. . .

Bupati Segera Realisasi Pembangunan Embung Kawasan Wisata Utara Tubaba

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.
Upaya menggali beragam potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) saat ini pun nanti, Bupati Kabupaten setempat Umar ahmad.,Sp terus berkarya.

‎Hal tersebut diketahui, pemkab Tubaba akan kembali melakukan pengembangan disektor pariwisata yang merupakan salah satu andalan bentuk kemajuan pembangunan daerah, hal tersebut dapat dilihat dari capaian sejumlah pembangunan dan program-program yang sedang dan akan terus galakkan.

Menurut ‎Asisten II bidang pengembangan ekonomi, Syakib Arsalan ‎mengatakan. Pemerintah darah akan merancang kawasan embung di Tiyuh Gunung Sari Kecamatan Lambu Kibang sebagi kawasan Ekowisata atau kawasan wisata berwawasan lingkungan. ‎

‎” Pak Bupati, Wakil Bupati, Kadis PUPR dan sejumlah pejabat daerah dan aparatur Tiyuh serta Kecamatan tadi telah mengidentifikasi potensi Ekowisata di embung yang ada di Tiyuh Gunung Sari Lambu Kibang. Pak Bupati dan Wakil memiliki konsep pembangunan ekowisata yang dapat memanfaatkan embung atau waduk menjadi sebuah tempat wisata baru.” Kata Syakib Arsalan saat dihubungi Translampung.com pada (6/8/2018) melalui teleponnya.

‎konsep pengembangan Ekowisata lanjut dia, akan diwujudkan Pemerintah Daerah sebagi pilot projek dan akan dipusatkan di wilayah Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten setempat.

” ‎Intinya Bupati ingin menciptakan Ekowisata dengan berbagai pemanfaatan lingkungan alam sekitar. Kalau luas lahan yang ada tadi, kurang lebih sekitar 10 hektar, tapi nanti akan disesuaikan dengan kondisi alamnya. Insyaallah pada anggaran perubahan ini akan dianggarkan untuk desain pembangunannya, mudah-mudahan tahun 2019 sudah mulai terealisasi.” Katanya.

Secara bertahap seluruh kecamatan yang ada di wilayah utara Tubaba akan dikembangkan, sebab melihat kemajuan daerah dan pembangunan jalan tol yang sedang dibangun melintas di Tubaba, sehingga pada tahun 2019 mendatang program pembangunan kawasan wisata akan mulai digerakkan.  (Dirman)