. . .

Bupati Tanggamus: “Musrenbang RPJMD 2018-2023 ‘Kompas’ Penataan Pembangunan”

image_print
BERITA ACARA RPJMD: Bupati Tanggamus Dewi Handajani menandatangani Berita Acara Musrenbang RPJMD 2018-2023 Kabupaten Tanggamus dilanjutkan dengan simbolis pemukulan gong. (Foto: DISKOMINFO TANGGAMUS)

TRANSLAMPUNG, TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD), Senin (28/1). Dalam momen yang dibuka Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, S.E., M.M. itu, pemkab setempat berpatokan pada visi “TANGGAMUS” dalam menata pembangunan. Yaitu Tangguh, Agamis, Mandiri, Unggul, dan Sejahtera.

Panitia Pelaksana Musrenbang RPJMD Yadi Mulyadi menerangkan, pelaksanaan Musrenbang RPJMD dalam rangka penyusunan RPJMD telah dimulai sejak Desember 2017 dengan berbagai tahapan yang telah selesai dilakukan. Musrenbang RPJMD 2018-2023 dilaksanakan selama dua hari, mulai dari tanggal 28 Januari hingga 29 Januari 2019. Dihadiri dan diikuti Kementerian Dalam Negeri RI, Bappeda Provinsi Lampung, DPRD Kabupaten Tanggamus, Forkompimda, perangkat daerah se-Kabupaten Tanggamus, Camat, Kasubbag Perencanaan, Perguruan Tinggi, dunia usaha, LSM, organisasi wanita, dan pemuda tokoh masyarakat serta para insan pers.

Dasar pelaksanaan Musrenbang RPJMD 2018-2023, berpedoman kepada UU Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. UU Nomor 23 Tahun 2014, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, serta Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 13 Tahun 2013. Tujuan musrenbang yakni untuk penajaman, penyelerasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran strategi, dan arah kebijakan.

“Intinya, merumuskan komitmen bersama antara pemangku kepentingan untuk mempedomani RPJMD. Sasaran yang ingin dicapai dari pelaksanaan Musrenbang RPJMD adalah tercapainya perencanaan pembangunan yang optimal dengan memadukan aspirasi masyarakat,” jelas Yadi Mulyadi.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan Musrenbang RPJMD, Bupati Tanggamus Dewi Handajani menyampaikan, pemkab dalam menata pemerintahan saat ini mempunyai visi TANGGAMUS (Tangguh, Agamis, Mandiri, Unggul dan Sejahtera). Visi tersebut menurut bupati, dijabarkan dalam enam misi.

Yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, unggul, berkarakter dan berdaya saing; mewujudkan pekon sebagai titik berat pembangunan bagi kehidupan sosial yang religius dan ekonomi kerakyatan yang berlandaskan pemberdayaan masyarakat; kemitraan gotong-royong dan Bhinneka Tunggal Ika; mengembangkan inovasi sektor pertanian dan perikanan dengan dukungan ilmu pengetahuan dan tekhnologi; menyediakan sarana dan infrastruktur secara berkelanjutan, berkualitas, berkeadilan dan merata; serta mewujudkan pembangunan dan pengelolaan sektor pariwisata berbasis kemasyarakatan dan potensi lokal.

“Visi dan misi tersebut masih sangat makro. Dan belum operasional, sehingga harus dijabarkan lebih lanjut ke dalam tujuan sasaran, strategi arah kebijakan sampai program prioritas. Ini bukan pekerjaan mudah dan tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Perlu sinergi, kolaborasi, diskusi, serta proses-proses panjang lainnya. Termasuk agenda hari ini yaitu RPJMD,” jelas Bunda Dewi — sapaan akrabnya.

Di samping penyusunan program dan kegiatan dalam kurun lima tahun ke depan, harus terakomodir juga secara bertahap 55 Rencana Aksi Desa Asik. Realisasinya melalui program inovatif, seperti Pelayanan RATU, Program Pesona Wisata RATU, dan Program BUDE SAR’I. Itu wajib disusun dan dilaksanakan oleh setiap perangkat daerah se-Kabupaten Tanggamus lima tahun ke depan.

Dalam konteks penyiapan RPJMD yang berkualitas, Dewi Handajani melanjutkan, pimpinan daerah dan tim penyusun RPJMD memastikan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB). Sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017, dengan memperhatikan Hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

“Dalam kerangka penyusunan RPJMD Kabupaten Tanggamus ada hal-hal yang perlu menjadi perhatian kita semua. Pertama, seluruh perangkat daerah harus dapat menjabarkan visi dan misi Kabupaten Tanggamus dengan sebaik-baiknya. Kedua adanya perubahan paradigma pembangunan dari money follow functionmenjadi money follow priority programs yang harus benar-benar dilaksanakan. Ketiga sesuai instruksi Bapak Menteri Pariwisata RI agar daerah melaksanakan calender of event dalam rangka mempromosikan wisata daerah, mengurangi model promosi klasikal, dan lebih mengarahkan promosi melalui media sosial dan semacamnya. Keempat dibuat kajian yang mendalam kaitannya dengan penanganan bencana alam serta simultan dengan penyusunan RPJMD. Saya harapkan masing-masing perangkat daerah berproses untuk penyusunan renstra dengan mengacu RPJMD,” pinta bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM Syafi’i, S.Ag., Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, S.Sos., Dandim 0424/Tanggamus Letkol (Arh) Anang Hasto Utomo, Kepala Kejari Tanggamus David Palapa Duarsa, S.H., M.H., Kapolres Tanggamus yang diwakili Kabagren Kompol Misbahudin, Kepala Lapas Kelas II B Kotaagung Sohibur Rachman, A.Md.IP, S.Sos., M.H., Penjabat Sekda Drs. Hamid H. Lubis, S.STP., M.Si., perwakilan Kemendagri, perwakilan Kepala Balitbangda Provinsi Lampung, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Lampung, seluruh Kepala OPD, seluruh Camat, perwakilan BUMN, BUMD, perwakilan swasta, APDESI, unsur perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat. (ayp) 
error: Content is protected !!