Berkah Ramadhan, ED UBL Kunjungi PA Asyafi’iyah

0
690
views
BERKAH RAMADAN : Para mahasiswa ED UBL merasakan berkah Ramadan, dengan mengadakan Kunjungan ke PA Asyafi'iyah Bandar Lampung (Sabtu, 9/6) lalu. (Dok. Foto ED UBL/BMHK UBL).

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Dalam menikmati keberkahan bulan suci Ramadhan 1438 Hijiriah, para mahasiswa English Department Universitas Bandar Lampung (ED UBL) mengadakan Kunjungan ke Panti Asuhan Asyafi’iyah Bandar Lampung, Sabtu (9/6) lalu. Kegiatan diisi bakti sosial dan buka puasa bersama.

Dekan English Departemen (ED) UBL Susanto Saman, SS, M.Hum, Ph.D  menjelaskan kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa, yang dinaungi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI) bersama Himpinan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBI ED UBL.

Susanto menambahkan tujuan diadakan kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama mahasiswa, meningkatkan kompetensi serta meningkatkan jiwa simpati dan empati terhadap lingkungan.“Mahasiswa sangat begitu aktif dan antusias dalam kunjungan kesana (PA),” kata Susanto diruang kerjanya, Kamis (15/6).

Suksesnya program kemanusiaan yang memberikan santunan sambil bersilaturahmi dengan para anak-anak panti asuhan dan para pengurusnya  ini, berjalan atas kerjasama dari Dekanat English Department, UKM English Club dan Pusat Studi Linguistik UBL.

Secara teknis, kegiatan para mahasiswa selama PA Asyafi’iyah Bandar Lampung, diisi berbagai kegiatan positif, terutama dalam menebalkan nilai-nilai rohanis maupun akademis para mahasiswa.

“Paling utama yang kami ingin mereka dapatkan dari program ini adalah melatih kompetensi dan kepekaan sosial. Terlebih, kedepan begitu mereka lulus ini, tidak hanya difokuskan menjadi guru bahasa Inggris. Tapi bisa masuk keberbagai profesi non akademik lain. Dengan mereka berinteraksi langsung ditengah masyarakat, maka akan terlihat eksistensi mereka sebagai bakal calon pengabdi masyarakat,”tuturnya.

Lanjutnya, kegiatan ini adalah salah satu upaya ED UBL untuk terus berkomitmen untuk melahirkan lulusan yang siap pakai. Banyak lulusannya kini yang bekerja di instasi pemerintah, BUMN, perusahaan

asing dan juga di luar negeri.  “Dengan kualitas dan fasilitas prima yang dimiliki English Department

UBL, kita terus menggali potensi mahasiswa dengan berbagai kegiatan, termasuk kunjungan ke Panti Asuhan”, kata Susanto.

Susanto berharap kegiatan bakti sosial dan buka puasa semakin menguatkan para mahasisswa dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan kiranya mendapat rida dan pahala dari Allah Swt.

“Dengan berpuasa, setiap individu memiliki rasa empati dan rasa emosional yang tinggi terhadap kasihan dan saling menghargai antar sesama,” tambah Susanto.

Dalam kesempatan itu pula, Susanto menyampaikan apresiasi atas dukungan dari sivitas akademika, khususnya para dosen di English Department UBL, partisipasi masyarakat luas dan semangat dari para mahasiwa. “Diharapkan program ini terus berjalan. Ini untuk mengeksplorasi potensi mahasiswa untuk menjadi pemimpin yang berkualitas,” kata Susanto.

Terpisah, Ketua HMPS-PBI ED UBL Sando Formandon mengungkapkan tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut untuk mengajarkan arti berbagi dan meningkatkan kepedulian antar sesama.

“Kami mengajak masyarakat khususnya kaum marjinal untuk ikut berbuka puasa bersama ditempat mereka (PA Asyafi’iyah Bandar Lampung ) dibulan nan suci ini. Kita juga berupaya membantu segelintir kaum yang membutuhkan uluran tangan, sehingga teman-teman HMPS PBI UBL tentunya dapat mengerti arti berbagi,” tuturnya.

Tak hanya itu, dalam sela kegiatan setelah berbuka puasa, Sando membeberkan para mahasiswa membagikan sembako kepada masyarakat penghuni PA.“Meski tak seberapa (diberikan), kami pikir ini bisa membantu meringankan beban mereka dibulan penuh berkah ini,” sambungnya.

Melalui kegiatan ini, Sando berharap agar apa yang dilakukan para mahasiswa, bersama himpunan dan pihak dekanat dapat bermanfaat dan medapat berkah. Serta terjalin silaturahmi yang baik antar mahasiswa dan masyarakat luas.“Semoga bermanfaat, berkah, dan silaturahmi makin erat dengan sesama,”pungkasnya.(*)