggang SMAN 8 Bengkulu Utara, Bengkulu.

– Lomba Kriya Puteri
Juara I: Thaliza Intani Sabilla SMAS Mutiara Bengkalis, Riau.
Juara II: Putri Hidayati SMAN 1 Rantau Pandan, Jambi.
Juara III: Aulia R. Azzahra SMAN 5 Bukittinggi, Sumatera Barat.

– Lomba Cipta Puisi , Juara I: Fatimah Nur Muhammad, SMAS Muhammadiyah 1 Metro, Lampung.
Juara II: Sisilia Elisabeth Moi, SMAN Katolik Ende, Nusa Tenggara Timur.
Juara III: Anita Novita Sani, SMAS Pelita Madania Sukabumi, Jawa Barat.

– Lomba Vokal Solo Putera
Juara I: Putra Rayhan Satria Hariyo, SMAN 8 Jakarta, D.K.I. Jakarta.
Juara II: Putra Gaduh Gifta Pisantun, SMAN 2 Kota Serang, Banten.
Juara III: Putra Niko Nathaniel SMAS Sint Carolus Kota Bengkulu, Bengkulu.

– Lomba Vokal Solo Puteri.
Juara I: Salma Arshanty Rezanuardine, SMAN 1 Batu, Jawa Timur.
Juara II: Fani Rahma Syahri SMAN 1 Pekanbaru, Riau.
Juara III: Caecilia Terry Ambarwati Tefa, SMA Katolik Santo Petrus Pontianak, Kalimantan Barat.

– Teater Monolog,
Juara I: Tamara Shintia Putri, SMAN 1 Sumberjaya, Lampung.
Juara II: Dwi Nanda Perwira, SMAN 1 Majalaya, Jawa Barat.
Juara III: Zahrotul Fadilla, SMAN 2 Pandeglang, Banten.

Film Pendek
Juara I: Syukri Entengo dan Sindi Angriani, SMAN 2 Limboto, Gorontalo.
Juara II: Ammar Dzakhwan Endhardyputra dan Putri Ajeng Anggraeni SMAS Al-Azhar Mandiri Palu, Sulawesi Tengah.
Juara III: Jason Kusuma dan Jonathan Martin Silalahi, SMAN 68 Jakarta, DKI Jakarta.

Desain Poster Putera
Juara I: Afif Naufal, SMAN Modal Bangsa, Aceh.
Juara II: Chairil Fikri SMAN 1 Batipuh, Sumatera Barat.
Juara III: Putra Moh. Iqbal Indra Prasatria SMAN 11 Garut, Jawa Barat.

– Desain Poster Puteri
Juara I: Nila Eleora Putri Sianturi, SMAN 68 Jakarta, DKI Jakarta.
Juara II: Mazi Prima Karunia Azzahra, SMAN 9 Bandar Lampung, Lampung.
Juara III: Deborah Irene Thes, SMAS Kristen Rehoboth Ambon, Maluku. (*)




Danrem 043/Gatam Hadiri Jalan Sehat Universitas Terbuka

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Komandan korem 043/Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi menghadiri sekaligus ikut melepas start jalan sehat Tribun Lampung bersama Universitas Terbuka (UT) di Lapangan Saburai, Minggu (22/9).

Jalan sehat yang mengambil tema ‘Mengukuhkan Konektivitas Bangsa di Era Siber’ tersebut merupakan rangkaian dari hari jadi ke-35 UT tahun 2019.

Adapun rute jalan sehat mulai dari Jalan Ahmad Yani, menuju Jalan Kartini hingga Brigjen Katamso dan berakhir di Lapangan Saburai. (*)




Penulis Lampung Karina Lin Grand Launching Buku Kumlet Antargata

TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNG – Penulis asal Lampung, Karina Lin akan mengadakan grand launching buku kumpulan novelet (kumlet) berjudul Antargata pada Minggu, 22 September 2019. Buku kumlet yang merupakan antologi fiksi dari tujuh orang penulis (termasuk dirinya) akan digelar di ruang teater lantai 2 Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Indonesia, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat mulai pukul 10 WIB sampai dengan selesai.

“Acara grand launching ini free sehingga siapapun boleh hadir namun tempat duduknya memang terbatas karena menyesuaikan kapasitas dari ruang teater,” katanya.

Grand Launching buku kumlet fiksi Antargata akan dilakukan bersamaan dengan beberapa buku lain namun masih dalam satu kesatuan. “Buku yang diluncurkan esok merupakan hasil karya dari para alumni Workshop Writerpreneur Accelerate (WWA) yang diinisiasi oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia dan diselenggarakan pada bulan Juni 2019 lalu di Bogor. Total ada tujuh buku alumni WWA yang berpartisipasi. Selain itu ada dua buku tambahan non alumni WWA Bogor, tetapi dari WWA di kota lain,” terangnya.

