. . .

Bupati Winarti Dianggap Tidak Tepati Janji, Kelompok Pengajian Korcam Menggala Buang SK Timses dan Jilbab

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Kelompok Pengajian Korcam Kecamatan Menggala sekaligus Timses WIN – HEN Tahun 2017 kecewa dengan Bupati Winarti. Pasalnya Bupati Winarti janji akan memberikan jatah 9 anggota untuk berangkat umroh Tahun 2019 namun hanya satu orang saja.

Ketua Tim Pemenangan (BMW) Wilayah Menggala, Endawati mengatakan, bahwa pada tahun 2018 lalu, ada program Umroh yang di danai oleh Pemkab Tuba,  dan pada saat itu juga kami menghadap dan bertemu langsung dengan Ibu Bupati diruangan Sekda, ibu Bupati Winarti berjanji mereka 9 orang tersebut akan di berikan jatah umroh pada tahun 2019 ini,” Pada saat pertemuan kami dengan Ibu Bupati Hj Winarti di ruangan Sekda pada tahun 2018, lalu beliau berjanji kepada kami yang berjumlah 9 orang positif akan diberangkatkan Umroh melalui dana APBD tahun 2019, dan kalau tidak memungkinkan akan diberangkatkan secara bertahap minimal setengahnya,” katanya.

Lebih lanjut, Endawati,  pada Juni 2019 lalu, ada perwakilan dari Bidang Kesra Pemkab Tulang Bawang menghubungi kami untuk dapat menyerahkan berkas – berkas seperti, foto kopi KTP, KK dan Akta kelahiran sebagai berkas persyarakat Umroh. Tentunya saya beserta anggota lainnya merasa bangga karena ada perwakilan dari Kesra menghubungi kami, akan tetapi sangat disayangkan berkas tinggallah berkas mengingat pada bulan ini ada program Umroh dan setelah kami tanyakan kepada Kesra hanya 1 orang saja yang di rekomendasikan untuk berangkat Umroh,” Karena kami 9 orang dan hanya diberangkatkan 1 orang serta tidak sesuai dengan ungkapan Bupati pada saat itu,  kami merasa kecewa dan minta keadilan,  apakah ini yang namanya Pemimpin yang kami banggakan saat ini, kami minta keadilan bukan menuntut mengingat perjalanan Umroh ketanah suci tersebut merupakan panggilan akan tetapi karena janjinya Bupati maka kami minta janjinya harus dipenuhi jangan memberikan angin surga kepada kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Ifan, Kasubbag Keagamaan Kesra Pemkab Tuba, membantah bahwa ia telah menghubungi ke – 9 anggota ibu-ibu pengajian tersebut untuk menyerahkan kelengkapan berkas persayaratan Umroh tahun 2019,” Sebenarnya bukan saya yang meminta berkas tersebut,  akan tetapi karena ada ibu-ibu pengajian tersebut mempertanyakan persyaratan untuk umroh karena kata mereka ada janji bupati kepada mereka untuk berangkat Umroh, maka saya pinta mereka untuk melengkapi berkas-berkas persyaratannya yang di serahkan ke bagian kesra untuk di verifikasi,” katanya.

Ifan, juga mengatakan, setelah berkas tersebut kami terima maka tugas selanjutnya melakukan verifikasi dengan Tim yang diketuai oleh Bapak Sekda Anthony,” Berkas – berkas tersebut semuanya dilakukan verifikasi setelah di verifikasi ternyata hanya satu orang saja yang berangkat umroh dan saya tidak tahu apakah ada janji bupati tahun lalu untuk mereka atau tidak mengingat tidak ada pembicaraan juga dari Kabag kepada saya,” tegasnya. (als)

error: Content is protected !!