. . .

Bupati Parosil Mabsus Buka Konferensi PWI Ke-5 Lambar

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNG BARAT– Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus  resmi membuka Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ke-5 Kabupaten Lampung Barat Tahun 2018 di Aula Kantor Kemenag Liwa, Kamis (19/7).

Dalam acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, Wakil Ketua Bidang Organisasi H. Nizwar, SE.,Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan H.Yulizar Kundo, Wakil Sekertaris Zahri Basran, Sekertaris Hermansyah S, Anggota DPRD, Asisten Bidang Pemerintahan dan Perekonomian Ir.Natadjudin Amran, Forkopimda, Beberapa Kepala OPD, dan rekan-rekan Wartawan.

Dalam sambutan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan, bahwa PWI adalah sebuah organisasi profesi yang merupakan suatu wadah tempat bernaungnya para insan pers atau wartawan dalam menjalankan profesinya. Profesi wartawan, adalah profesi yang penuh dengan tantangan dan resiko, namun mulia, karena profesi ini bersandar pada upaya menyampaikan, menyebarluaskan dan mengkomunikasikan kebenaran kepada masyarakat.

“Tanpa kerjasama dari segenap komponen masyarakat khususnya kalangan pers, maka pelaksanaan pembangunan di Lampung barat akan berjalan biasa-biasa saja, sementara kita menginginkan laju pembangunan bergerak dengan cepat dan berlangsung secara sehat dan dinamis. Dan tentunya dukungan dan peran serta insan pers sangat besar dalam menyampaikan dan menyebarluaskan hasil-hasil dan pelaksanaan pembangunan di Lampung Barat ini. Tugas dan tanggung jawab insan pers di dalam menginformasikan program-program pembangunan pemerintah daerah sangat diperlukan sekaligus memantapkan posisinya sebagai mitra bagi pemerintah daerah untuk mendukung suksesnya pelaksanaan program pembangunan,” katanya.

Selanjutnya dalam sambutan Wakil Ketua Bidang Organisasi H. Nizwar,SE., menyampaikan, konferkab PWI Lambar yang diselenggarakan tersebut merupakan lembaga permusyawaratan tertinggi ditingkat kabupaten atau kota setelah konferensi Provinsi, yang diwajibkan peraturan dasar dan peraturan rumah tangga PWI

Terus konferensi ini, dijadikan momentum yang sangat tepat untuk mengavaluasi tentang program yang telah dilaksanakan maupun yang belum, hal ini guna menjadi bahan untuk penyusunan program yang akan datang.

“Berkaitan dengan penyusunan program kerja tersebut, kami mengharapkan kepada anggota PWI yang mengikuti konferensi hari ini, agar tidak mulu –muluk ,tetapi realistis dan yang terpenting adalah tepat guna bagi kelanggengan pembangunan kabupaten Lambar,” harapnya.

Kemudian perubahan dalam bidang teknologi informasi pun terjadi setiap saat. Hanya orang-orang yang mampu mengantisipasi dan mengikuti perkembangan dan perubahan yang akan bertahan. Wartawan dalam menjalani tugas profesinya harus terus berinovasi.

“Karena inovasi merupakan salah satu ciri provesioanal, selain menunjukkan komitmen pada kualitas,” ucapnya.

Dalam sambutan Ketua PWI  Kabupaten Lampung Barat, Vicky Andreas F menyampaikan diakhir masa jabatannya, PWI Kabupaten Lambar periode 2015-2018 masih memiliki satu tugas terakhir yang harus diselesaikan yaitu menghantarkan PWI Lambar hingga pada tingkat konferensi sebagai lembaga permusyawaratan tertinggi yang kemudian memilih dan menetapkan para kader-kader terbaik PWI Lambar untuk melanjutkan estafet kepemimpinan tiga tahun mendatang.

Selanjutnya dalam perjalanannya kepengurusan PWI Lambar periode 2015-2018 sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan didirikannya PWI, salah satunya adalah dengan mengembangkan profesionalisme dan kompetensi wartawan, sehingga dapat dengan baik memberikan hak publik memperoleh informasi yang tepat, akurat, dan benar. Saat ini , PWI Lambar telah memiliki 16 orang yang telah dinyatakan berkompeten oleh dewan pers dan PWI pusat berdasarkan hasil uji kompetensi wartawan. Pihak mengharapkan kedepan akan lebih banyak lagi wartawan lambar yang menyandang status kompeten. (rls/hkw)