. . .

Bupati Istiqlal Hadiri Rapat Persetujuan Ranperda Tahun 2018

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESIBAR – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Agus Istiqlal menghadiri acara rapat paripurna persetujuan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tahun 2018, di gedung wanita, Rabu (10/10).

Dalam sambutannya, Agus mengucapkan berkat kebersamaan yang terus terpelihara dan dilandasi saling pengertian yang positif untuk kepentingan rakyat, dan pembangunan Kabupaten Pesibar yang dicintai ini.

“Terima kasih kepada pimpinan dan anggota dewan atas kebersamaan dalam pembangunan daerah Pesibar,” ujarnya dalam sambutannya.

Masih menurut dia, kerjasama dan koordinasi sebagai mitra yang setara dalam penyelenggaraan pembangunan daerah yang terus terpelihara menjadi harapan dalam pelaksanaan berbagai agenda pembangunan.

“Kita telah melalui rangkaian kegiatan proses pembentukan enam Ranperda, yang mana empat  diantaranya merupakan usulan kepala daerah dan dua lagi merupakan inisiatif DPRD,” imbuhnya.

Dijelaskannya, adapun enam Ranperda tersebut, yaitu pertama Ranperda tentang retribusi izin usaha perikanan, kedua tentang penambahan penyertaan modal Pemda pada PT. Bank lampung. Ketiga tentang rencana pembangunan industri Pesibar, keempat tentang pembangunan dan pegembangan perumahan serta kawasan pemukiman, kelima tentang perlindungan bahasa daerah dan yang terakhir tentang ketertiban wisata.

“Pada kesempatan ini juga kita mengadakan paripurna persetujuan Ranperda tahun 2018 menjadi peraturan daerah Kabupaten Pesibar,” terang Agus.

Selain itu,  Agus berharap, dengan disetujuinya Ranperda tersebut diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat Pesibar khususnya. “Semoga Ranperda yang kita setujui ini dapat bermanfaat bagi semua dan semoga pengabdian serta perjuangan kita mendapat ridho dari Allah, aamiin,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya,  wakil bupati, ketua dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekda, pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, tim ahli dan tim pakar DPRD, tim penggerak PKK, dharma wanita persatuan dan gabungan organisasi wanita dan seluruh camat, pemangku kepentingan pembangunan se-Pesibar. (r7/hkw)