Bupati Pesibar Buka Krui Pro WSL

TRANSLAMPUNG.COM, PESISIR BARAT – Bupati, Agus istiqlal membuka acara kejuaraan surfing internasional Krui pro word surfing langgue (WSL) tahun 2018. Di Tanjung Setia,  Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) dengan ditandai pemukulan gong, Sabtu (14/4).

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan selamat datang kepada seluruh pejabat Provinsi dan peserta surfing beserta masyarakat yang telah hadir dalam acara event internasional, yang digelar di Kabupaten termuda di Provinsi Lampung.

“Sebagai upaya pengembangan di bidang pariwisata dalam rangka mewujudkan Kabupaten Pesibar sebagai destinasi wisata unggulan serta untuk membuktikan bahwa Kabupaten kita layak dijadikan venue untuk cabang olahraga surfing untuk event-event internasional yang lebih bergengsi,” ujarnya.

Dengan demikian, maka menggelar kejuaraan surfing internasional krui pro 2018. Dan Kegiatan ini  dilaksanakan mulai tanggal 14 sampai dengan 20 april 2018 yang dipusatkan di pantai yang sudah terkenal dengan keindahan ombaknya sampai ke mancanegara, yaitu pantai Tanjung Setia.

“Pada kesempatan ini perlu saya laporkan kepada bapak Menpora, bahwa setiap tahunnya Kabupaten pesisir barat dikunjungi lebih dari 8000 wisatawan asal mancanegara yang tujuannya  adalah untuk bermain surfing dengan meniti gulungan ombak yang sangat tinggi disepanjang garis pantai,” ungkapnya.

Masih menurut Agus, bahwa dirinya mewakili seluruh lapisan masyarakat pesisir barat menyampaikan rasa bangga terhadap pelaksanaan kejuaraan surfing internasional tersebut.

“Hal ini perlu kami sampaikan karena merupakan kejuaraan resmi yang diakui dunia. Dimana para peserta dari kejuaraan ini adalah atlet-atlet surfing profesional yang berasal dari berbagai negara didunia. Sedangkan panitia penyelenggara kejuaraan surfing ini merupakan tim kepanitiaan yang profesional serta telah memiliki sertifikasi bertaraf internasional,” imbuhnya.

“Kejuaraan surfing internasional yang dilaksanakan untuk kedua kalinya di Kabupaten Pesibar perlu memperoleh perhatian khusus dari semua pihak, sebab walaupun kejuaraan surfing internasional ini dilaksanakan dengan fasilitas yang belum memadai akan tetapi telah mewakili negara Indonesia sebagai penyelenggara event yang diakui dunia internasional,” akunnya.

Selain itu, Agus juga tidak lepas memberi ucapan apresiasi kepada Mentri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), Kementrian Pariwisata RI dan Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur beserta pejabat setempat dan seluruh panitia surfing sehingga bisa terealisasi olah raga surfing tinggkat internasional.

“Semoga pelaksanaan kejuaraan surfing internasional ini dapat berjalan dengan lancar dan akan menghasilkan kesan serta kenangan yang tak terlupakan oleh para peserta asal mancanegara sehingga akan selalu merasa rindu untuk hadir kembali disini, karena teringat akan keindahan ombak di sepanjang pantai Kabupaten Pesibar, dengan diahiri dengan pemukulan gong,” tandasnya.  (r7/hkw)

News Reporter