Cari Lahan Baru Kepala Sekolah MAN 1 Kotabumi Minta Pengadaan Lahan

0
799
views

Kotabumi – Rencana relokasi yang akan dilakukan pihak Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kotabumi yang terletak di Desa Candimas Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tidak berjalan mulus. Yang mana sebagian lahan yang digunakan sekolah tersebut merupakan milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI), namun rencana pihak sekolah yang akan melakukan relokasi tersebut diprotes oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kotabumi, dimana HMI menilai, bahwa pihak sekolah tidak melakukan musyawarah dalam menentukan lokasi.
Tak pelak, persoalan tersebut bergulir ke gedung wakil rakyat, setelah HMI melayangkan surat ke DPRD Lampura untuk meminta permasalahan tersebut dibahas .
Bersama komisi IV DPRD Lampura, perihal tersebut dibahas melalui rapat dengar pendapat (RDP), yang digelar, Rabu (13/4). RDP yang dipimpin koordinator komisi IV Arnol Alam beserta seluruh anggota komisi, dihadiri perwakilan HMI Cabang Kotabumi, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Lampura, Budi Cipto Utomo, Kepala sekolah MAN 1 Kotabumi, Totong

Ketua Cabang HMI Kotabumi, Wiliam Mamora mengatakan, bahwa tujuan pihaknya melayangkan surat ke DPRD Lampura, untuk meminta klarifikasi mengenai isu yang beredar, jika pihak sekolah dan Kemenag Lampura tidak melakukan musyawarah dalam hal untuk menentukan lokasi yang bakal dijadikan tempat baru bagi MAN 1 Kotabumi.”Perlu pertimbangan untuk mengusulkan lokasi yang strategis. Dan Kepala Sekolah selalu beralasan jika hak relokasi itu ada di Kanwil Kemenag,”Kata Wiliam

Sementara itu Kepala Sekolah MAN 1 Kotabumi, Totong menuturkan bahwa rencana relokasi tersebut bermula adanya surat yang dilayangkan PT KAI, yang menyatakan jika sebgaian lahan yang ditempati oleh MAN 1 merupakan milik PT KAI.”Dan mereka memasang plang yang bertuliskan lahan milik PT KAI,”ujarnya.
Untuk menyikapi hal itu, lanjut Totong, pihak sekolah bermusyawarah dan mengirimkan usulan ke Kanwil untuk dapat memperoleh jatah pengadaan lahan.
Alhasil, ditahun ini pihak sekolah mendapat kucuran dana dari pusat sebesar Rp 4 miliar, yang diperuntukkan pembelian lahan.”Saat ini kami lagi menggodok perencanaan tentang lahan yang nantinya akan dibeli. Dan saat masuk tahap persiapan, kami akan berkoordinasi dengan satuan kerja pemkab Lampura. Sudah ada beberapa lokasi yang kami survey, tapi belum menentukan lokasi mana yang bakal dibeli,”katanya

Senada diungkapkan Budi Cipto Utomo. Menurutnya, Kemenag Lampura dan pihak sekolah telah berkomunikasi dengan Kanwil agar adanya pengadaan lahan.”Untuk menghindari jika nantinya ada penggusuran dari PT KAI,”terang Budi.
Setelah mendengarkan seluruh keterangan dari semua pihak, Arnol Alam menyimpulkan jika anggota DPRD menyetujui adanya relokasi tersebut, dengan catatan agar lahan yang bakal dijadikan tempat baru bagi MAN 1 diinformasikan secara terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat.”Dan pihak sekolah terus berkomunikasi dengan PT KAI,”pungkas Arnol. (Qin)

LEAVE A REPLY