. . .

BPOM Sita Ribuan Kosmetik Ilegal

image_print

TRANSLAMPUNG,COM, BANDARLAMPUNG – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandarlampung berhasil menyita ribuan kosmetik ilegal yang berasal dari seluruh mall-mall yang ada di Bandarlampung, Metro dan Lampung Tengah.

Puluhan Kosmetik ini merupakan hasil pengawasan aksi penertiban pasar kosmetik dari kosmetik illegal dan atau mengandung bahan berbahaya yang dilakukan oleh BPOM pada 9- 17 Juli 2018.

Ketua BPOM Bandarlampung Syamsuliani mengungkapkan, pada oprasi penertiban yang dilakukan pada bulan Juli 2018, pihaknya berhasil menyita kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya sebanyak 439 jenis kosmetik dan 4.914 kemasan dengan total nilai ekonomi sebesar 127.646.360 Rupiah.

“Hal ini jauh meningkat dari hasil penertiban yang dilakukan pada tahun 2017, yakni pada tahun tersebut kita menyita hasil kosmetik dengan nilai ekonomi mencapai 92.198.500 rupiah,” ungkapnya saat Pers Release di Kantor BPOM Bandarlampung, Senin (23/07).

Syamsuliani juga menerangkan pelaku usaha yang dengan sengaja mengedarkan kosmetik ilegal akan dikenakan sanksi pidana sesuai undang-undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Pelaku bisa dikenakan pidana paling lama 10 tahun dan denda 1 Milyar Rupiah, dan terkait kosmetik yang mengandung zat berbahaya akan dikenakan sanksi sesuai dengan undang-undang pasal 197 dengan sanksi kurungan paling lama 18 Tahun dan denda 1,5 Milyar,” tandasnya (jef)