Sebelumnya, buku kumlet Antargata telah mengadakan soft launching pada 5 September 2019 lalu dalam even Indonesia International Book Fair (IIBF) yang bertempat di Jakarta Convention Centre (JCC), DKI Jakarta. Ia menjelaskan, acara soft launching tersebut bisa dikatakan sebagai pemanasan untuk memperkenalkan buku Antargata dan buku-buku lain hasil karya dari alumni WWA

Berkaitan dengan isi buku, Karina Lin memaparkan bahwa buku antologi yang merupakan kumpulan novelet hasil karya dari tujuh penulis (dimana salah satunya adalah dirinya) alumni dari Workshop Writerpreneur Accelerate (WWA) ini mengusung genre fiksi misteri. Sesuai jumlah penulis dalam satu grup, yakni tujuh. Maka terdapat tujuh cerita novelet fiksi dalam buku Antargata dan walau semuanya misteri (juga mitos) menariknya misteri dan mitos yang mengusung nilai-nilai kearifan lokal sesuai daerah asal para penulis. “Hal inilah yang membedakan sekaligus menjadikan buku antologi Antargata sangat istimewa,” ujarnya sedikit berpromosi.

Adapun keenam penulis lain selain dirinya antara lain Wilda Hikmalia (Sumatera Barat, Palasik), Nunik Utami (Yogyakarta, Candra di Langit Jogya), Dede Hartini, (Jawa Barat, Sanekala), Rizanti Kadarsan (Bandung, Snelli), Joego Herwindo (Bogor, Bunga untuk Emak) dan Tegar Setiadi (Jawa Tengah, Kidung Telaga Sunyi). Sedangkan dirinya yang berasal dari Bandar Lampung, menulis cerita novelet berjudul Secarik Surat dari Ikhsan, yang terispirasi dari mitos di daerah tempat tinggalnya. “Saya mengambil tema cerita mengenai Sumur Puteri dan penyakit lupus. Mengenai Sumur Puteri, warga Bandar Lampung tentu tahu bagaimana mitos-mitos yang beredar seputarnya. Mengenai penyakit lupus, ini bisa dijelaskan secara medis karena merupakan penyakit yang berfokus pada imunitas tubuh. Namun masih banyak yang awam, terlebih di daerah. Sehingga saat ada seseorang yang positif penyakit ini, dikira penyakit karena guna-guna,” jelas Karina Lin yang juga seorang penyintas lupus atau odapus (orang dengan lupus) dan baru-baru ini mendapat penghargaan ODAI Inspiratif dari Marizsa Cardoba Foundation (MCF) bekerja sama dengan Kementerian Permberdayaan Perempuan dan Anak.

Apabila berminat memiliki buku antologi Antargata, dapat langsung datang ke Perpusnas Indonesia. Bisa juga menghubungi kontak person di nomor 085726434561 atau melalui IG @antologi_antargata. “Setelah grand launching, buku Antargata juga akan hadir dalam acara Festival Bekraf Indonesia di Solo, 4-6 Oktober mendatang,” infonya. (*)




Sambut HUT Ke-74 TNI Tahun 2019 Korem 043/Gatam Gelar Lomba Nyanyi Lagu Mars Babinsa dan Mars Sriwijaya

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi membuka kegiatan Lomba Menyanyikan Lagu Mars Babinsa dan Lagu Mars Sriwijaya menyambut HUT TNI ke-73 tahun 2019 yang diikuti oleh para Babinsa perwakilan Kodim sejajaran Korem 043/Gatam pada Jumat (20/09/19)

Kegiatan lomba diawali dengan upacara pembukan yang dibuka langsung oleh Danrem 043/Gatam dengan menyematkan tanda peserta lomba dari perwakilan peserta di ruang aula Ahmad Yani Makorem 043/Gatam.

Dalam sambutannya Danrem 043/Gatam mengharapkan kepada para peserta lomba untuk bisa menampilkan performa yang terbaik dan bersungguh-sungguh sesuai dengan yang dilatihkan di satuan masing-masing agar bisa menjadi yang terbaik.

Lagu Mars Babinsa dan Mars Sriwijaya merupakan lagu yang penuh semangat yang tidak hanya dihafalkan saja, tapi isi dari lagu itu bisa menumbuhkan semangat dan kebanggaan serta harus bisa diterapkan di tengah-tengah masyarakat, demikian tambah Danrem.

