. . .

BPBD Pesibar Sosialisasi Terkait Tsunami dan Pasca Tsunami

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESIBAR – Badan penangulan bencana daerah (BPBD), kabupaten pesisir barat (Pesibar) bersosialisasi terkait sunami pasca tsunami palu. Menurut kepala badan (Kaban) penangulangan bencana kabupaten Pesibar, Syaifulloh mengatakan pihaknya telah mensosialisasikan di empat kecamatan terkait dampak tsunami dan tanda-tanda tsunami. “adapun empat kecamatan tersebut yakni, kecamatan ngambur, kecamatan krui selatan, kecamatan pesisir tengah dan kecamatan way krui, “ujarnya kepada translampung. Com, pada rabu (3/10) di ruangannya.

Dijelaskannya, adapun tujuan mensosialisasikan terkait tsunami kepada masyrakat luas sehingga masyarakat bisa mengetahui ciri-ciri gejala sunami. Mengingat daerah kabupaten pesibar merupakan daerah yang cukup luas garis pantainya dibanding daerah lain. ” sehinga masyrakat bisa mengetahui gejala tsunami seperti surutnya laut dengan diawali gempa bumi terlebih dahulu. Sehingga masyrakat bisa lebih waspada, dan nantinya akan kita pasang pengeras suara di masjid masjid yang ada di pingir pantai, “terangnya.

Selain itu juga, pihak BPBD setempat juga telah merencanakan untuk pembuatan posko yang nantinya akan melibatkan pihak TNI, Polisi dan masyrakat yang rencana didesember tahun ini sudah bisa terealisasi semua. Sejauh ini sosialisasi terkait tsunami tersebut sudah kita sosialisasikan kepada empat desa dan di sekolah menengah atas negri (SMAN1) Rawas, dan alhamdulilah baik masyrakat dan para pelajar antusias dalam mengikuti sosialisasi tersebut.

“dihimbau kepada masyrakat Pesibar, khusunya kepada masyarakat yang dekat dengan laut agar bisa waspada setiap saat dan lebih mawas diri terhadap bencana yang setiap saat bisa mengancam, “tandasnya. (r7)