Bupati Harapkan Target PLN hingga 2019 Terealisasi

0
346
views

TRANSLAMPUNG.COM, TUBA-Menghadiri dan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) PT. PLN Lampung dengan Kabupaten/Kota tentang kelistrikan pedesaan se-Propinsi Lampung, Bupati Tulang Bawang Hanan A Rozak berharap agar PT. PLN benar-benar dapat merealisasikan target mengaliri listrik pada semua kampung di Lampung termasuk Kabupaten Tulang Bawang, sampai dengan tahun 2019.

“Kita berharap target tersebut segera direalisasikan PLN, agar semua kampung dialiri listrik. Saya juga berharap agar kampung-kampung tua di Tulang Bawang yang belum dialiri listrik dapat diprioritaskan,” harap Bupati, yang hadir pada rakor yang digelar di Kantor PT. PLN di Bandar Lampung, Senin (27/2).

Dalam rakor tersebut, hadir General Manager PT. PLN Daryono, serta selain Bupati Tulang Bawang, juga hadir Bupati Lampung Barat Muklis Basri, dan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Mesuji, Pesawaran, Tanggamus dan Lampung Tengah.

Lebih lanjut pada kesempatan itu Bupati Hanan A Rozak menyampaikan sejumlah kampung di beberapa kecamatan di Tulang Bawang yang belum dialiri oleh listrik, diantaranya di wilayah kecamatan Rawa Jitu Timur, Rawa Jitu Selatan, Penawar Tama, Penawar Aji, Gedung Meneng, Dente Teladas, Rawa Pitu, Meraksa Aji, Gedung Aji dan Gedung Aji Baru.

Dalam rakor itu juga dikemukakan, terhadap permasalahan penyaluran listrik di Kecamatan Rawa Jitu Timur yang merupakan kawasan Brikat, akan dicarikan solusi.

Sedangkan pada kampung tua Bakung sampai dengan Gunung Tapa Kecamatan Gedung Meneng rencananya akan dialiri listrik tahun 2017 ini, tinggal menunggu solusi masuknya peralatan dari PLN, yang direncanakan masuknya tiang listrik dari Kecamatan Gedung Aji Lama menyeberangi sungai setempat.

General Manager PT. PLN Daryono mengatakan, bahwa PLN telah mencanangkan target seluruh desa/kampung akan dialiri listrik 100% hingga 2019.

Roadmap dari Listrik Desa Tahun 2017-2021 juga telah disusun PT PLN (Persero) Distribusi Lampung yang menjelaskan rencana pengembangan sistem di masa mendatang yang menyangkut rencana pengembangan listrik desa lima tahun kedepan dan merupakan kelanjutan dari Roadmap Tahun 2012-2016.

Desa yang menjadi target survei dalam roadmap listrik pedesaan 2017-2021 sebanyak 120 desa yang tersebar diseluruh wilayah kabupaten/kota se-provinsi Lampung.(als)