. . .

Bupati Berikan Teguran Kepada Oknum Pejabat Injak Kura-Kura Tidak Diulangi.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)-Mencuatnya pemberitaan di beberapa media terkait foto kedua Oknum pejabat yang menaiki punggung  Kura-Kura, Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad, berikan teguran keras kepada oknum tersebut.

Dalam pemberitaan beberapa waktu lalu, diketahui. Oknum pejabat tersebut menaiki punggung  kura-kura di Taman Kura-kura Agrowisata Tiyuh (Desa) Pulung Kencana Kecamatan Tulangbawang Tengah Tubaba. Perilaku kurang terpuji tersebut  dianggap tidak sesuai dengan program pemerintah daerah yang mengedepankan kelestarian lingkungan hidup dan satwa.

“Tindakan dua kepala dinas ini tidak disarankan untuk menganiaya satwa liar, namun demikian hal tersebut sangat disesalkan. Saya meminta agar tidak mengulangi perilaku tak pantas tersebut,” Kata Bupati, dalam press release nya saat dikutip translampung.com pada (13/6/2019) sekitar Pukul 12.30 Wib.

Lanjut Bupati, sebagaimana dimaksud pemerintah saat ini sedang memiliki program unggulan yang bertujuan untuk kelestarian lingkungan hidup, oleh karenanya Pemkab Tubaba sedang berupaya menggaet kunjungan wisatawan ke bumi yang disingkat (RSMW) secara perlahan, tentunya itu membutuhkan sejumlah upaya untuk mengoptimalkan objek wisata yang ada.

” Untuk itu, saya harapkan kepada seluruh pejabat, aparatur, dan masyarakat dapat menyukseskan program-program tersebut. Pencinta Lingkungan Hidup, pecinta satwa Kura-Kura, aktivis lingkungan hidup, organisasi pecinta lingkungan hidup seperti WALHI, termasuk juga pemerintah daerah dan jajaran pimpinan.” Harapnya.

Menanggapi itu. Kedua Oknum pejabat terkait  yang diketahui merupakan kepala dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Ahmad Hariyanto bersama Kepala Dinas Perikanan Hidarsan telah mengklarifikasi dugaan penganiayaan terhadap satwa Kura-Kura yang beredar.

“Jujur kami tidak ada niatan untuk menganiaya satwa Kura-Kura itu, foto itu diambil saat kami sedang turut membantu membersihkan taman Kura-Kura.” Imbuhnya (Dirman)

 

error: Content is protected !!