. . .

Bupati Pesibar Sampaikan KUP-PPAS APBD-P TA 2018

image_print

Dalam Rapat Paripurna DPRD Pesisir Barat

TRANSLAMPUNG.COM, PESIBAR – Bupati Agus Istiqlal menghadiri acara rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) penyampaian nota pengantar kebijakan umum perubahan (KUP) dan PPAS perubahan APBD kabupaten pesisir barat (Pesibar) tahun anggaran 2018. Pada, senin (10/9), di gedung wanita kecamatan pesisir tengah.

Dalam sambutanya, Agus menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota dewan yang terhormat atas sinergitas yang terjalin antara DPRD dan pemerintah daerah (Pemda). Sehingga rangkaian proses penyusunan perubahan APBD kabupaten Pesibar tahun 2018 dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan UU yang berlaku.

“Pemda bersama dengan DPRD dapat melakukan perubahan APBD apabila perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran (KUA), keadaan yang menyebabkanya harus dilakukan pergeseran anggaran pada program dan anggaran kebih tahun sebelumnya yang harus digunakan. Sebagaimana peraturan pemerintah no 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya dalam sambutannya.

Ditambahkannya,   ringkasan perubahan pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah pada kebijakan umum perubahan dan PPAS perubahan APBD tahun 2018 mencakup 3 hal penting.

“Untuk pendapatan daerah pada kebijakan umum dan PPAS perubahan tahun ini diasumsikan akan mengalami peningkatan sebesar 0,35% dari 785 milyar 41 juta rupiah menjadi 787 milyar 775 juta rupiah, sedangkan untuk belanja daerah juga mengalami peningkatan sebesar 1,63% dari 384 milyar 15 juta rupiah menjadi 390 milyar 262 juta rupiah, lalu untuk pembiayaan daerah akan mengalami peningkatan sebesar 57 milyar 125 juta rupiah dari yang sebelumnya 24 milyar 46 juta rupiah,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, berdasarkan pada uraian asumsi pendapatan dan belanja daerah pada kebijakan umum perbahan dan PPAS perubahan APBD tahun 2018 target pendapatan daerah sebesar 787,8 milyar rupiah dan target belanja daerah sebesar 390,2 milyar rupiah.

“Sehingga pada perhitungan tersebut kabupaten Pesibar mengalami defisit sebesar  81,2 milyar rupiah dan defisit tersebut akan ditutup melalui surplus pembiayaan daerah sehingga neraca keuangan akan tetap seimbang, “terangnya.

Agus jugaberharap, kepada semua pihak yang terlibat agar dapat mencapai kesepakatan bersama antara legislatif dan eksekutif terhadap dokumen tersebut dalam bentuk nota kesepakatan bersama.

“Demikianlah gambaran umum yang dapat saya sampaikan yang secara umum memuat asumsi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah, semoga itu dapat menjadikan kabupaten Pesibar yang madani, mandiri dan swjahtera,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, wakil bupati, DPRD, unsur forkopimda, sekretaris daerah, pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, tim ahli serta tim pakar DPRD, dan segenap hadirin. (r7/hkw) 

 

error: Content is protected !!