. . .

Bupati Winarti : Indonesia Akan Bercahaya Karena Lilin-Lilin di Desa

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, TULANG BAWANG — Bupati Tulangbawang Hj. Winarti, SE, MH mengahdiri acara, Peningkatan kapasitas aparatur pemerinth desa dan kelembagaan desa untuk memperkokoh peradaban bangsa menuju desa yang sejahtera, di gedung graha mandala, Kedaton, Bandarlampung, Rabu (18/7/2018).

Acara dibuka langsung oleh Menterian Dalam Negri Tjahjo Kumolo, di hadiri oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, seluruh Bupati dan Walikota se provinsi Lampung.

Tjahjo Kumolo mengatakan, tanpa terasa sudah 4 (empat) tahun terbitnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Lewat proses yang panjang akhirnya pada tanggal 15 Januari 2014 undang-undang ini disahkan dan diundangkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7.

“Terbitnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, tentunya telah memberi harapan baru untuk meningkatkan eksistensi desa, sehingga menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis; serta menjadikan masyarakat desa semakin adil, makmur, dan sejahtera di seluruh Indonesia,” katanya.

Hal ini dikarenakan ada pemihakan negara kepada desa yang begitu besar dalam konstruksi Undang-Undang ini. Pemihakan Negara kepada desa sangat terlihat dari munculnya kebijakan afirmatif untuk mendukung peningkatan pembangunan desa melalui Dana Desa yang bersumber dari APBN.

“Tercatat secara bertahap dalam 3 (tiga) tahun terakhir, jumlah Dana Desa yang bersumber dari APBN terus meningkat yaitu: pada Tahun 2015 sebesar Rp.20,7 Triliun, kemudian pada Tahun 2016 sebesar Rp.46,9 Triliun, selanjutnya pada Tahun 2017 dan Tahun 2018 sebesar Rp.60 Triliun, dan Kita doakan bersama pada Tahun 2019 APBN memiliki kemampuan untuk mengalokasikan lebih dari Rp.60 Triliun, sehingga pada akhirnya setiap desa bisa mengelola anggaran rata-rata di atas satu miliar,” paparnya.

Bupati Tulangbawang Hj. Winarti saat di hubungi media ini mengatakan, kita tentunya menyadari betul akan strategisnya posisi desa di Negara Indonesia ke depan. Sehingga dalam salah satu agenda prioritas pemerintahan Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla memasukkan poin, “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan”.

“Agenda prioritas ini merupakan manifestasi cita-cita besar untuk menjadikan desa sebagai pondasi dalam membangun Indonesia. Ingat kata-kata bijak salah satu Proklamator kita Bung Hatta: ”Indonesia tidak akan besar karena obor di Jakarta. Tapi, Indonesia akan bercahaya karena lilin-lilin di desa,” jelas Bunda sapaan akrab nya. (red)

error: Content is protected !!