Hadir pada kegiatan tersebut Dandim 0410/KBL Letkol Inf Romas Herlandes, S. E., M.Si., M.M., Kasrem 043/Gatam Letkol Czi Mulyadi, Para Kasi, Pasi Korem, Perwira jajaran korem, para perwira dan babinsa jajaran Korem 043/Gatam peserta lomba. (*)




Danrem 043/Gatam Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Shokaido Provinsi Lampung

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Bandar Lampung. Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi hadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Shotakan Kandaga Indonesia (Shokaido) Provinsi Lampung Periode 2019 – 2023 bertempat di Hotel Horison Bandar Lampung, Sabtu (21/9/2019).

Dalam sambutan Ketua umum Shokaido Prov Lampung terpilih Ary Meizari Alfian terima kasih atas kepercayaan Pengurus Shotokan Kandaga Indonesia (Shokaido), semoga kepercayaan ini dapat kami jaga dan jalankan dengan segenap kemampuan demi kemajuan Shokaido Provinsi Lampung Guna mencapai prestasi kami memerlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh pengurus untuk membangun dan mengembangkan Shokaido di seluruh Indonesia khususnya Provinsi Lampung, sehingga atlet-atlet Shokaido Indonesia bisa berprestasi di ajang pesta olahraga sejagat Olimpiade.

Hadir dalam kegiatan tersebut
Ketua Umum PB Shokaido Marsma TNI (Purn) Djeniwarman. Asisten I Setprov. Lampung Irwan S Marpaung mewakili Gubernur.

Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi.Danlanal Lampung Kolonel Laut Albertus Agung Priyo S.
Dandim 0410/KBL Letkol Inf Romas Herlandes san Sekjen PB Shokaido Bpk. Asril Azhari. (*)




Pencapaian 100 Hari Pertama, Arinal dan Nunik Target Lampung Jadi Lumbung Ternak

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG –  Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim atau yang akrab disapa Nunik menggelar ekspos pencapaian kerja 100 hari pertama menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang digelar di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Kantor Gubernur Lampung, Jumat (20/9).

Dalam acara tersebut, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi memaparkan pencapaian apa saja yang sudah dilakukan pada 100 hari pertama untuk pembangunan Lampung, dari sektor perhubungan, infrastruktur, pertanian, energi dan sektor pariwisata yang menjadi perioritas. Dan Arinal mengatakan, bahwa pembangunan tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Yang patut menjadi perioritas adalah dari sektor perhubungan, sektor infrastruktur, sektor pertanian, sektor energi dan sektor pariwisata. Ini penting. Alhamdulillah, seperti apa yang tela saya sampaikan dalam membangun Lampung ini wajib hukumnya dari program program nasional, karena Lampung bagian dari Negara Indonesia,” kata Gubernur Arinal Djunaidi yang didampingi Wagub Nunik, serta Pj. Sekda Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto saat wawancara dengan awak media.

Arinal juga yakin dari sisi pertanian Lampung akan tetap bertahan menjadi lumbung pangan dengan berbagai komoditi Lampung yang diantaranya kopi, coklat, padi, dan jagung.

“Saya punya target Lampung sebagai lumbung ternak. Dan akan mempertahankan sebagai lumbung pangan, karena kita mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan komoditi kopi, coklat, padi seribu hektare untuk perbenihan, dan jagung,” tegasnya.

Hadir di acara ekspose tersebut para Kepala SKPD Provinsi Lampung, para Pemred media cetak, dan elektronik Lampung. (hkw)




Arinal Instruksikan Sejumlah Langkah Pencegahan Dini Karhutla di Provinsi Lampung

TRANSLAMPUNG.COM-Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi instruksikan sejumlah langkah pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Lampung.

Demikian diungkapkan Gubernur pada acara Pembinaan Konsolidasi Gubernur Lampung kepada seluruh jajaran pejabat Kehutanan Provinsi Lampung, Rabu (18/9/2019) di Aula Dinas Kehutanan.

Pertama, Gubernur menginstruksikan untuk menyediakan anggaran dalam APBD untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla di Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. “Balai dan Dinas harus menyiapkan anggaran kebakaran agar bisa bergerak cepat jika terjadi kebakaran di Lampung.”

Kedua, diperlukan penguatan dalam bentuk penambahan jumlah personel kehutanan, terlebih saat ini jumlah polisi hutan minim dan telah berusia lanjut. “Saya akan mencoba melakukan upaya kepada pihak Kemenhut, Kemedagri dan Kemenpan bahwa sesungguhnya aparat yang menangani sektor kehutanan jumlah sangat riskan. Terlebih lagi banyak kasus penambangan yang menyalahi aturan juga illegal logging,” ungkap Gubernur Arinal yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan ini.

