BPMD Tanggamus: Pekon Wajib Pasang Papan Rincian DD

0
218
views

TRANSLAMPUNG.COM, KOTAAGUNG – Meskipun belum serempak, namun sudah ada sebagian pekon di Kabupaten Tanggamus yang menerima Dana Desa. Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tanggamus mengimbau tegas agar pekon-pekon yang sudah menerima Dana Desa, membuat dan memasang papan pengumuman rincian penggunaan Dana Desa.

K‎epala Bidang Kelembagaan dan Pembangunan Pekon Erlan Deni Saputra mengatakan, pemasangan papan pengumuman tersebut agar tercipta transparasi realisasi Dana Desa. Lalu papan tersebut dipasang di titik pusat pekon, sehingga seluruh warga pekon bisa melihat pemanfaatan Dana Desa. Dari situ juga, warga pekon bisa mengevaluasi pemanfaatan Dana Desa. Sebab dana itu sebagaian besar untuk kepentingan pekon, baru sisanya untuk insentif aparatur pekon.

“(Pemasangan papan rincian) ini untuk menghindari kesalahpahaman antara warga dengan aparat pekon. Bahkan bukan cuma anggaran Dana Desa, tapi juga segala bantuan yang diterima pekon, mulai dari pemkab, pemprov, dan pemerintah pusat supaya dicantumkan berikut pemanfaatannya. Semua itu supaya tercipta transpasi dari dana yang diterima pekon,” tegas Erlan, mendampingi Kepala BPMD Tanggamus, Idham Khalid.

Saat ini, kata Erlan, pekon sudah mulai menerima Dana Desa, meski belum serempak. Belum serempaknya itu disesuaikan persyaratan dari pekon sendiri untuk memenuhinya. Jika sudah bisa memenuhi persyaratan dan dinyatakan benar, maka dana bisa cair, begitu sebaliknya. Persyaratan yang utama adalah penyerahan berkas APBDes tahun 2017 yang dinyatakan benar.

“Jika itu belum diserahkan ke BPMD atau APBDes belum dinyatakan benar, maka konsekuensinya Dana Desa belum bisa dicairkan,” jelas Erlan.

Mekanisme pencairan Dana Desa saat ini, lanjutnya, langsung ditransfer ke rekening pekon masing-masing. Itu setelah BPMD memberikan surat perintah bayar ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Selanjutnya pihak pekon mengambil sendiri dana tersebut di bank yang ditunjuk.

“Sekarang ini sekitar 200 pekon tinggal menunggu pencairan Dana Desa. Sebab nota dinas sudah kami kirimkan ke BPKAD. Mungkin dalam beberapa hari ini sudah bisa cair,” terang Erlan.

Dia menyebutkan, sebelumnya dari 68 pekon dari lima kecamatan, yakni Kelumbayan, Cukuhbalak, Gisting, dan Kotaagung Timur, sebagian sudah menerima Dana Desa. Meski belum seluruhnya, namun sebagian sudah, dan yang belum hanya karena persoalan teknis di bank.

“Prinsipnya kami tidak menunggu seluruh pekon di suatu kecamatan lengkap