. . .

Bupati Tubaba Sebut, Anak Sekolah Aset Pembangunan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.
Bupati Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung. Umar Ahmad.,Sp, sebut anak sekolah sebagai aset pembangunan pada generasi mendatang‎ yang patut dijaga.

Hal tersebut diungkapkan pada peringatan kali ke-11 hari cuci tangan pakai sabun (HCTPS)  sedunia, dengan tema “Masa depan kita, ada ditangan kita”

Bedasar pantauan Translampung.com kegiatan tersebut dipusatkan di SMPN-3 Tiyuh (Desa) Margodadi Kecamatan Tumijajar Kabupaten setempat, pada (15/10) pukul 09:00 Wib.

Menurut Bupati didampingi asisten 1 bidang pemerintahan Agus subagio dalam sambutannya menyampaikan. Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di peringati sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kesehatan diri, pola dan perilaku hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan keluarga dan masyarakat guna mencapai derajat kesehatan yang lebih baik.

‎”  Cuci tangan pakai sabun (CTPS) hendaknya menjadi kebiasaan bahkan membudaya dalam kehidupan kita. Perilaku ini sangat sederhana namun dampaknya luar biasa.” Kata Agus subagio saat dikutip Translampung.com

Lanjut dia, ‎dipilihnya SMPN-3 Margadadi sebagai lokasi peringatan Hari cuci tangan pakai sabun sedunia karena anak sekolah adalah aset pembangunan masa depan yang perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. Sekolah merupakan tempat pembelajaran, jika tidak dikelola dengan baik maka dapat terjadi penularan penyakit.

” Pola hidup bersih dan sehat akan tertanam kuat di diri pribadi anak- anak dan anggota keluarga lainnya. Cuci tangan pakai sabun dapat dengan mudah dilakukan dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak.” Imbuhnya.

Lebih jauh Agus berharap, dengan semangat kemitraan kita selenggarakan pembangunan kesehatan, untuk mewujudkan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan. Maka, diharapkan peran semua pemangku kepentingan terkait, untuk melaksanakan program tersebut. (Dirman)