Biliar Harus Tutup, Diduga Jadi Ajang Perjudian

0
483
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung akan menggelar razia tempat hiburan malam yang diduga masih melakukan aktifitas selama bulan Ramadhan 1438 Hijriah.

“Saya perintahkan polisi pamong praja untuk melakukan razia tempat hiburan malam yang masih beraktifitas,” kata Wali Kota Bandarlampung Herman HN di Bandarlampung, Senin (12/6)

Dia mengatakan, razia ini dasari dari laporan masyarakat bahwa ada tempat hiburan yang masih beraktifitas selama bulan Ramadhan, salah satunya permaianan biliard.

Tempat biliard seharusnya tutup, karena diduga bisa dijadikan ajang perjudian atau yang lainnya.

“Pol PP bersama Dinas pariwisata untuk segera turun karena sudah menimbulkan keresahan di masyarakat,” kata dia.

Razia ini juga difokuskan kepada pekerja seks komersial (PSK), perjudian dan juga sejumlah salon yang diduga menyediakan pijat plus-plus.

Ia menegaskan, bahwa razia penyakit masyarakat selama bulan Ramadhan jangan sampai kendor harus terus ditingkatkan.

Sementara itu, Kepala Badan Polisi Pamong Praja (Banpol PP) Kota Bandarlampung, Cik Raden mengatakan, razia masih terut digelar karena banyak laporan dari masyarakat, bahwa praktik prostitusi kembali muncul disejumlah tempat.

“Satu pelton Banpol PP telah diterjunkan tiap malam untuk menekan praktik prositusi,” kata dia.

Sejumlah tempat yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi yakni Pasar Tengah, Lapangan Enggal dan beberapa tempat lainnya.

Selama bulan Ramadhan akan menggelar razia, tentunya jika untuk tempat hiburan akan dikordinasikan dengan dinas pariwisata. (jef)