. . .

Bupati Pringsewu Hadiri Nggruput Spesial Kemerdekaan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, GADINGREJO – Bupati Pringsewu Sujadi menghadiri acara Nggruput Spesial Kemerdekaan di komplek perkantoran Pemkab Pringsewu, Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, Ahad (19/8) pagi.

Acara diisi dengan senam pagi bersama, teatrikal, games serta pembagian hadiah berbagai perlombaan.

Turut hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua ll DPRD Kabupaten Pringsewu Stiyono, anggota DPRD Maulana M. Lahudin, Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Pringsewu Sukarman, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Pringsewu Ibnu Harjianto, Sekdis Kominfo Jahron, dan Danramil 0424-06 Kapten Inf.Redi Kurniawan.

Bupati Pringsewu Sujadi dalam kata sambutannya mengungkapkan kebanggaannya sekaligus memberikan apresiasi atas kreativitas anak-anak muda  di Kabupaten Pringsewu, diantaranya dalam bentuk kegiatan Nggruput.

“Saya bangga setiap tahun ada inovasi-inovasi baru di Kabupaten Pringsewu ini untuk meramaikan dan memajukan daerah kita ini. Termasuk Nggruput ini, dimana menurut laporan tadi, saat ini sudah terdapat 78 pedagang jajanan dengan lebih dari 100 item. Dan bahkan setiap minggunya pengunjungnya mencapai 1.000 orang dengan transaksi menembus angka 50 juta rupiah. Tentunya ini membanggakan sekali, selain dapat dijadikan sebagai ajang silaturahmi, juga dapat memberdayakan dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” katanya.

“Kedepan Pemkab Pringsewu akan melakukan pembenahan-pembenahan termasuk di lokasi Nggruput tersebut, dimana jalan masuk ke komplek perkantoran Pemkab Pringsewu akan ditingkatkan, dengan pelebaran serta peninggian badan jalan guna mengatasi banjir yang sering terjadi di jalan menuju komplek pemkab tersebut,” ujarnya.

“Termasuk pembangunan jalan alternatif menuju Bandara Radin lntan II, yang dimulai dari Tugu Gajah hingga komplek Pemkab Pringsewu hingga Mataram dan terus ke arah Bandara. Sehingga nantinya jika sudah selesai, kita tak perlu jauh-jauh melewati Bandarlampung kalau hendak menuju Bandara Radin lntan, tetapi cukup lewat Mataram yang berjarak hanya 25 kilometer dari Pringsewu. Jadi meskipun lokasi bandara berada di Lampung Selatan, namun karena jaraknya yang begitu dekat, sehingga Pringsewu serasa memiliki bandara sendiri,” jelasnya. (rez/hkw)