Kemudian, Gubernur juga mengungkapkan butuh kerjasama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah dari tingkat yang paling bawah hingga aparat kepolisian dan TNI, Kementerian LKH juga masyarakat untuk mengamankan hutan Lampung dengan luas lebih dari 1 juta hektare tersebut. “Mari kita kerja bersama, hutan kita luar biasa luasnya, illegal logging bukan hanya tugas dari Kapolda dan Danrem, tapi tugas kita semua,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyatakan akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku illegal logging dan menghimbau agar masyarakat untuk tidak takut melaporkan illegal logging jika terjadi didaerahnya “Jika terjadi tidak pandang bulu, jika ada oknum kehutanan akan diproses begitu pula jika ada dari oknum keamanan,” tegas Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bahri mengatakan anggaran karhutla yang akan disediakan tersebut nantinya digunakan untuk beberapa kegiatan diantaranya untuk pencegahan, pemadaman dan penegakan hukum.

“ Membangun pencegahan dari awal Gubernur sudah bersurat kepada Bupati/Walikota untuk mulai memberdayakan dari tingkat awal seperti didesa atau kecamatan sehingga pada saat ada gejala kebakaran ada pencegahan dini sehingga api tidak berkembang dan kita lihat potensi kebakaran akan menajdi atensi lebih. Jadi kita minta mulai dari kepala desa untuk standby,” kata Saiful

Lebih lanjut ia mengatakan, pengarahan hari ini juga sekaligus untuk meningkatkan koordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI untuk lebih mengefektifkan pencegahan dan penanganan illegal logging. “Pertemuan ini mengundang Polda dan Lananl untuk mendapatakan dukungan penuh , akan lebih efektif jika bersama-sama.” (*)




Gubernur Arinal Instruksikan Jajarannya Bantu Wujudkan Program Study S1 Bahasa Lampung di Unila

TRANSLAMPUNG.COM-BANDAR LAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menginstruksikan jajarannya segera membantu Universitas Lampung (Unila) mewujudkan Program Studi Strata Satu ( S1) Bahasa Lampung.

“Saya ingin Kepala Dinas Pendidikan segera memfasilitasi dan mengatur pertemuan antara Unila dan Wakil Gubernur Chusnunia untuk mengkaji hal – hal yang perlu disiapkan segera untuk merealisasikan terbentuknya Program S1 Bahasa Lampung di Unila,” ujar Gubernur Arinal saat beraudiensi dengan Tim Kerja Pendirian Study S – 1 Pendidikan Bahasa Lampung Unila, di Ruang Kerja Gubernur Rabu ( 18/9/2019).

Menurut Gubernur, Bahasa Lampung harus dilestarikan di samping bahasa nasional. Sebab, tidak banyak daerah di Indonesia memiliki kekayaan budaya bahasa sekaligus memiliki aksara seperti Lampung.

Keberadaan Program Study S1 Bahasa Lampung diharapkan mampu memberikan pembelajaran bahasa dan sastra daerah berbasis multikultural. Selain itu, dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap nilai-nilai perbedaan dan keberagaman yang melekat pada kehidupan lokal.

“Belajar bahasa Lampung merupakan hal yang sangat potensial dalam membangun cara pandang generasi muda yang berwawasan nasionalis, mengedepankan kearifan lokal dan membangun identitas diri generasi muda menghadapi era globalisasi ini,” kata Gubernur.

Arinal berharap dengan adanya Program Study ini membuat pembelajaran bahasa, budaya, dan kearifan lokal terjaga. Hal ini karena Unila akan mencetak calon – calon pendidik yang akan menjadi guru – guru di sekolah – sekolah di seluruh Lampung.

Gubernur berpesan agar metode pembelajaran yang akan digunakan nanti mampu mengakomodir keberagaman bahasa dan budaya yang ada di Lampung.

“Tapi perlu diperhatikan juga, jika Program Study S1 Bahasa Lampung ini telah terealisasi agar dapat mengakomodir beragam bahasa yang telah ada di Lampung. Jadikan Bahasa Lampung sebagai perekat persaudaraan dan pemersatu bangsa,” lanjut Gubernur.

Sementara itu, Rektor Unila Hasriadi Mat Akin menyampaikan penghargaan terhadap komitmen Gubenur Lampung dalam dunia Pendidikan di Lampung. Unila sudah berulangkali mengajukan pembukaan Prodi Bahasa Lampung, namun baru tahun ini dapat berkomunikasi dengan Pemprov.

“Saat ini Unila telah memperoleh restu dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk membuka program studi S1 Bahasa Lampung, namun sebelumnya kami perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai kebutuhan guru Bahasa Lampung yang akan diproduksi. Hal ini berkaitan dengan jumlah lulusan yang dapat terserap di lapangan kerja,” tutur Hasriadi.

Pada kesempatan yang sama Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unila Patuan Raja mengatakan saat ini Unila sudah membuka S2 Program Studi Bahasa Lampung. (*)