Bunuh Kim Jong Nam, AS Tambah Sanksi ke Korut

TRANSLAMPUNG.COM – Amerika Serikat (AS) memberikan sanksi pada Korea Utara (Korut) karena AS yakin Korut menggunakan zat kimia VX untuk membunuh saudara tiri Pemimpin Korut Kim Jong Un di Malaysia pada tahun 2017. Hal ini disampaikan Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert pada Selasa (6/3).

Larangan dan sanksi tersebut sebagian besar bersifat simbolis, seperti melarang penjualan ke Korut di bawah Undang-Undang Kontrol Ekspor Senjata. Juga, melarang adanya ekspor barang dan teknologi keamanan nasional ke Korut yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan AS.

“Sanksi tambahan terhadap Pyongyang mulai berlaku pada tanggal 5 Maret setelah temuan tersebut dipublikasikan secara resmi di Federal Register, jurnal resmi pemerintah AS,” kata Nauert dilansir Reuters, Rabu, (7/3).

Nauert juga mengatakan, AS telah membuat keputusan resmi tentang penggunaan VX sejak 22 Februari 1991 pada Chemical and Biological Weapons Control and Warfare Elimination Act. Hal itu yang mendasari sanksi tersebut dijatuhkan.

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson memutuskan, Korut menggunakan senjata kimia dan itu melanggar hukum internasional. Apalagi senjata kimia mematikan itu untuk warganya sendiri.

Kakak Kim Jong Un, Kim Jong Nam, tewas di bandara di Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017. Dua wanita, Siti Aisyah asal Indonesia dan Doan Thi Huong asal Vietnam diadili dengan tuduhan membunuh Kim Jong Nam dengan mengolesi wajahnya dengan racun VX atas suruhan Korut.(ce1/iml/JPC/jpg)

 

News Reporter