. . .

Calon Kati Tiyuh Marga Sari Diduga Kangkangi Perbup No 4 2018, Somad: Kita Panggil.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.
Satu diantara Calon Kepala Tiyuh (Desa) Marga sari Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, No urut 3 Nasimin diduga dengan sengaja kangkangi peraturan Bupati (Perbup) No 4 tahun 2018 tentang pemilihan Kepala Tiyuh Dikabupaten setempat.

Hal tersebut dilakukannya telah menjadikan oknum Anggota Badan Permusyarawahan Tiyuh (BPT) Suban, sebagai Tim sukses pemenangan. Dengan mengumpulkan, mengarahkan dan mengajak sejumlah warga setempat untuk mendukung calon No urut 3.‎

‎Menurut satudiantara sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya mengatakan. Oknum aggota BPT atas nama Suban ikut terlibat mengumpulkan warga‎ dirumahnya sendiri selaku aggota BPT, untuk mengajak dan mengarahkan masyarakat agar mendukung calon kepala Tiyuh No urut 3 yakni Nasimin.

‎” Tujuan nya mengarahkan agar warga memilih dan mendukung calon Kepala Tiyuh No urut 3 Nasimin, sedangkan dalam pedoman pemilihan kepalo Tiyuh BPT tidak dapat merekrut masyarakat apalagi mengarahkan suaranya kepada satu calon.‎” Kata dia saat menghubungi Translampung.com Via Whatsappnya pada (8/9).

lebih jauh dia katakan, dari beberapa warga yang di kumpulkan oknum BPT dikediamannya antaralain, Turiman, Salamun, Maryono, Wardoyo, Parno dan Katimin. Ironisnya, calon kepala Tiyuh No urut 3 Nasimin tersebut mengumpulkan massa menggunakan kediaman anggota BPT terkait sekaligus menjadikan oknum BPT itu sebagai Tim sukses pemenangan.

Menanggapi itu Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Somad menjelaskan. Bedasar ketentuan juga Peraturan Bupati (Perbup) No 4 tahun 2018 tentang pemilihan Kepala Tiyuh, tidak dibenarkan seluruh aparatur Tiyuh dari tingkat RT, RK, Kepala Dusun Ketua dan Anggota BPT terlibat dalam Tim ataupun mengkapamanyekan sala satu calon.

‎” Sudah melanggar itu, jika ada calon yang menunjuk angota BPT sebagai Tim pemenangnya, pastinya seluruh aparatur prangkat Tiyuh harus netral. kita akan panggil calon terkait untuk mengetahui kebenarannya.” Imbuhnya.

Hingga berita ini dilangsirkan pihak BPT pun Calon Kepala Tiyuh terkait belum dapat di komfirmasi guna dimintai keterangan atas dugaan pelanggaran tersebut.‎ (Dirman)