Bupati Tuba Minta Pemerintah dan Masyarakat Bersinergi

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Bupati Tulang Bawang, Winarti beserta Wakil Bupati, Hendriwansyah melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kecamatan Rawa Pitu dan Penawar Aji, Tuba dalam rangka HUT Ke-XXI Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (27/2).

Bupati Tulang Bawang, Winarti mengatakan, bahwa kunjungan kerja ini merupakan rangkaian acara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-XXI Kabupaten Tulang Bawang, sekaligus ajang silaturahmi untuk bertemu, berinteraksi dengan seluruh elemen masyarakat Tulang Bawang.

“Saya mengajak agar kita bisa selalu bersinergi antara pemerintah dengan masyarakat, acara ini kita mulai dengan senam BMW tujuannya saya mengajak agar seluruh masyarakat Tulang Bawang membiasakan pola hidup sehat dengan berolahraga, karena pikiran positif bisa muncul dari pribadi-pribadi yang sehat jasmani, mari kita biasakan pola hidup sehat. Kabupaten Tulang Bawang memasuki usia XXI tahun telah di lalui. Tetapi terasa kita masih tertinggal dari kabupaten yg lebih muda dari kita, karena itu kita harus berlari mengejar ketertinggalan kita, semboyan Bergerak Melayani Warga bukan hanya selogan. Tetapi adalah cambuk bagi kita untuk menyadari bahwa kita tertinggal dan kita harus bekerja bersama sama bergotong-royong mengejar ketertingalan,” ujarnya.

Winarti juga mengatakan, ada 25 Program unggulan WIN-HEN yang kami janjikan, mencakup semua bidang dan untuk pembangunan Kabupaten Tulang Bawang, secara bertahap akan kami wujudkan, Perbaikan tatacara pelayanan Pembuatan KTP, kartu Keluarga serta akte kelahiran, peningkatan bantuan sarana peribadatan secara Adil bagi seluruh umat beragama di Tulang Bawang, bantuan sarana/alat olahraga  untuk kampung melalui Karang Taruna di setiap kampung, Mempermudah penyesuaian ijazah dan izin belajar bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dukungan kepada Universitas Megou Pak untuk mejadi kebanggaan masyarakat Tulang Bawang.

“Akan kami wujudkan semua 25 program unggulan tersebut secara bertahap, perlu saudara ketahui semua dalam proses dan kita harus hati-hati dalam bekerja, tertib administrasi itu perlu agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. Perekonomian masyarakat Kecamatan Penawar Aji terlihat pertumbuhannya sejak masyarakat menjadi petani plasma kebun Kelapa sawit. Keunggulan ini salah satunya berada di desa Wonorejo, selain itu warga masyarakat juga mengelola perkebunan pribadi, baik kebun sawit atau kebun karet. Selain sebagai petani warga masyarakat Kampung Wonorejo juga sebagai Peternak, para peternak memelihara Sapi bali dan Kambing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Winarti mengatakan, di tahun anggaran 2017, Kecamatan Penawar Aji mendapatkan bantuan Dana Desa (DD), yang dipergunakan untuk bidang pemberdayan kelompok tani, penanaman pohon nangka di setiap pekarangan rumah warga, serta kegiatan pembuatan kandang jepit sapi, yang berfungsi sebagai, tempat perkawinan suntik dan Pemeriksaan kesehatan ternak. Selain untuk kegiatan bidang pertanian, DD tahun anggaran 2017 juga untuk pembiayaan modal Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).

“Pada kesempatan ini pula saya sampaikan bahwa akhir-akhir ini masalah korupsi juga sangat hangat dibicarakan publik terutama dalam media massa baik lokal maupun nasional, demikian pula upaya pemberantasannya menimbulkan pro dan kontra. Karena pada hakekatnya korupsi adalah ‘Benalu Sosial’ yang dapat merusak struktur pemerintahan dan tentunya menjadi penghambat utama untuk jalannya roda pemerintahan dan pembangunan. Saya berpesan terhadap pengelolaan administrasi kampung agar dikelola sebaik-baiknya. Bertanya bila masih ragu, belajar bila masih belum memahami tata kelola administrasi dengan baik agar dikemudian hari tidak menimbulkan masalah yang merugikan kita semua. Bekerjalah yang baik bagi seluruh kita semua, khususnya bagi aparat kampung se-Kecamatan Penawar Aji, mengabdilah dengan tulus kepada masyarakat kita yang telah mempercayai kita sebagai pelayan mereka,” tambahnya. (als/hkw)

News Reporter