BPBD Antisipasi Banjir Rob Susulan

0
1085
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Banjir Rob yang melanda Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumiwaras, Bandarlampung, Selasa (5/12), diprediksi akan kembali terjadi.

Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung melakukan berbagai antisipasi. Salah satunya kesiapan sarana penyelematan atau evakuasi korban.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandarlampung, M. Rizki mengatakan, pihakya mendapatkan tambahan perahu karet untuk mengantisipasi banjir rob susulan.

“Selain unit perahu karet yang kami miliki, ini baru ada tambahan dua unit perahu karet dari BNPB untuk antisipasi,” kata dia.

Rizki mengaku tetap siaga dan waspada jika banjir rob susulan datang.

“Kami semaksimal mungkin bantu masyarakat evakuasi. Banjir rob ini sudah tidak bisa dicegah, karena pantai kita berada di bawah lautan. Terlebih cuaca ekstrem seperti saat ini,” kata dia.

Mengenai kelanjutan penanganan banjir rob, yaitu permintaan warga agar dibuatkan tanggul pemecah ombak, pihaknya mengatakan hal tersebut merupakan wewenang Dinas PU.

“Untuk tanggul atau pemecah ombak itu ranahnya PU. Pembuatan pemecah ombak bukan BPBD wewenangnya,” kata Rizki.

Menurutnya langkah pencegahan dari BPBD, pihaknya telah sering menghimbau warga agar tidak membuat bangunan rumah di bibir laut.

“Masalah itu (banjir rob) sebetulnya secara aturan tidak boleh bangun rumah di pinggir pantai. Dari dulu, kami selalu menghimbau kepada masyarakat, kasih pengertian supaya tidak buat rumah dibibir pantai ataupun bantaran kali,” kata dia. (jef/rus)