. . .

Bupati Resmikan Rumah Pintar Damar Demokrasi Kabupaten Pesibar

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESIBAR – Bupati, Agus Istiqlal meresmikan rumah pintar pemilihan umum (Pemilu) komisi pemilihan umum daerah (KPUD), kabupaten pesisir barat (Pesibar). Di kantor KPUD pekon rawas, kamis (20/12), kecamatan setempat.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan sebagaimana kita ketahui bersama bahwa rumah pintar pemilu merupakan agenda baru yang memang harus dibuat oleh KPU propinsi atau kabupaten atau kota se-indonesia dengan memanfaatkan ruangan atau gedung yang ada.

” Rumah pintar pemilu adalah salah satu konsep pendidikan pemilih dengan memanfaatkan ruang atau pun bangunan yang dilengkapi dengan sarana prasarana yang berisikan seluruh informasi terkait dengan kepemiluan baik pemilihan Pilpres, Pilgub, Pilbup, Pileg dan walikota, “ujarnya dalam sambutannya.

Di jelaskannya, dengan adanya rumah pintar Pemilu tersebut ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi kepemiluan, karena edukasi kepemiluan menjadi sangat penting untuk membangun kesadaran, pengetahuan, dan tanggung jawab kepada peserta pemilihan umum nantinya. Tentunya dengan tujuan agar pemilih menjadi peserta pemilih yang cerdas, berkualitas, serta tidak terjebak pada kepentingan sesaat seperti politik uang.

” untuk diketahui bersama bahwa rumah pintar pemilu yang ada di kantor KPUD Pesibar diberi nama Damar Demokrasi sangatlah tepat, karena damar adalah ikon kabupaten pesisir barat yang mewakili aspirasi masyarakat, “terangnya.

Agus juga berharap, dengan adanya rumah pintar pemilu ini, seluruh lapisan masyarakat maupun ASN yang berada dilingkungan pemerintah kabupaten setempat dapat memanfa’atkan rumah pintar pemilu ini untuk menimba ilmu tentang pengetahuan kepemiluan.

” harapannya dengan di resmikan rumah pintar tersebut, masyarakat dapat berpartisipasi dalam kepemiluan agar lebih meningkat, sehingga ke depan, demokrasi di wilayah negri sai batin dan para ulama lebih baik dan menghasilkan pemimpin daerah yang berkualitas serta mampu bersaing ditingkat nasional maupun internasional, “pungkasnya. (r7)

error: Content is protected !!